Dibintangi oleh salah satu artis papan atas Hollywood, Margot robbie yang berperan sebagai Harley Quinn, film terbaru garapan DC Films dan Warner Bros., Birds of Prey pada dasarnya bisa dibilang merupakan spinoff dari film Suicide Squad yang dirilis pada 2016 lalu.  Set lokasinya sendiri berada di kota Gotham, namun tidak ada tanda-tanda kemunculan dari Bat-Family dalam filmnya.

Sama halnya seperti kebanyakan film superhero blockbuster lain, film ini juga dipenuhi oleh berbagai Easter Egg, meskipun bisa ditebak bahwa kejutan-kejutan tersebut erat kaitannya dengan sosok Harley Quinn. Dan berikut adalah berbagai easter Egg yang muncul dalam film Birds of Prey.

Harley Quinn Easter Eggs

Film Birds of Prey secara akurat menghadirkan kisah masa lalu dari sosok Harleen Quinzel alias Harley Quinn, lengkap dengan berbagai adegan yang diadaptasi dari Suicide Squad agar terasa seperti sebuah kontinuitas. Tapi, nyatanya ini lebih dalam lagi dengan mengeksplor masa kecil dari Harley Quinn yang mengerikan – dimana dia ditukar dengan satu kaleng bir.

Ada yang sadar mungkin juga tidak, jika diperhatikan anama dari bir tersebut adalah “DINI,” yang mereferensikan pencipta karakter Harley Quinn, Paul Dini. Tapi, ini bukan satu-satunya. Ada dua polisi bernama Dimm dan Tini, yang jika diatur ulang hurufnya akan terbentuk Paul Dini dan Bruce Timm. Kemudian dalam sebuah degan terdapat gambar Arleen Sorkin sebagai Harlequinn. Itu sebenarnya merupakan sosok inspirasi dari karakter Harley, dan Sorkin mengisi suaranya dalam Batman: The Animated Series.

Bernie si berang-berang dan Hyena peliharaan Harley Quinn, sebenarnya juga merupakan bagian dari cerita Harley. Dalam komiknya, Bernie merupakan boneka yang diyakini bisa berbicara oleh Harley. Sedangkan Hyena peliharaanya pertama kali muncul dalam seri Batman: The Animated Series. Dalam seri animasi tersebut, Jokerlah yang memberi nama para Hyena peliharaan Harley.

Kostum klasik Harley juga sempat ditampilkan, dimana dia menggunakan sepatu roda yang mereferensikan dari komik Harley Quinn #1 yang dirilis pada 2013 dan nomor “92” merupakan tahun pertama kali debutnya di seri animasi Batman.

Joker Easter Egg

Harley Quinn menghadirkan sebagian besar cerita berusaha untuk lepas dari masa lalunya bersama Harley Quinn. Dia ingin sesuatu yang baru dengan hidupnya setelah lepas dari sosok Joker. Menariknya, tidak ada petunjuk apapun dari Joker versi Jared Leto. Sebagian besar easter Egg Joker yang muncul berasal dari komik dan animasi.

Perusahaan kimia ACE menjadi salah satunya. ACE Chemicals merupakan tempat kelahiran Joker, dan disana pula Harley mengakhiri hubungannya dan berubah. ACE Chemicals sempat muncul di berbagai film seperti Suicide Squad dan Sahazam; Billy Batson latihan di salah satu fasilitas atau gedung ACE Chemicals yang tidak terpakai.

Kemudian ketika Harley butuh tempat untuk berkumpul dengan yang lain, dia memilih tempat yang menjadi “markas” Joker – Amusement Mile. Amusement Mile merupakan taman bermain di wilayah utara kota Gotham, yang sudah lama ditinggalkan. Joker membelinya dari seseorang yang kemudian dia rubah menjadi patung. Tempat ini juga muncul dalam cerita The Killing Joke.

Sepertinya Joker sengaja memberikan tempat tersebut kepada Harley, karena dia sudah mengambil semua peralatannya dan meninggalkan sebuah peti yang berisi berbagai barang-barang milik Harley. Jika diperhatikan dengan baik, terdapat tulisan “HAHAHAHAHAHAHAH” yang ada di salah satu tembok. Hal itu sesuai dengan ciri khas tertawa Joker dan tato yang ada di tubuh Joker versi Letto.

Terdapat juga sebuah taman yang bernama Robinson Park, sebuah lokasi klasik dalam film Batman yang namanya terinspirasi dari pencipta karakter Joker, Jerry Robinson. Nama taman ini juga sempat muncul dalam film Joker yang digarap oleh Todd Phillips. Namun, bukan berarti mereka berada di universe yang sama.

Easter Egg Birds of Prey

Mungkin sebagian besar Geeks pun menyadari bahwa para karakter lainnya di film Birds of Prey selain Harley Quinn, terasa seperti secondary characters atau karakter sampingan yang seolah terjebak dalam cerita Harley Quinn. Dinah Drake alias Black Canary diceritakan mewarisi kekuatan yang dia miliki dari ibunya. Hal ini sesuai dengan yang digambarkan dalam komik.

Dari segi penampilan, Black Canary yang muncul di film ini sepertinya terinspirasi dari desain karakter Black Canary versi Injustice garapan Tom Taylor. Dan ketika dia mengeluarkan kemampuan Canary cry miliknya, hal tersebut diadaptasi dari cerita Injustice: Year Two. Karakter lainnya adalah Huntress, dan kisah masa lalu Huntress yang ditampilkan berasal dari cerita Batman/Hutress: Cry for Blood karangan Greg Rucka, dimana seluruh keluarganya dihabisi oleh gang rival keluarganya.

Dalam cerita Huntress: Year One, ditampilkan bahwa Huntress berlatih semua kemampuannya di wilayah Sisilia, Italia. Namun, demi kepentingan cerita sebagian besar detail cerita masa lalu tersebut ada yang dirubah. Sementara itu, Renee Montoya ditampilkan benar-benar ditampilkan secara comic-accurate dalam filmnya, bahkan sampai menjadi karakter DCEU pertama yang menjadi penyuka sesama jenis.

Yang terakhir adalah Cassandra Cain. Dia menjadi satu-satunya karakter yang tidak memiliki referensi terhadap cerita komik. Salah satu contohnya adalah dia tida yatim piatu. Mungkin satu-satunya hal yang sesuai dengan komiknya adalah ketika dia berusaha untuk berbicara kepada Monotya – dimana dalam cerita komiknya Cassandra merupakan orang yang sulit untuk berbicara.

BERSAMBUNG KE HALAMAN 2