Akatsuki merupakan sebuah organisasi bentukan Nagato, Yahiko dan Konan, yang bertujuan untuk membawa perdamaian ke desa Amegakure. Namun akhirnya, Akatsuki berubah menjadi kelompok ninja kriminal, setelah Nagato gagal menyelamatkan Yahiko dari Danzo dan Hanzo. Nagato yang menjadi jahat lantas merekrut beberapa anggota baru yang memiliki masa lalu kelam.

Para anggota baru Akatsuki memiliki kekuatan luar biasa. Mereka terkenal sadis dan rela membunuh hanya demi kekuatan. Namun diantara 12 anggota Akatsuki, ada 5 anggotanya yang dianggap paling kejam. Siapa saja? Simak di bawah ini Geeks!

Zetsu

Zetsu adalah anggota Akatsuki yang paling misterius. Selama menjadi bagian dari Akatsuki, Zetsu sering menjadi mata-mata karena ia bisa menyusup dan muncul dimanapun tanpa bisa terdeteksi pihak lawan. Secara fisik Zetsu memiliki tubuh yang unik karena memiliki dua warna berbeda yaitu hitam dan putih. Dia juga memiliki bentuk mata berbeda dari makhluk lain.

Zetsu sebenarnya adalah anak buah Kaguya yang paling setia. Dia mengubah isi tulisan batu milik klan Uchiha dan menipu mereka agar membangkitkan pohon chakra demi membangunkan Kaguya. Apa yang dilakukan Zetsu tersebut bahkan hampir membuat umat manusia musnah. Beruntungnya Naruto dan kawan-kawan berhasil mengalahkan Kaguya di ending Perang Dunia Ninja Keempat.

Kisame

Kisame merupakan mantan pendekar pedang yang berasal dari desa Kirigakure. Masa lalu Kisame tragis, mirip seperti Zabuza yang harus membunuh semua teman-temannya agar lulus di akademi ninja. Kisame sepertinya berasal dari klan yang unik karena dia memiliki bentuk tubuh berbeda dari manusia kebanyakan.

Dia adalah pengguna pedang legenda dari Kirigakure bernama Samehada. Sebuah pedang yang bisa hidup layaknya hewan dengan cara memakan chakra penggunanya. Hingga akhir hayatnya, Kisame senang membunuh orang-orang yang ia temui, meski itu adalah anak-anak. Dia tidak pernah pilih kasih pada korbannya dan sangat menyukai pertarungan.

Sasori

Sasori merupakan ninja kriminal yang lahir di Sunagakure. Dia adalah cucu kandung mendiang Nenek Chiyo dan menjadi salah satu ninja pengembang teknik Kugutsu, yang sekarang menjadi ciri khas desa Suna. Masa lalu yang kelam membuat Sasori menjadi sosok sadis yang tega membunuh siapapun demi ambisinya.

Bagi Sasori, manusia tidak lebih dari sebuah alat layaknya boneka Kugutsu yang sering dia gunakan. Sehingga sepanjang hidup dia sering menggunakan orang lain sebagai tumbal demi rencananya. Dia bahkan tega menggunakan mayat Kazekage 3 hanya agar memiliki Kugutsu terkuat. Kesadisan Sasori membuatnya mendapat julukan “Si Pasir Merah”.

Hidan

Hidan adalah penganut aliran sesat bernama Jasin. Dia menyembah dewa yang memperbolehkan umatnya membunuh siapapun yang menentang ajaran Jasin. Sebagai gantinya, umat Jasin mendapat kekebalan tubuh seperti yang dimiliki Hidan. Meski dia telah hancur berkeping-keping, Hidan masih bisa hidup. Padahal secara fisik dia masih terlihat seperti manusia pada umumnya.

Hidan sangat suka membunuh orang. Dia bisa sangat bahagia jika ritualnya bisa membunuh lawannya. Dia juga menyukai darah dan sangat menyukai pertarungan yang sadis. Karena Hidan tidak bisa mati, akhirnya Shikamaru menggunakan strategi yang sangat rapi agar Hidan bisa dikubur hidup-hidup dengan kondisi tubuh hancur.

Kakuzu

Kakuzu adalah anggota Akatsuki paling tua. Dia merupakan ninja yang masih hidup sejak era Hokage 2. Kakuzu tidak menua dan masih memiliki jutsu yang hebat. Karena memiliki empat jantung, wajar jika pada akhirnya ia dapat hidup abadi. Setiap jantung dilindungi semacam makhluk aneh yang bisa menggunakan kekuatan elemen.

Jika salah satu jantungnya hancur karena pertarungan, Kakuzu bisa mengambil jantung baru milik lawannya. Teknik tersebut sering Kakuzu gunakan, dan itu berarti dia telah membunuh banyak orang agar berumur panjang. Kakuzu juga terkenal sebagai ninja yang sangat suka uang. Dia akan melakukan apa saja demi uang, termasuk menjual organ tubuh korbannya secara diam-diam di pasar gelap.

Avatar
seorang manusia yang kebetulan tinggal di Malang dan lulusan salah satu kampus di sana pula. Lahir di Lumajang dan anak pertama dari dua bersaudara. Meski menyukai banyak hal, terkadang ada juga yang tidak disukainya juga sebab itu adalah sifat alami manusianya. Salam kenal untuk para Pembaca dan selamat menikmati sajian tulisannya.