Batman dikenal sebagai salah satu pahlawan terhebat dari DC multivese. Dengan kecerdasan dan peralatan yang dia miliki, Batman menjadi sosok yang bisa diandalkan sebagai seorang pahlawan. Tidak jarang Superman atau Justice League mengandalkan kemampuan dan kecerdasan Batman untuk menyelamatkan dunia. Tapi, bagaimana jika Batman melakukan hal sebaliknya?

Dalam berbagai cerita alternatif DC, Batman selain digambarkan sebagai sosok pahlawan dia juga pernah diperlihatkan sebagai villain. Batman melanggar apa yang seharusnya dia jaga dan dia lawan. Berikut adalah berbagai momen ketika Batman berubah menjadi villain.

Hiro Studios

“Membunuh” Joe Chill

Dalam cerita Darkseid War: Batman #1 diperlihatkan jika Batman adalah sosok yang duduk di kursi Morbius, menggantikan Metron yang tewas dalam peristiwa tersebut. Kursi Morbius merupakan kursi terhebat di universe tersebut, karena kursi itu berisi berbagai pengetahuan yang ada di seluruh alam raya DC. Bahkan, kursi tersebut bisa menentukan apakah seseorang salah atau tidak dan juga bisa memprediksi masa depan.

Batman, mungkin merupakan orang yang tepat untuk duduk di kursi dahsyat tersebut meskipun artinya dia harus selamanya duduk di kursi itu. Dalam komik tersebut, Batman diperlihatkan mencoba untuk memecahkan kasus kriminal, yang justru membawanya kepada luka lama disaat kedua orang tuanya dibunuh oleh Joe Chill. Batman sempat lepas kendali dan akan membunuh Joe, namun akal sehatnya masih menang sehingga dia batal membunuh Joe.

Menyiksa Partnernya

Batman dikenal sering memiliki sidekick atau partner yang membantunya menyelesaikan berbagai kasus atau masalah. Beberapa yang populer adalah Nightwing, Batgirl, juga Robin. Sebagai seorang mentor bagi para sidekicknya, Batman tentu sering melakukan tindakan keras kepada mereka dengan tujuan para sidekicknya bisa lebih baik dibanding Batman.

Tapi, terkadang apa yang dilakukan oleh Batman untuk melatih mereka diluar akal sehat. Seperti yang diperlihatkan dalam cerita All-Star Batman – Robin. Batman melatih Dick Grayson untuk melakukan berbagai hal gila seperti memakan kelelawar dan tikus hidup, serta menyuruh Robin untuk menghajar superhero lainnya sampai hampir tewas. Rasanya, tidak ada pahlawan lainnya yang melatih anaknya sendiri seperti itu.

Menjadi Halangan Bagi Setiap Green Lantern

Batman dan Green Lantern merupakan dua figur yang berpengaruh di Justice League dan DC universe. Green Lantern – baik itu Hal Jordan ataupun John Stewart – sering kali bekerja sama dengan Batman untuk memecahkan sebuah kasus atau masalah. Tapi, terkadang Batman bisa menjadi penghalang bagi para pasukan pelindung alam raya tersebut.

Hampir di semua komik Green Lantern yang menampilkan Batman dalam ceritanya, seringkali Batman digambarkan sebagai “tantangan” dan “halangan” yang harus dihadapi oleh Green Lantern sebelum mereka bisa menyelesaikan misi mereka. Hal itu tentunya mengurangi efisiensi para Green Lantern untuk menyelamatkan nyawa orang lain atau mengalahkan seorang villain.

Menyiksa dan Membunuh Musuhnya

Penyiksaan dan membunuh seseorang atau penjahat memang adalah sebuah tindakan yang rasanya kurang pantas dilakukan oleh para pahlawan. Batman sendiri merupakan orang yang meyakini hal itu. Dia hanya menggunakan taktik intimidasi, dan jarang sekali menyiksa musuhnya atau bahkan membunuh musuhnya. Namun, dalam cerita alternatif Batman pernah menjadi seorang pembunuh mengerikan.

Dalam beberapa cerita, Batman tidak ragu untuk mengambil nyawa orang. Contohnya adalah Grim Knight, dimana sosok tersebut merupakan Batman dalam versi mengerikan. Dia sangat senang menggunakan senjata dan menghabisi para kriminal, demi membuat Gotham menjadi tempat yang aman. Contoh lainnya adalah Batman Who Laughs yang hampir saja menghancurkan seluruh multiverse DC.

Melukai Anak Kecil

Hal lainnya yang membuat Batman secara moral salah dan menjadikan dia penjahat adalah ketika dia memukul anak kecil. Seperti yang disebutkan di atas, Batman selalu tegas kepada siapapun termasuk anak-anak. Dia gak ragu untuk menggunakan kekuatan fisik untuk membantu mereka disiplin dan bisa teratur, sesuai yang Batman inginkan.

Contoh yang paling fenomenal adalah salah satu momen dimana Batman menampar Dick Grayson, dalam komik Batman di era Golden Age. Selain menampar Robin, Batman juga kemudian menghapus ingatan dari Dick Grayson dan mengembalikannya ke panti asuhan. Yang lebih mengerikan lagi adalah hal mengerikan yang terjadi kepada Robin masih terjadi di era modern.

BERSAMBUNG KE HALAMAN 2

Hiro Studios