Dalam dunia Avatar, ada sebagian besar orang beruntung yang memiliki kemampuan untuk mengendalikan elemen. Entah elemen tersebut adalah air, udara, tanah, atau bahkan api. Tapi, ada beberapa orang yang dapat menguasai pengendalian di luar 4 elemen tersebut, atau juga memiliki kemampuan yang unik dari elemennya. Berikut adalah beberapa pengendali elemen yang unik dan memiliki perbedaan dibandingkan lainnya.

Ming-Hua (Pengendalian Air Tanpa Tangan)

Karena pengendalian elemen didasari oleh berbagai gerakan ilmu bela diri, maka pengendalian elemen memiliki berbagai gerakan spesifik yang melibatkan tangan dan kaki. Toph adalah salah satu contoh bagaimana kekurangan pada dirinya ditutupi oleh kelebihan yang sangat luar biasa. Tapi, Toph bukan hanya satu-satunya orang yang seperti itu.

Dalam seri The Legend of Korra, Ming-Hua juga memiliki kekurangan yaitu dia tidak memiliki tangan. Meskipun begitu, dia masih tetap mampu mengendalikan air dan menjadikan air sebagai tangannya. Dia bisa melakukan apapun dengan kemampuannya tersebut, misalnya membuat sebuah pedang dari es yang digunakan untuk memanjat atau membunuh.

Combustion Man/ P’Li (Pengendalian sinar api)

Sama seperti pengendalian bumi yang memiliki “cabang” yaitu pengendalian lahar, pengendalian api juga memiliki cabang yaitu combustion bending atau pengendalian sinar api. Combustion Man dan P’Li merupakan dua diantaranya. Meskipun belum ada konfirmasi bahwa keduanya memiliki hubungan, tapi fakta bahwa mereka memiliki kemampuan yang sama menandakan bahwa mereka mungkin memiliki nenek moyak yang sama.

Keduanya merupakan pengendali api yang memiliki tato berbentuk mata di bagian dahi mereka, yang digunakan untuk menembakan sebuah sinar energi peledak yang bisa menghancurkan apapun target yang dihadapi. P’Li bahkan bisa membelokan sinar peledak tersebut, membuatnya menjadi sosok yang lebih berbahaya dibandingkan para pendahulunya.

Azula (Api Biru)

Azula merupakan seorang pengendali api yang sangat kuat dan tangguh serta berbahaya. Selain itu, Azula juga merupakan sosok yang cerdas dimana dia mampu lolos dari berbagai situasi yang pelik. Tapi, tentu saja hal yang membuat Azula berbeda dan unik dibandingkan karakter lainnya adalah bagaimana dia bisa mengendalikan api yang memiliki warna biru.

Setiap para pengendali api di franchise Avatar pada dasarnya hanya bisa mengendalikan api yang berwarna merah atau jingga, hanya Azula yang diketahui menjadi satu-satunya karakter yang memiliki kemampuan untuk mengendalikan api biru. Hal inilah yang kemudian membedakan Azula dari para pengendali hebat lainnya seperti Roku, Ozai, dan Iroh.

Toph (Indera Perasa)

Meskipun Toph Beifong mewariskan kemampuan Seismic Sense atau merasakan getaran ini kepada Aang, dan juga kepada dua putrinya, Lin dan Suyin, yang membuat Toph luar biasa adalah dia mengembangkan teknik ini tanpa bantuan kedua matanya. Seperti yang kita ketahui, Toph memiliki disabilitas yaitu tidak mampu untuk melihat alias buta.

Karena itulah Toph sangat mengandalkan kemampuan merasakan getaran tersebut untuk mengalahkan musuh-musuhnya. Meskipun untuk karakter lainnya harus bisa melakukan pengendalian bumi terlebih dahulu untuk bisa memiliki kemampuan getaran, Toph selalu bisa dan menggunakan kemampuan ini sejak awal. Dengan kemampuan ini Toph bisa merasakan kedatangan musuh dari jauh, menampilkan gambaran apa yang ada di sekitarnya, menentukan seseorang bohong atau tidak, dan kemampuan untuk melihat berbagai struktur bangunan tersembunyi.

Zaheer (Terbang)

Meskipun Zaheer tidak lahir sebagai seorang pengendali udara, dia memiliki kemampuan untuk mengendalikan udara berkat adanya Harmonic Convergence. Pertarungannya melawan Tenzin memperlihatkan bahwa dia memang bukan lawan yang sepadan untuk Tenzin. Tapi, ada satu hal yang membuat Zaheer cukup mencolok yaitu kemampuannya untuk terbang.

Setelah kehilangan kekasihanya, P’Li, Zaheer kemudian berhasil menguasai sebuah kemampuan udara kuno dimana kemampuan tersebut membuatnya bisa terbang. Kemampuan ini merupakan sebuah hal yang bisa jadi tidak pernah terpikirkan oleh Aang atau Yangchen. Dengan kemampuan terbang ini, bukan hanya Zaheer menjadi sulit ditangkap tapi juga membuatnya cukup sulit untuk ditaklukan, dan yang paling penting dia sudah siap untuk pertarungan udara.

BERSAMBUNG KE HALAMAN 2