Keterlibatan Tony Stark

Salah seorang alien dari ras Riggelian, Recorder 451, sudah lebih dari ratusan bahkan ribuan tahun mencari keberadaan bagian-bagian yang hilang untuk kembali disatukan dan difungsikan. Hanya satu bagian yang belum ditemukan yaitu pada bagian inti atau jantung dari Godkiller Armor tersebut. Ternyata diketahui jika bagian tersebut ada di tangan sebuah ras bernama Voldi dan bagian itu menjadi bagian penting bagi ras mereka. Itulah mengapa bagian ini disebut heart of the Voldi.

Bangsa Voldi sendiri menggunakan kekuatan inti tersebut untuk melindungi planet buatan mereka, Voldi Tear, dari berbagai serangan kosmik yang akan menghancurkan planetnya. Tujuan Recorder 451 untuk membangkitkan kembali Godkiller Armor adalah menjadikannya sebuah alat perdamaian di jagat Marvel. Karena itu, setelah semua bagian terkumpul dia akan memberikannya kepada bumi dan manusia. Dia yakin manusia akan membawa kedamaian di seluruh jagat raya di masa depan.

Untuk bisa mengendarai Godkiller Armor, butuh seseorang yang memiliki genetik pilot Aspirant. Recorder 451 kemudian melakukan “otak-atik” dengan memberikan “sesuatu” secara genetik kepada anak dari Howard Stark, yang menurutnya pas sebagai pilot Godkiller Armor. Bertahun-tahun kemudian, 451 kemudian menemui Tony yang sudah menjadi Iron Man dan menjelaskan semuanya.

Tony kemudian diajak ke Dyson sphere untuk mengendarai Godkiller Armor. Ternyata hal tersebut tidak berfungsi. Mengetahui usaha yang dia lakukan sia-sia dan tidak ingin jatuh ke tangan siapapun, akhirnya 451 memutuskan untuk menonaktifkan Godkiller Armor dengan mengaktifkan mekanisme yang akan membawanya ke dimensi yang lain bersama dengan Tony.

Sebelum berhasil pindah ke dimensi yang lain, Tony berhasil meng-hack teknologi 451 dan keluar dari Godkiller Armor dengan selamat. Bertahun-tahun setelah kejadian tersebut, Tony kemudian baru mengetahui jika dia bukanlah bayi yang ditutus oleh 451 untuk menjadi pilot Godkiller Armor, melainkan adiknya yang sudah lama hilang yaitu Arno Stark.

Tony Stark Membangun Godkiller Armornya Sendiri

Berdasarkan “pengalaman” tersebut akhirnya Tony memutuskan untuk membuat Godkiller Armornya sendiri yang kemudian disebut sebagai Godkiller Armor MK II. Ukurannya pun sama. Butuh delapan reaktor nuklir untuk bisa menggerakan armor tersebut dan butuh dana sekitar empat milliar Dollar Amerika untuk membangunnya. Setelah armornya selesai, Tony membiarkan armor tersebut berputar di sekitar Mars.

Ketika Dark Celestials menyerang bumi, Iron Man kemudian mengaktifkan Godkiller Armor tersebut. Meskipun tidak sesempurna buatan ras Aspirant, armor buatan Tony tersebut terbukti mampu menghalau serangan Dark Celestials selama beberapa waktu. Tapi, setelah Callus the Void menghancurkan lengan kiri armornya Tony berusaha meraih Callus dan menerbangkannya ke angkasa sambil menghancurkan armornya.

Namun hal itu gagal setelah Tony dihadang oleh sekumpulan Celestials yang sudah mati, yang kembali dihidupkan secara visual oleh ras Horde. Dengan keadaan terdesak dan rusak berat, akhirnya Tony keluar dari armornya dengan selamat sambil mengaktifkan mode penghancuran diri. Beberapa perbedaan Godkiller Armor asli dan versi MK II adalah MK II memiliki tambahan repulsor dan bisa terbang, layaknya armor Iron Man. Selain itu, versi MK II juga bisa digunakan untuk pertarungan antar planet dan bisa mengantarkan Tony dari Mars ke Bumi dalam hitungan menit.