Selain dikenal karena sering menghadirkan cerita yang menarik dan membuat banyak orang penasaran, Eiichiro Oda juga memang dikenal sebagai salah satu mangaka yang jenius. Dia selalu bisa membawa para pembacanya untuk mengikuti alur yang sudah dia siapkan, membuat mereka percaya dengan situasi yang dihadirkan. Namun, di akhir ceritanya, Oda menghadirkan kejutan yang tidak terduga.

Itulah salah satu alasan mengapa One Piece menjadi menarik dan juga bagaimana Oda banyak dipuji oleh para fans. Namun, bukan hanya itu saja. Oda juga sering kali memasukan referensi yang mungkin tidak disadari oleh para fans. Contohnya adalah para Yonko dan juga nilai buruan mereka. Eiichiro Oda memberikan petunjuk tentang masing-masing Yonko melalui nilai buruan mereka masing-masing.

Yang pertama adalah nilai buruan dari keempat penguasa samudra tersebut rata-rata bernilai 4 miliar Belly. Dalam bahasa Jepang, empat bisa dibaca ‘Yon.’ Jadi, selain menunjukan jumlah penguasa samudra – yang mana ada empat orang – nilai buruan mereka juga berada di angka empat milliar. Shanks jadi Yonko dengan nilai paling rendah, dengan jumlah buruan 4.048.900.000.

Angka 4890 bisa dibaca ‘Shanks’ karena 4 dibaca ‘shi,’ kemudian 8 dibaca ‘ya,’ dan 9 dibaca ‘ku.’ Selanjutnya, nilai buruan Big Mom adalah 4.388.000.000 Belly. Dua angka terakhir, 88, bisa dibaca ‘haha’ (8 = ha) yang mana dalam bahasa Jepang ‘haha’ artinya adalah ibu atau mama. Untuk nilai buruan Kaido jumlahnya adalah 4.611.100.000.

Angka 110 dibaca ‘hyakuju’ yang mana dalam bahasa Jepang bisa diartikan juga sebagai hewan buas. Untuk Whitebeard nilai buruannya adalah 5.046.000.000 Belly. Angka 46 dalam nilai tersebut bisa dibaca ‘shiro’ (4 = shi, 6 = ro) yang dalam bahasa Jepang artinya adalah putih. Hal ini sesuai dengan namanya Whitebeard atau Shirohige.

Sedangkan untuk Gol D. Roger, meskipun dia bukan Yonko, namun Oda Sensei juga tetap memasukan detail angka yang menggambarkan sosoknya. Nilai buruan Roger sendiri adalah 5.564.800.000 Belly. Angka 6480 bisa dibaca sebagai ‘Roger’ (6 = ro, 4 = ji, 8 = ya). Ada sebuah fakta menarik muncul, di mana setelah kematian Whitebeard di Marineford, dan posisinya digantikan oleh Blackbeard, ada perubahan tren dari nilai buruan para Yonko.

Jika keempat penguasa samudera tersebut memiliki nilai rata-rata 4 miliar Belly, dengan Shanks yang paling rendah, maka nilai buruan Blackbeard hanya mencapai 2 miliar Belly saja.

Mengapa Nilai Buruan Para Yonko Begitu Besar?

Ketika seorang bajak laut mendapatkan perhatian dari angkatan laut terkait dengan apa yang mereka lakukan, maka pihak angkatan laut akan menawarkan sejumlah uang bagi siapa pun yang bisa menangkap atau membawa mereka ke pihak angkatan laut. Dalam poster buruan yang dirilis pun selalu terdapat tulisan “hidup atau mati.”

Memang yang membedakan masing-masing orang adalah nilai buruannya. Tetapi, biasanya, jika sang buruan berhasil diserahkan dalam keadaan hidup maka orang yang membawa buronan tersebut akan dibayar secara penuh. Lain halnya jika kemudian buronan tersebut dibawa dalam keadaan yang sudah tewas. Mereka yang membawa buronan tersebut diketahui hanya akan menerima 30 persen dari nilai buruan.

Hal tersebut dikarenakan para kriminal harus dieksekusi secara publik oleh pihak angkatan laut, bukan oleh pihak lain. Dengan menampilkan eksekusinya secara publik, maka hal itu akan meningkatkan rasa kepercayaan orang terhadap angkatan laut. Beberapa orang ada yang mengabdikan hidupnya sebagai pemburu bayaran, contohnya adalah Zoro.

Zoro dahulu sempat membentuk tim pemburu buronan, sebelum kemudian dia bergabung dengan Luffy. Dalam dunia One Piece, besaran jumlah nilai buruan ditentukan oleh seberapa besar ancaman atau seberapa besar kerusakan yang sudah dibuat oleh seseorang. Atau juga bahkan bisa saja ditentukan dengan seberapa penting sosok tersebut. Semakin besar nilai buruan, artinya semakin berbahaya dan sangat diincar sosok tersebut oleh Pemerintah Dunia.

Artinya dengan nilai buruan yang sangat besar tersebut, para Yonko ini adalah ancaman besar bagi Pemerintah Dunia. Bisa dibilang, level mereka sudah di atas bajak laut kebanyakan. Di sisi lain, selain memperhatikan seberapa berbahayanya seseorang melalui nilai buruan, hal tersebut juga bisa menunjukan kekuatan mereka. Artinya, semakin tinggi nilai buruan seorang bajak laut maka semakin kuat juga kemampuannya.