Ketika sutradara Matt Reeves ditanyai di Twitter tentang apakah produksi dari film The Batman bakalan ngalamin penundaan lagi, Reeves pun ngejawab kalo produksi film The Batman dimatiin sampai kondisi udah aman lagi. Hal ini ngidikasiin kalo penundaan awal yang udah ditentuin selama dua minggu bakalan diperpanjang sampai waktu yang belum ditentuin. Reeves sendiri udah ngumumin penundaan produksi dari serial ini sejak tanggal 14 Maret lalu.

Padahal proses produksi dari film The Batman sejak bulan januari lalu udah dimulai, dan saat itu mereka lagi ngelakuin syuting di Inggris. Masalah besar lainnya yang dialamin Hollywood selama wabah ini adalah mengatur jadwal rilis dari film-film mereka. Tanggal rilis dari film The Batman adalah pada 25 Juni 2021. Tapi itu kemudian bergantung pada berapa lama shutdown yang mereka lakukan pada proses produksinya.

Film DC lainnya yaitu Wonder Woman 1984 juga beberapa waktu lalu ngumumin kalo perilisan film mereka diundur, dari rencana awalnya pada bulan Juni menjadi pada bulan Agustus tahun ini. Perubahan jadwal rilis dari film Wonder Woman 1984 sepertinya gak terlalu ngaruh ke film The Batman, karena kedua film ini seharusnya gak terlalu terhubung. Karena seperti yang kita tau kalo film-film yang ada di DCEU sekarang ini emang gak terlalu terhubung satu sama lain.

BACA JUGA: Pemeran Jim Gordon Beri Petunjuk Cerita The Batman!

Pandemi dari virus Corona emang udah memukul industri hiburan, dan hampir pasti kalo efeknya bakalan terasa buat waktu yang lama. Dari mulai Stranger Things, sampe dengan film Shang-Chi udah ngerasain dampak buruk dari virus Corona ini. Semoga gak terlalu lama sebelum semuanya kembali seperti normal lagi ya Geeks.