Jane Foster, sang Valkyrie baru dan Mighty Thor membuktikan dirinya bahwa dia juga bisa sepantas seorang Thor Odinson. Ketika cerita cerita akhir dari War of the Realms mengharuskan Thor versi masa lalu dan masa depan untuk bersatu, Jane juga melakukan bagiannya. Dia menggunakan ‘Ultimate’ Mjolnir dan berubah menjadi Mighty Thor sekali lagi, demi melindungi Asgard.

Ketika perang besar tersebut selesai, seperti yang sudah diduga oleh banyak fans Mjolnir yang dipegang oleh Jane tidaklah hancur. Justru Mjolnir tersebut menyatu dengan diri seorang Jane dan menjadi sebuah senjata dahsyat Asgardian dan juga seorang Valkyrie. Senjata baru ini membuat Mjolnir tidak ada apa-apanya.

Kehancuran (Ultimate) Mjolnir

Dalam cerita Marvel, Thor bukan hanya Thor Odinson yang kita kenal. Ada juga versi lainnya, salah satunya adalah Jane Foster. Begitu juga dengan senjata Thor, Mjolnir, tidak hanya satu. Ketika Marvel memutuskan untuk menghancurkan Ultimate Universe mereka, artinya versi dunia paralel dari Avengers, X-Men, dan berbagai “kembaran” karakter Marvel lainnya juga ikut hancur.

Tapi, ada juga beberapa karakter yang selamat dan ikut masuk ke realita utama seperti anak dari Wolverine, Jimmy, dan Miles Morales. Selain itu, Mjolnir versi Ultimate pun selamat dari kehancuran tersebut. Thor Odinson sendiri memutuskan untuk tidak akan menggunakan Mjolnir versi dunia paralel tersebut, dan akhirnya memilih seorang yang baru yaitu teman dari Thor, Volstagg.

Thor Volstagg sendiri berbeda dengan Thor Odinson, dimana Vlostagg dipenuhi oleh amarah dan kebencian. Jane Foster akhirnya berhasil mengalahkan Volstagg dan mengembalikan sebagaimana dia dulu. Tapi, seorang villain Mangong muncul, dan menghancurkan Mjolnir tersebut beserta lengan Volstagg. Ketika Odinson memanggil rekan-rekannya untuk bergabung dengannya, Jane berharap jika mjolnir masih memiliki sisa-sisa tenaga untuk digunakan bersama Thor Odinson.

Mjolnir Bersatu Dengan Jane Foster

Seperti yang diperlihatkan di akhir cerita, Ultimate Mjolnir yang sudah hancur tersebut benar-benar berusaha menggunakan kekuatan terakhirnya untuk bertarung bersama Jane dan memberikan kekuatan kepadanya. Palu tersebut terus memberikan kekuatan kepada Jane, sembari menunggu Mjolnir lainnya yang sedang dibangun oleh Thor tiba dan mengakhiri perang tersebut dalam satu serangan.

Sesuatu yang ajaib dan aneh kemudian terjadi, ketika Jane Foster mengira bahwa palu tersebut sudah tidak bisa lagi digunakan dan dia sudah tidak bisa lagi menjadi Thor. Ultimate Mjolnir tersebut kemudian mencari dan berubah menjadi cairan emas, bahkan seolah-olah cairan tersebut memiliki jiwa. Cairan tersebut kemudian menghampiri Jane dan kemudian menyatukan dirinya dengan tangan Jane.

Mjolnir Bukanlah Palu?

Cairan emas yang ada di pergelangan Jane masih misterius dan masih belum diketahui apa sebenarnya benda tersebut. Namun, Jane sendiri meyakinkan bahwa dia bisa merasakan Mjolnir memanggilnya ketika pertama kali dia mengangkatnya. Cairan emas tersebut juga sama. Benda tersebut ingin merubah Jane, sehingga dia bisa merasakan kekuatan yang sebenarnya dari Mjolnir.

Penjelasan tersebut bisa diartikan bahwa Mjolnir sebenarnya bukanlah palu. Metal tersebut bisa berubah menjadi apapun dan bentuk apapun sesuai keinginan, dan sepertinya memang ditakdirkan untuk sesuatu yang besar. Arwah Brunnhilde, pemimpin dari pasukan Valkyrie, kemudian muncul dan menjelaskan semua hal tentang Mjolnir tersebut.

Tapi, Brunnhilde bukan hanya menjelaskan tentang Mjolnir tersebut. Dia juga merubah Jane menjadi seorang juara baru, orang pilihan baru, yang diembankan tugas yang baru dan lebih dari sekedar menjadi dewa petir Thor.

BERSAMBUNG KE HALAMAN 2