The Lord of the Rings adalah novel legendaris karya J. R. R. Tolkien yang mempunyai basis penggemar cukup besar di seluruh dunia. Dan sampai sekarang banyak sekali tayangan yang mengadaptasi kisah Middle-earth dari novelnya. Mulai dari trilogi film karya Peter Jackson yang tayang perdana pada tahun 2001. Kemudian trilogi film The Hobbit yang tayang pada tahun 2012 sampai 2014. Sampai serial The Rings of Power yang akan rilis pada 2 September tahun ini.

Berbagai tayangan adaptasinya ini umumnya bercerita tentang tirani Dark Lord Sauron di Middle-earth. Di mana Sauron adalah sumber segala kejahatan yang pada akhirnya membuat para penghuni Middle-earth bersatu untuk mengalahkannya. Walaupun begitu, Sauron sendiri bukanlah sosok penguasa yang mudah untuk mereka kalahkan, karena dia mempunyai banyak sekali pasukan kegelapan, termasuk Orc dan Uruk-hai. Meskipun terlihat sama, tetapi sebenarnya mereka adalah dua kelompok yang mempunyai perbedaan cukup fundamental.

BACA JUGA: Tuai Kontroversi, Warner Bros Tetap Rilis Film The Flash?

Orc, Pasukan Andalan Dark Lord Morgoth

Pada dasarnya ras Orc adalah ciptaan Dark Lord pertama, yaitu Melkor alias Morgoth, pada Zaman Kesatu Middle-earth. Semuanya bermula dari kemunculan Elf bersama para rajanya di Middle-earth. Sebagai sumber kejahatan pertama di dunia, Morgoth memulai upaya awalnya untuk menguasai dunia makhluk hidup dengan menculik para Elf. Dari para Elf yang dia culik inilah Morgoth mengembangkan Orc sebagai ras baru di Middle-earth. Pertama-tama dia akan menyiksa para Elf tersebut sampai akhirnya kegelapan merasuki mereka dan mengubahnya menjadi sosok Orc yang buruk rupa.

Tolkien sendiri mengambil nama Orc dari bahasa Inggris kuno yang artinya sama dengan Goblin. Itulah mengapa Orc mempunyai bentuk tubuh yang mungil, tetapi pergerakannya sangat cekatan. Secara fisik, masih ada beberapa tanda-tanda elf pada diri mereka, seperti telinga yang runcing dan tubuh yang relatif kurus. Namun, di balik itu semua, mereka adalah pasukan yang sangat setia kepada Morgoth dan sering menjadi personifikasi dari kebrutalan sang Dark Lord di Middle-Earth. Dari Zaman Kesatu dan Kedua mereka terus berkembang biak lebih cepat dan lebih banyak dari manusia, Elf, dan Dwarf.

Dengan jumlah yang sangat banyak ini, para Orc telah terlibat dalam banyak pertempuran. Mulai dari pertempuran pertama mereka, yaitu Battles of Beleriand. Kemudian sempat mengalami kekalahan besar oleh bangsa Elf Ñoldor dalam pertempuran Battle of the Lammoth. Bahkan sampai di pertempuran akhir War of the Ring pada Zaman Ketiga, yaitu Battle of the Morannon. Karena setelah Morgoth mati di tangan ras dewa Valar pada akhir Zaman Kesatu, kesetiaan Orc berpindah pada Dark Lord baru yang tidak lain adalah Sauron. Di mana mereka menjadi pasukan khasnya pada Zaman Kedua dan Ketiga.

BACA JUGA: Catat, Jadwal Rilis Film Godzilla vs Kong 2!

Uruk-hai, Pasukan Hybrid Dark Lord Sauron

Setelah ras Orc menjadi andalan Dark Lord selama dua zaman, Sauron akhirnya menginginkan pasukan jenis baru yang lebih superior. Namun, di sisi lain dia juga ingin mereka tetap mempunyai kesetiaan yang sama seperti para Orc. Dari sinilah Sauron menemukan ide untuk menciptakan sub-spesies Orc yang kita kenal sebagai Uruk-hai. Penciptaan Uruk-hai sendiri bisa kita lihat lebih jelas di film trilogi film The Lord of the Rings yang berlangsung pada Zaman Ketiga. Mereka terlihat muncul dari kubangan hitam pekat sebagai sosok monster yang lebih besar dan lebih menyeramkan dari Orc.

Untuk menciptakan sub-spesies yang lebih kuat ini, Sauron memerintahkan mantan White Wizard Saruman untuk melakukannya. Ada petunjuk yang mengatakan bahwa Uruk-hai adalah hasil persilangan dari Orc dan manusia. Itulah mengapa mereka dinamai Uruk-hai yang dalam bahasa kegelapan Mordor artinya ‘Manusia Orc’. Tujuan utama penciptaan ini adalah agar pasukan baru Sauron ini tidak mempunyai kelemahan yang sama seperti Orc pada umumnya. Meskipun jumlahnya tidak sebanyak Orc, tetapi Uruk-hai jauh lebih besar, lebih kuat, dan dapat menerima sinar matahari lebih baik dari Orc.

Itulah perbedaan Orc dan Uruk-hai di semesta The Lord of the Rings. Secara garis besar, Uruk-hai mempunyai postur yang lebih besar dan berotot dari Orc. Di mana hal tersebut selaras juga dengan kekuatan fisiknya yang berkali-kali lipat dari Orc yang lebih mungil. Dan karena kulit Uruk-hai lebih toleran terhadap sinar matahari, mereka tidak ragu untuk keluar pada siang hari, daripada Orc yang biasanya harus menunggu malam atau baru berani bergerombol saat cuaca mendung.

BACA JUGA: Peran Kate Winslet di Avatar 2 Terungkap!

Mengingat ke depannya kita akan bisa menyaksikan serial The Rings of Power yang berlangsung pada Zaman Kedua, cukup jelas bahwa pada titik ini Uruk-hai masih belum ada. Sebagai gantinya kita dapat melihat masa-masa awal Orc pada Zaman Kedua dan juga kelahiran para pemimpin Orc yang sangat kuat. Kita nantikan saja ya, Geeks.