Ending suatu film adalah salah satu elemen paling penting dari film itu sendiri. Karena itu berfungsi sebagai kesimpulan, di mana para penggemar akhirnya mengerti apa yang telah mereka tonton. Walaupun fungsi ending sudah sangat jelas, pada kenyataannya ada juga film yang justru endingnya malah memicu kontroversi. Terlepas dari kesuksesan berbagai film ini, ternyata ending dari filmnya malah menyisakan lebih banyak misteri dari plot yang selama ini telah dibangun di filmnya. Entah karena akhir yang menggantung atau justru anti klimaks, berikut ini sepuluh ending film Hollywood yang cukup kontroversial.

BACA JUGA: Inikah Calon Black Panther Baru di Wakanda Forever?

Blade Runner (1982)

Blade Runner adalah film sci-fi yang cukup populer di kalangan penggemar pop culture. Salah satu faktornya adalah karena film ini mempunyai dua ending yang cukup berbeda sekaligus kontroversial. Ending pertama memperlihatkan karakter Deckard (Harrison Ford) dan Rachael (Sean Young) yang berhasil pergi dari LA dan hidup bahagia bersama. Ending yang satunya lagi memperlihatkan status Deckard yang tidak jelas apakah dia manusia atau replika. Dua ending ini memicu perdebatan penggemar tentang mana yang benar. Sutradara Ridley Scott mengungkapkan bahwa semuanya kembali kepada para penonton.

Contact (1997)

Meskipun bergenre sci-fi, tetapi film Contact sebenarnya lebih mirip seperti film misteri. Semuanya bermula dari sebuah alat penjelajah ruang angkasa yang dapat membawa seseorang langsung ke galaksi Vega. Namun, ketika Dr. Arroway (Jodie Foster) menggunakannya, alat yang dia naiki langsung jatuh ke bawah landasan, setiadaknya itu yang dilihat oleh orang-orang. Anehnya ternyata Arroway justru merasa yakin bahwa dia telah tiba di galaksi Vega, di mana dia bertemu dengan alien yang menyerupai ayahnya. Penggemar sendiri bertanya-tanya sebenarnya Arroway berhasil ke Vega atau tidak.

Titanic (1998)

Dari sekian banyak film bergenre drama, Titanic mempunyai tempat khusus di hati para penggemarnya. Bercerita tentang kisah cinta Jack (Leonardo DiCaprio) dan Rose (Kate Winslet), filmnya berakhir tragis di mana Jack tewas karena hipotermia saat Titanic tenggelam. Yang membuat endingnya konstroversial adalah karena banyaknya penggemar yang merasa bahwa Jack seharusnya bisa selamat. Jika saja Rose mau bergeser di potongan kayu besar yang membuatnya mengambang, mungkin kisah mereka berdua akan berakhir bahagia. Sayangnya, itu sama sekali tidak terjadi di ending filmnya.

BACA JUGA: Pemeran Homelander Jadi Villain di MCU?

The Blair Witch Project (1999)

Bergenre found-footage horor, film The Blair Witch Project telah berhasil membuat para penonton merasa ngeri. Filmnya sendiri berakhir dengan adegan di mana karakter Mike dan Heather masuk ke sebuah rumah kosong untuk mencari Josh, sebelum akhirnya Mike terlihat berdiri sendirian di pojokan rumah. Tidak sedikit penonton yang merasa ending dari film ini sangat membingungkan. Banyak pertanyaan yang bermunculan, seperti apakah di filmnya benar-benar ada penyihir? Atau sebenarnya Mike membunuh teman-temannya? Sampai sekarang masih tidak ada yang mengerti plot dan juga ending dari filmnya.

The Village (2004)

Di awal film The Village, para penonton dibuat percaya bahwa mereka melihat sebuah peristiwa yang terjadi pada abad ke-19. Di mana sebuah desa harus merasakan teror dari makhluk-makhluk menyeramkan di dalam hutan. Namun, di ending akhirnya terungkap bahwa persitiwa tersebut sebenarnya terjadi pada masa modern. Sedangkan para makhluk mengerikan di hutan hanyalah sosok yang mengenakan kostum atas perintah kepala desa agar menjauhkan mereka dari dunia modern. Ending ini justru memicu kontroversi di kalangan penggemar, karena mereka merasa mitologi yang dibangun dalam film tiba-tiba hancur dengan ending yang sangat sederhana.

KE HALAMAN 2

1
2