Spider-Man adalah salah satu karakter Marvel yang terkenal mempunyai banyak sekali varian di multiverse. Bahkan dia mempunyai sebutan tersendiri untuk multiverse yang hanya berfokus kepada para varian Spidey, yaitu Spider-Verse. Dari sekian banyak varian yang tersebar di Spider-Verse, salah satunya yang paling menarik sekaligus nyentrik adalah Spider-Punk. Di mana penampilan dan kisah originnya sangat berbeda dari kebanyakan Spider-Man di Multiverse Marvel. Untuk itulah mari kita kenali lebih jauh siapa sebenarnya Spider-Punk, melalui berbagai fakta menariknya di Marvel Universe!

Spider-Man dari Komunitas Afrika-Amerika

Pertama kali diceritakan di komik Marvel berjudul The Amazing Spider-Man Vol. 3 #10, Spider-Punk digambarkan sebagai Spidey yang berasal dari komunitas Afrika Amerika, seperti Miles Morales. Kisah originnya bermula saat dia digigit oleh laba-laba yang sebelumnya terkena cairan kimia berbahaya dari sebuah pabrik korup. Sejak saat itulah karakter bernama asli Hobart Brown ini mulai beraksi sebagai Spider-Man baru, yang juga terkenal sebagai anak band punk rock yang disebut Spider-Band. Dengan asal-usulnya tersebut dia akhirnya dikenal sebagai Spidey yang menyukai hal-hal anarki.

Eksis di Semesta Alternatif

Sama seperti para varian Spider-Man lain di Spider-Verse, Spider-Punk berasal dari semesta alternatif yang eksis di Multiverse Marvel. Semestanya disebut dengan Earth-138 alias Punk Universe yang dikuasai oleh pemerintah dan pengusaha korup. Presiden di semestanya adalah Norman Osborn yang diceritakan telah bergabung dengan symbiote Venom. Sebagai pemimpin tiran, Norman selalu membuat rakyatnya menderita dengan pasukan khusus yang disebut Thunderbolts dan V.E.N.O.M. Hal inilah yang membuat Spider-Punk akhirnya melakukan perlawan besar-besaran dengan kelompok Resistance.

Tidak suka Dipanggil Spider-Punk

Menariknya, ternyata meskipun para penggemar lebih sering memanggilnya sebagai Spider-Punk, fakta nya Spider-Punk tidak pernah menyukai panggilan tersebut. Hal ini terbukti di komik Edge of Spider-Geddon #1, ketika dia memarahi Spider-Woman dari semesta MC2 yang memanggilnya Spider-Punk. Menurutnya, dia akan lebih senang jika orang lain memanggilnya dengan sebutan Spider-Man saja, atau panggilan lain yang lebih cocok dengan karakternya, yaitu Anarchic Spider-Man yang artinya Spider-Man yang anarkis. Walaupun begitu, orang-orang masih tetap memanggilnya Spider-Punk.

Mendirikan Tim Super Anarkis

Sebagai pecinta segala sesuatu yang berbau anarki, pada akhirnya Spider-Punk mendirikan tim super yang juga terdiri dari para superhero anarkis. Termasuk Karl Morgenthau alias Captain Anarchy, Riri Williams alias Riotheart, dan Robbie Banner alias Hulk. Pada dasarnya anggota dari tim super ini mempunyai kekuatan yang sama seperti versi utamanya di Prime Earth. Bedanya, mereka lebih senang melakukan setiap aksinya dengan penuh kekejaman dan tanpa aturan. Alasannya karena musuh yang mereka hadapi, yaitu Norman Osoborn, jauh lebih jahat dari itu.

Memimpin Spider Army

Selain mendirikan tim super tanpa nama bersama para sahabatnya, Spider-Punk juga mempunyai pasukannya sendiri yang disebut Spider-Army. Pasukan yang terdiri dari orang-orang yang anti kemapanan dan pemerintah ini hanya mempunyai satu tujuan, yaitu membantu Spider-Punk untuk menggulingkan pemerintah tiran Norman Osborn dan para antek-anteknya. Bersama pasukannya ini, Spider-Punk diceritakan berhasil mengumpulkan ampli speaker yang jika ditotal, dayanya dapat mencapai sekitar 15.000 volt. Dengan ampli-super ini mereka bisa merusak hampir semua teknologi dari pasukan Norman.

Punya senjata dan Penampilan Nyentrik

Selain terkenal sebagai Spidey paling anarkis di Marvel Universe, Spider-Punk juga mempunyai penampilan yang sangat nyentrik. Di mana dia sering terlihat mengenakan jaket jeans dengan berbagai emblem, termasuk emblem simbol Deadpool. Dia juga sering mengunakan web-shooter dan topeng berduri yang merepresentasikan gayanya sebagai anak punk. Berbeda dengan varian Spider-Man lain, Spider-Punk juga sering terlihat membawa gitar listrik bercorak jaring yang bisa dimanfaatkan sebagai senjata andalan.

Membunuh Norman Osborn

Setelah melakukan banyak perlawanan bersama tim super anarkis dan Spider-Army, Spider-Punk akhirnya bisa mengalahkan pasukan Thunderbolts Departement dan V.E.N.O.M. menggunakan ampli super yang dia kumpulkan sebelumnya. Pada titik inilah dia bisa menjangkau Norman Osborn yang mempunyai tampilan menyebalkan seperti yang bisa kalian lihat pada gambar di atas. Tanpa basa-basi lagi, sebagai Spidey paling anarkis di Marvel Universe, Spider-Punk langsung mengalahkan Norman. Dengan membunuhnya mengunakan gitar listrik yang selama ini dia bawa.

Itulah 7 fakta menarik dari Spider-Punk yang wajib kita ketahui sebagai penggemar Marvel. Dengan kisah origin dan penampilannya yang lain dari pada yang lain, sepertinya akan sangat menarik jika suatu hari nanti dia bisa tampil dalam bentuk live action di jagat sinema MCU. Namun sebelum hal tersebut terwujud, Spider-Punk sudah dikonfirmasi akan lebih dahulu melakukan debutnya di film animasi Spider-Man Across the Spider-Verse dengan disuarakan oleh Daniel Kaluuya. Filmnya sendiri rencananya akan tayang di bioskop pada tanggal 2 Juni 2023 mendatang.