Absolute Justice merupakan doktrin yang dianut oleh para pasukan angkatan laut dalam cerita di seri One Piece. Keadilan absolut merupakan sebuah pemahaman di mana segala bentuk kejahatan atau mereka yang melanggar peraturan harus dihukum atau menerima ganjarannya, tidak peduli bagaimana pun situasi atau pun kondisinya. Hal inilah yang membuat angkatan laut banyak dibenci oleh orang-orang.

Fleet Admiral Sakazuki adalah salah satu contoh nyata dari sosok angkatan laut yang menganut pemahaman atau doktrin ini. Namun, pada kenyataanya, masih ada juga angkatan laut yang menggunakan moralnya dibandingkan mengikuti doktrik tersebut. Meskipun jumlahnya tidak banyak, namun mereka adalah orang yang “berlawanan” dengan mayoritas angkatan laut. Siapa saja mereka?

Monkey D. Garp

Monkey D. Garp merupakan salah satu karakter legendaris dalam seri One Piece. Dia adalah kakek dari Luffy dan juga ayah dari Dragon. Sosok Garp di angkatan laut memang sangat dihormati, mengingat dia memiliki julukan ‘pahlawan angkatan laut’ atas kemenangannya dalam pertarungan melawan bajak laut Rocks di God Valley.

Meskipun Garp sangat berpengaruh di angkatan laut, namun dia bukanlah sosok penganut doktrin keadilan absolut. Menurutnya, hal inilah yang membuat angkatan laut keluar dari karakter aslinya. Mereka menghalalkan segala cara dengan berlindung di balik doktrin tersebut. Karena hal ini juga Garp melatih berbagai angkatan laut muda agar bisa kembali menjadi sosok angkatan laut yang baik.

Kuzan

Kuzan merupakan mantan salah satu admiral angkatan laut, yang memutuskan untuk keluar dari angkatan laut karena dia tidak mau berada di bawa kekuasaan Sakazuki. Sebelumnya, Kuzan harus bertarung selama 10 hari penuh demi memperebutkan kepemimpinan di angkatan laut. Namun, dia kalah dan dia lebih memilih untuk tidak berada di angkatan laut.

Hal itu menjadi bukti bahwa Kuzan adalah sosok yang menentang doktrin keadilan absolut. Bahkan, jauh sebelumnya, saat peristiwa Ohara sosok Kuzan benar-benar dibuat tidak percaya dengan tindakan Sakazuki yang menghabisi seluruh penumpang kapal penduduk Ohara yang tidak bersalah. Bagaimana kemudian Kuzan membiarkan Nico Robin hidup juga menjadi bukti lain dari Kuzan yang menentang keadilan absolut.

X Drake

X Drake merupakan salah satu bajak laut yang menjadi bagian dari Worst Generation. Namun, faktanya adalah Drake juga ternyata masih menjadi bagian dari angkatan laut. Dia merupakan pemimpin dari organisasi rahasia angkatan laut SWORD, yang diketahui memiliki tugas untuk memata-matai aktivitas dari para Yonko, termasuk Kaido. Masih belum banyak informasi mengenai SWORD ini.

Mengingat bagaimana Drake percaya terhadap sosok Luffy dan juga apa yang dia lakukan selama ini, Drake kemungkinan bukanlah sosok angkatan laut yang menganut keadilan absolut. Jika dia memang menganut doktrin tersebut, Drake mungkin akan lebih memilih untuk menghabisi Luffy dan tidak mau untuk melakukan misi penyamaran – apalagi menyamar sebagai bajak laut.

Coby dan Helmeppo

Coby dan Helmeppo merupakan dua karakter yang muncul di awal serinya. Coby merupakan sosok anak kecil yang diselamatkan Luffy dari kapal bajak laut Alvida. Sedangkan Helmeppo merupakan anak dari sosok kapten Morgan, salah satu villain yang dihadapi oleh Luffy. Keduanya merupakan sosok yang dilatih oleh Garp untuk menjadi bajak laut yang baik.

Karena keduanya berada di bawah pengawasan Garp, rasanya masuk akal jika keduanya tidak menganut doktrin keadilan absolut. Bukti nyata dari hal ini adalah dalam pertempuran di Marineford, Coby rela menghentikan Sakazuki demi menghentikan pertempuran karena dia tahu banyak anggota lainnya yang terluka. Coby rela mengorbankan dirinya demi menolong yang lain. Beruntung Shanks datang tepat waktu.

Donquixote Rosinante

Rosinante merupakan adik dari Doflamingo, sosok kejam pemimpin dari wilayah Dressrosa dan juga kapten dari kelompok bajak laut Doflamingo. Rosinante sempat menjadi keluarga kaum naga langit, sebelum ayahnya memutuskan untuk keluar dari Mary Geoise. Dia pun kemudian bergabung dengan angkatan laut dan dilatih oleh Sengoku. Dan Rosinante juga merupakan perwira yang sangat hebat.

Sampai kemudian dia ditugaskan untuk memata-matai bajak laut kakaknya, dan sayangnya misi tersebut gagal karena Dofy mengetahui penyamaran sang adik. Akhirnya, Dofy membunuh Rosinante. Hubungan mendalam antara Law dan Rosinante memperlihatkan bagaimana Rosinante bukan bagian dari orang-orang yang menganut keadilan absolut. Bahkan, dia juga yang meyakinkan Law untuk mencari tahu fakta sebenarnya mengenai rahasia dunia, seperti arti dari D.

Sengoku

Sengoku merupakan mantan Fleet Admiral atau pemimpin di markas angkatan laut. Dia merupakan salah satu angkatan laut hebat selain Tsuru dan Garp. Sebenarnya, masih diragukan apakah Sengoku merupakan angkatan laut yang tidak menganut keadilan absolut. Sengoku dianggap menganut keadilan absolut, hanya saja levelnya tidak seekstrem Sakazuki.

Tetapi, melihat dari sikapnya selama ini, Sengoku pun sebenarnya memiliki pemikiran yang sama dengan Garp. Tanggung jawabnya sebagai pemimpin markas angkatan laut yang kemungkinan membuat Sengoku harus bertindak tegas. Setelah pertempuran puncak di Marineford, Sengoku memutuskan untuk berhenti. Dia tahu bahwa dia sudah tidak bisa lagi menerima tekanan dari para penguasa.

Keadilan absolut sebenarnya merupakan sebuah doktrin yang wajar diterapkan oleh pihak angkatan laut, mengingat mereka adalah organisasi yang melindungi orang-orang dari berbagai ancaman. Namun, bagaimana kemudian ada sebagian angkatan laut yang melakukan tindakan berlebihan dengan mengatasnamakan keadilan absolut yang akhirnya membuat doktrin ini dibenci orang banyak.