Grand Inquisitor adalah salah satu karakter yang cukup menarik di serial Obi-Wan Kenobi. Namun, untuk mendukung kisah Third Sister alias Reva, pemimpin dari Inquisitor tersebut harus mati di episode 2. Reva sengaja membunuhnya agar terlihat lebih menonjol oleh Vader dan bisa mengambil alih posisi Grand Inquisitor. Di episode 5 yang baru tayang kemarin, pada akhirnya Reva benar-benar menjadi Grand Inquisitor, setelah mengungkapkan keberadaan Obi-Wan kepada Vader.

Namun, saat Reva memimpin serangan awal ke Planet Jabiim untuk menangkap Obi-Wan, terungkap bahwa dia sebenarnya melakukan hal tersebut agar bisa membunuh Vader. Dan saat Vader berhasil mengalahkan Reva, Grand Inquisitor yang asli tiba-tiba muncul untuk menghina mantan koleganya. Terlepas dari peran Grand Inquisitor yang mungkin akan lebih besar di Obi-Wan Kenobi selanjutnya, tidak sedikit penggemar yang penasaran dengan cara bagaimana Grand Inquisitor bisa hidup kembali.

BACA JUGA: 10 Film Animasi Disney Paling Kontroversial!

Sudah Mengetahui Rencana Reva

Saat Vader menusuk Reva dengan lightsabernya, kita sudah bisa tahu bahwa hidup sang Third Sister sudah tidak lama lagi. Karena berdasarkan apa yang terlihat di episode 2, Grand Inquisitor juga tampak menemui ajalnya dengan cara yang sama. Bedanya, Grand Inquisitor sepertinya memang sudah menduga bahwa Reva akan mengkhianatinya. Sehingga dia mungkin telah bersiap untuk semua kemungkinan terburuknya. Itulah mengapa dia bisa muncul kembali dalam keadaan hidup hanya untuk menghina Reva dan mengambil alih posisi lamanya sebagai Grand Inquisitor.

Saat menghampiri Reva, Grand Inquisitor mengatakan bahwa “dendam telah membuatnya bertahan hidup.” Pada titik ini cukup aman untuk kita simpulkan bahwa rasa bencinya terhadap Reva adalah faktor utama yang membuatnya dia bisa kembali di episode 5. Hal serupa juga pernah terjadi pada seorang Sith populer bernama Darth Maul. Di mana rasa bencinya terhadap Obi-Wan telah membuat Maul bisa kembali muncul di serial Star Wars: The Clone Wars. Padahal sangat jelas bagaimana dia terjatuh setelah Obi-Wan mengalahkannya di film Star Wars: The Phantom Menace.

Dengan dua contoh ini cukup jelas bahwa rasa benci yang sangat dalam dapat membuat seseorang mendapatkan kehidupan kedua. Sama seperti Anakin yang pada akhirnya menjadi Darth Vader meskipun Obi-Wan telah meninggalkannya untuk mati di Planet Mustafar. Dan ketika rasa benci berhasil membuat mereka bertahan hidup, sisanya tergantung dari bantuan medis Galactic Empire. Di mana dalam kasus Grand Inquisitor, mungkin dia berhasil selamat karena dia telah menyiapkan bantuan medis canggih untuk tetap membuatnya bisa tetap bernafas meskipun Reva telah menusuknya.

BACA JUGA: Ada 3 Variant Thor di Love and Thunder?

Ditakdirkan Hidup Lebih Lama

Alasan lain mengapa Grand Inquisitor ‘tidak jadi mati’ adalah karena memang belum saatnya bagi dia untuk mati. Secara kronologis, sebenarnya kematian Grand Inquisitor terjadi di serial Star Wars Rebels, empat tahun setelah peristiwa di serial Obi-Wan Kenobi. Di Rebels, setelah terlibat banyak pertarungan dengan Kanan Jarrus dan padawannya yang bernama Erza Bridger, Grand Inquisitor akhirnya benar-benar mati di tangan Jedi Knight tersebut. Dengan takdir yang sudah jelas ini, sudah pasti bahwa Grand Inquisitor setidaknya tidak akan mati terlebih dahulu, baik oleh Reva maupun Obi-Wan.

Itulah pembahasan mengenai bagaimana Grand Inquisitor bisa hidup kembali di episode 5 Obi-Wan Kenobi. Selain karena rasa benci dan dendamnya pada Reva, takdir kematiannya di tangan Kanan adalah alasan mengapa dia tidak mati. Masih perlu kita lihat apa yang akan Grand Inquisitor lakukan di sisa episode Obi-Wan Kenobi selanjutnya. Apakah dia akan terlibat dalam pertarungan final atau tidak? Kita nantikan saja ya, Geeks. Episode terakhir Obi-Wan Kenobi akan tayang di saluran streaming Disney+ pada 22 Juni besok.