Kemunculan kelompok teroris Akatsuki dalam seri manga Naruto karya masashi Kishimoto memberikan warna lain bagi cerita di serinya. Meskipun Akatsuki sudah hancur, organisasi ini tetap menjadi sesuatu yang ikonik dari franchise Naruto. Bahkan, bisa dibilang Akatsuki adalah salah satu kelompok atau organisasi yang populer di industri manga dan anime.

Masing-masing anggota Akatsuki begitu berbeda dan memorable. Meskipun mereka berada di satu kelompok atau organisasi yang sama, mereka memiliki tujuan dan mimpi yang berbeda. Masing-masing anggota hidup dengan keyakinan moral dan kepercayaan prinsip mereka sendiri. Namun, misi mereka tetap satu yaitu menangkap seluruh Bijuu. Terlepas dari mereka adalah kelompok berbahaya, pada kenyataanya mereka menghadirkan beberapa hal yang memang terbukti benar.

Kepercayaan Konan Terhadap Naruto

Setelah Nagato mengorbankan dirinya untuk menghidupkan kembali para penduduk Konoha yang menjadi korban, Konan kemudian memutuskan untuk pergi dan keluar dari Akatsuki. Konan kemudian mempercayakan mimpi tentang perdamaian dunia yang dia miliki bersama Nagato dan Yahiko kepada Naruto. Konan memutuskan untuk percaya terhadap Naruto, bahwa dia bisa membawa perdamaian tersebut.

Konan pun kemudian bertemu dengan Obito. Konan meyakinkan bahwa keputusannya tersebut sudah bulat, dan pilihannya adalah pilihan yang tepat. Apa yang diyakini oleh Naruto pada kenyataanya berhasil meyakinkan Konan, dan menghancurkan apa yang sebelumnya dipercayai oleh Obito. Dan kepercayaan Konan terhadap Naruto sendiri kemudian terbukti, di mana Naruto memang mampu membawa kedamaian bagi seluruh dunia.

Kisame Benar Tentang Bahaya Berbohong

Saat Kisame masih mengabdi kepada Fuguki yang merupakan salah satu dari tujuh shinobi pedang terhebat desa Kabut, dia mendapatkan tugas untuk melindungi sebuah tim ninja dari desa kabut. Di tengah perjalanan, mereka kemudian diserang oleh desa Konoha. Kisame sendiri menghabisi seluruh pasukan desa Konoha tersebut demi mencegah kebocoran intelijen.

Namun, Kisame harus kecewa dengan fakta bahwa ternyata Fuguki memang sengaja mengirim Kisame dan timnya karena dia ingin adanya sebuah kebocoran intel. Kisame kemudian menghabisi Fuguki dan pergi meninggalkan desa kabut yang sudah membohonginya. Kisame sangat membenci adanya kebohongan, apalagi kebohongan tersebut dianggap sesuatu yang wajar. Menurutnya kebohongan akan memicu lebih banyak tipu daya dan rasa tidak percaya.

Rasa Sakit Bisa Membuat Orang Semakin Kuat

Manusia bisa tumbuh semakin kuat setelah mereka berhasil melewati rintangan dan berbagai cobaan. Berhasil melaju dari sebuah situasi yang sulit akan membuat seseorang menjadi semakin kuat secara mental. Kemampuan untuk bisa melampaui sebuah tragedi, membuat seseorang bisa lebih mudah untuk beradaptasi dan belajar dari sebuah situasi yang tidak menguntungkan.

Nagato sendiri menjadi contoh dari hal ini, di mana dia menjadi kuat dari rasa sakit tersebut. Nagato selalu meyakini bahwa memahami tentang rasa sakit dan bertahan dari rasa sakit tersebut akan membuat seseorang menjadi besar dan kuat. Pengalaman pahit yang dialami oleh Nagato, memang membuatnya berhasil menjadi salah satu karakter terkuat di serinya.

Perdamaian Dunia Sulit Dicapai

Perdamaian dunia di atas kertas menjadi sesuatu hal yang mustahil untuk diwujudkan. Dalam dunia ninja, hal itu bahkan menjadi sesuatu yang tidak nyata. Sepanjang sejarah dunia shinobi, selama generasi ke generasi, semua ninja saling berperang satu sama lain. Masing-masing desa ninja berusaha untuk saling serang dan saling menghancurkan. Hampir tidak mungkin muncul kata damai.

Sudah menjadi takdir seorang ninja atau shinobi untuk bisa melakukan tindakan kekerasan, karena tanpa adanya hal tersebut maka peran mereka menjadi sia-sia. Namun, setelah semua hal yang terjadi dan semuanya sudah dikorbankan, akhirnya Naruto berhasil mewujudkan mimpinya. Bukan hanya dia berhasil menjadi Hokage, tetapi juga dia berhasil membawa perdamaian dunia. Sayangnya, dalam seri Boruto diperlihatkan bahwa perdamaian itu tidak berlangsung lama.

Perang Selalu Membawa Petaka

Perang akan selalu membawa tragedi dan petaka. Akan selalu ada korban yang berjatuhan akibat perang, bahkan mereka yang tidak bersalah. Peperangan juga bahkan menimbulkan permusuhan baru. Perselisihan antara klan Senju dan Uchiha sendiri terjadi karena perang. Nagato melihat sendiri orang tuanya tewas terbunuh akibat perang, padahal mereka hanyalah masyarakat biasa.

Nagato pun kemudian bertemu dengan sesama lainnya yang memiliki nasib yang sama yaitu Konan dan Yahiko, dalam perang besar ninja ketiga. Pengorbanan yang dilakukan Obito demi melindungi Rin pun terjadi dalam peperangan tersebut. Ketiga pemimpin Akatsuki – Madara, Obito, dan Nagato – kemudian melanjutkan rencana mereka karena peperangan sudah menghancurkan hidup mereka.