Buku terbaru dari F.C. Yee, The Shadow of Kyoshi, menghadirkan sebuah kisah lain dari diri Avatar Kyoshi. Para pembaca diajak ke masa lalu, dan diceritakan tentang bagaimana kesulitan yang harus dihadapi oleh Avatar Kyoshi dalam cerita Avatar: The Last Airbender.

Meskipun  berbagai canon Avatar sudah menjelaskan bagaimana tugas seorang Avatar untuk menguasai keempat elemen dan bagaimana sulitnya menjaga harmoni diantara keempat negara, buku ini memperlihatkan sisi mental dan emosional yang harus dihadapi seorang Avatar ketika melakukan tugasnya.

Di awal cerita, Kyoshi dan rekannya dari kuil Angin, Jinpa, pergi ke negara api untuk memenuhi sebuah undangan. Mereka kemudian menggunakan bison terbang milik Jinpa, Yingyong untuk pergi kesana. Di tengah perjalanan, Kyoshi kemudian mendapatkan pesan yang tidak terduga dari Avatar sebelumnya yaitu Avatar Kuruk.

Dampak dari hal tersebut terbukti sangat menyakitkan, karena Kyoshi kemudian harus terjatuh dari atas punggung Yingyong. Namun, untungnya Kyoshi jatuh di atas air. Komunikasi spiritual antara Avatar dari masa lalu dan masa sekarang merupakan salah satu elemen yang memang ditampilkan dalam franchise Avatar. Tapi, bagaimana usaha Kuruk untuk menyampaikan pesan kepada Kyoshi yang begitu mendadak menyebabkan Kyoshi luka di bagian fisik.

The Shadow of Kyoshi juga menghadirkan cerita dari dilema besar yang harus dihadapi seorang Avatar, khususnya Avatar Kyoshi. Di buku sebelumnya, diperlihatkan bagaimana rekan dari Kyoshi, Yun, dianggap sebagai Avatar. Padahal, kenyataannya Yun bukanlah Avatar. Yun kemudian diusir bahkan terancam dibunuh dan kabur entah kemana.

Di buku The Shadow of Kyoshi, sang Avatar kemudian berusaha mencari keberadaan Yun yang menghilang. Dengan Kyoshi yang putus asa untuk mencari keberadaan Yun, Kyoshi mulai bertindak di luar nalar dengan menahan saudara tiri dari raja api, Chaejin di atas lautan sambil disaksikan oleh ibunya.

Kuruk kembali mencoba untuk menemui Kyoshi dan berbicara dengannya. Kuruk berusaha mencegah Kyoshi melakukan tindakan yang bodoh yang bisa mencelakai orang lain. Setelah sadar bahwa mereka berdua tidak mengetahui keberadaan Yun, akhirnya mereka dibebaskan. Kyoshi yang mulai sadar kembali kemudian mengalami shock, dimana dia menyadari bahwa dia hampir membunuh seseorang di depan ibunya.

Baik Avatar : The Last Airbender ataupun The Legend of Korra, kedua karakter Aang dan Korra masing-masing memiliki momen besar dalam hidupnya. Bagi Aang, memilih apakah membunuh atau tidak raja api Ozai merupakan ujian terberatnya. Sedangkan Korra, harus menghadapi trauma mendalam setelah dia hampir saja tewas dibunuh oleh Zaheer dan para pasukannya.

Aspek tersebut coba dilanjutkan di buku The Shadow of Kyoshi dengan memperlihatkan bagaimana Kyoshi menghadapi tekanan, apalagi tekanan tersebut melibatkan nyawa seseorang yang tidak bersalah. Hal ini seolah kembali mengingatkan kepada para fans bahwa meskipun menjadi Avatar merupakan sebuah hal yang luar biasa – bisa mengendalikan keempat elemen – ada hal yang harus dipahami bahwa tidaklah mudah untuk kemudian menjadi seorang Avatar.

Irvan
Irvan adalah content writer yang berpengalaman lebih dari 5 tahun di bidang pop culture termasuk film, otaku stuff dan gaming. Di Greenscene, Irvan berfokus untuk coverage di topik seputar Otaku.