Cepat atau lambat seluruh manusia pasti akan meninggal, termasuk para pegulat. Meskipun ada sebagian dari mereka ada yang tetap kekal abadi melalui berbagai warisan dan peninggalan mereka – seperti prestasi dan berbagai penghargaan serta pencapaian – akan ada satu masa dimana para penonton atau para fans akan mencari pengganti dari sosok tersebut.

Lelucon tentang kematian atau kapan mereka mati, memang bukanlah sesuatu yang bisa diterima oleh semua orang. Tapi, terkadang ada orang – dalam kasus ini para pegulat – yang sudah memiliki “prediksi” kapan mereka akan mati. Mereka meyakini bahwa hidup mereka tidak akan lama lagi, dan kemudian hal itu menjadi kenyataan. Berikut adalah para pegulat yang memprediksi kematiannya sendiri.

Gino Fernandez

Gino Fernandez merupakan salah satu pegulat senior. Dia menjadi salah satu bintang besar gulat di era 1980an. Kehebatannya dalam berbicara di atas ring diakui oleh banyak orang, dan ini juga yang menjadi salah satu kelebihan Gino. Kepopulerannya bahkan disadingkan dengan legenda gulat lainnya, Ric Flair. Tapi, kepopuleran Gino ini tidak bertahan lama setelah dia meninggal pada usia 29 tahun.

Gino ditemukan tewas di apartemennya pada 4 Februari 1986. Menurut autopsi, Gino meninggal karena overdosis kokain, barang haram yang sudah dia gunakan sejak lama dan bukan lagi menjadi rahasia publik. Tapi, pihak keluarga sendiri meyakini ada seseorang yang membunuhnya. Hal ini didukung fakta bahwa jauh sebelumnya, Gino sering kali terlihat cemas dan panik. Gino sering mengatakan bahwa nyawanya terancam dan hidupnya tidak akan lama lagi. Setelah 30 tahun kematiannya, misteri tentang penyebab sebenarnya dia tewas masih belum diketahui.

Dino Bravo

Dino Bravo sudah bergulat selama 20 tahun, dan dia menjadi salah satu sosok pegulat populer khususnya di wilayah Montreal. Karirnya sendiri dimulai pada era 1970an, sebelum kemudian dia mendapatkan popularitas pada 1980an. Dino bahkan sempat dijadwalkan untuk bertarung melawan Hulk Hogan, sebagai bukti kepopulerannya. Meskipun pada akhirnya dibatalkan, karena Hogan “diusir” oleh para fans.

Pada 10 Maret 1993, istri Dino pulang dan menemukan suaminya sudah tidak bernyawa dengan tujuh bekas tembakan di kepala dan sepuluh bekas tembakan di bagian badannya. Yang menarik, menurut penyelidik tidak ada tanda bekas paksaan masuk di rumah Dino. Artinya seseorang yang dekat dengan Dino menjadi pelakunya, karena memiliki akses keluar masuk secara bebas.

Dalam sebuah acara bernama Vice’s Dark Side of the Ring, Jacques Rougeau mengatakan bahwa dia mendapatkan telepon dari Dino beberapa saat sebelum dia tewas. Rougeau mengatakan bahwa Dino memintanya untuk datang ke rumahnya, yang mana baginya hal ini aneh karena mereka bukanlah teman dekat. Rougeau mengatakan bahwa dia akan berkunjung ke rumahnya besok hari, tapi semuanya sudah terlambat. Jimmy Hart sendiri mengatakan bahwa Dino seolah menantikan hal itu terjadi.

Randy Savage

Randy ‘Machi Man’ Savage merupakan salah satu pegulat yang berpengaruh dalam sejarah gulat profesional. Berbagai hal yang dia lakukan dan ciptakan masih digunakan atau diaplikasikan oleh para pegulat baru. Namun, sayangnya Randy meninggal akibat serangan jantung saat berkendara pada 2011 silam. Ada beberapa momen yang seolah menjadi “penanda” akan kematian Randy.

Adik kandung Randy, Lanny Poffo, mengatakan bahwa beberapa minggu sebelumnya keluarga mereka berkumpul untuk melakukan penyebaran abu dari anjing milik Randy, Hercules. Randy meminta Lanny yang melakukannya. Sempat menolak, Lanny akhirnya mau melakukannya setelah Randy mengatakan bahwa dia ingin Lanny juga yang melakukan penyebaran abu jika dia meninggal suatu saat. Dan semalam sebelum dia meninggal, Lenny mengatakan bahwa Randy begitu sedih, pendiam, dan sangat merefleksikan apa yang terjadi dalam hidupnya.

Andre the Giant

Andre the Giant merupakan salah satu legenda dari WWF dan juga salah satu bintang dalam olahraga gulat profesinal. Jika dilihat sekilas, Andre the Giant mungkin terlihat seperti orang normal lainnya. Tapi, Andre sebenarnya menderita kelainan hormonal dalam tubuhnya dimana tubuhnya terlalu banyak memproduksi hormon saat akan menginjak dewasa. Akibatnya, ukuran tulangnya membesar melebihi manusia normal pada umumnya.

Dalam sebuah tayangan dokumenter di HBO, Andre mengatakan bahwa dia menolak untuk melakukan berbagai upaya medis yang bisa saja menyelamatkan nyawanya pada saat itu. Dia khawatir jika semua tindakan medis yang dilakukan padanya akan berakibat pada karir gulatnya – yang sedang naik pada saat itu. Andre paham dan sadar bahwa usianya tidak akan panjang, dan akhirnya dia pun meninggal pada 1992 di usia 45 tahun akibat gagal jantung.

BERSAMBUNG KE HALAMAN 2

1
2