Jagat dan wilayah kosmik dalam cerita Marvel Comics benar-benar sangat luas, dengan banyaknya karakter mulai dari masa lalu sampai dari masa depan. Dengan banyaknya karakter tersebut, tentunya ada banyak juga cerita yang yang sudah muncul di jagat kosmik Marvel ini dan juga berbagai benda-benda ikonik yang hadir di ceritanya. Salah satu “benda” kosmik tersebut adalah Godkiller Armor.

Alasan armor tersebut menarik adalah karena armor tersebut memiliki kaitan dengan salah satu Avengers, yaitu Tony Stark. Lalu, apa sebenarnya Godkiller Armor ini? apa hubungannya dengan sosok Tony Stark?

Desain Godkiller Armor

Supaya bisa lebih mudah dipahami, bentuk dari Godkiller Armor ini mirip dengan robot yang dimunculkan dalam film Pacific Rim dimana ada seorang Jaeger atau pilot di dalamnya. Hal ini juga berlaku untuk Godkiller Armor. Bentuknya hampir setinggi 25.000 kaki atau sekitar 7.8 km dan hanya bisa dikendarai oleh makhluk yang memang memiliki kaitan langsung dengan Aspirant.

Sebenarnya, dengan atau tanpa pilot, Godkiller Armor tetap sama-sama mengerikan dan juga dahsyat. Armor ini bisa menghancurkan sebuah planet tanpa harus susah payah mengeluarkan tenaga. Hanya dengan terbang dengan kecepatan tinggi dan menabrakan diri, maka planet tersebut akan hancur. Sampai saat ini, belum diketahui apakah memang Godkiller Armor ini memiliki senjata di dalam armornya. Jika tidak ada senjata, artinya para Aspirant tersebut menghabisi para Celestials dengan “tangan kosong” Godkiller Armor.

Awal Kemunculan Godkiller Armor

Bermiliar-miliar tahun yang lalu, di jagat kosmik Marvel terjadi sebuah peperangan besar antara dua ras alien kuno yaitu Celestials dan Aspirant. Aspirant sendiri merupakan ras alien yang memuja The First Firmament, universe yang pertama kali muncul di jagat kosmik Marvel yang kemudian hidup. Dialah yang menciptakan Celestials dan juga Aspirant. Ketika Celestials ingin melakukan evolusi rasnya tanpa seizin dari First Armament, dia pun marah dan akhirnya perang besar dengan Aspirant pun tidak terhindarkan.

Di puncak peperangan tersebut, ras Aspirant kemudian membuat sebuah senjata masif yang sangat luar biasa dahsyatnya yaitu Godkiller Armor. Armor ini bisa dibilang benar-benar ampuh untuk menghabisi para makhluk Celestials. Buktinya adalah makhluk Celestials sering disebut sebagai butiran bintang di angkasa. Dengan armor ini, “bintang” tersebut kini sudah tidak sebanyak dulu dan tinggal beberapa lagi.

Setelah perang Celestials War selesai, Godkiller Armor pun disembunyikan di Dyson sphere, sebuah lapisan yang ada di jagat kosmik Marvel. Sayangnya, para ras Aspirant tersebut kemudian harus terlibat dalam perang saudara. Hasilnya adalah hampir seluruh bagian Godkiller Armor digunakan untuk membangun berbagai senjata dan pertahanan mereka, kecuali bagian “jantung” atau inti dari Godkiller Armor. Dengan kondisi perang saudara yang berlangsung dan tanpa bantuan Godkiller, akhirnya Celestials pun bisa kembali bangkit dan menghancurkan Aspirant.

BERSAMBUNG KE HALAMAN 2