Franchise Dragon Ball merupakan salah satu franchise paling populer di seluruh dunia. Karya Akira Toriyama ini menghadirkan petualangan untuk mencari bola naga yang ajaib. Selain elemen petualangan dan pertarungan, ada juga nuansa mistikal di dalamnya. Contohnya adalah sosok naga raksasa yang akan muncul ketika seseorang berhasil mengumpulkan semua bola naga.

Dengan adanya sosok naga ajaib tersebut, permintaan apa pun bisa diwujudkan. Dan di sepanjang franchisenya, kita sudah melihat ada banyak sekali permintaan yang diajukan kepada sang naga. Mulai dari yang konyol sampai yang serius. Namun, para fans sendiri penasaran terhadap sosok Goku dan Vegeta. Mereka merupakan karakter yang sering berhasil mengumpulkan seluruh bola naga.

Sering kali permintaan yang diajukan Goku adalah membangkitkan kembali teman-temannya, seperti Krillin atau Yamcha. Hal ini memunculkan pertanyaan di kalangan fans, mengapa mereka tidak pernah memohon agar ras Saiyan bisa bangkit kembali setelah sebelumnya mereka dihancurkan oleh Frieza. Hal ini pernah dicontohkan oleh Shenron pasca pertarungan melawan Majin Buu.

Pada saat itu, kondisi bumi benar-benar hancur pasca pertarungan. Berkat permintaan dari bola naga tersebut, Shenron mampu mengembalikan dan membangkitkan kembali mereka yang sudah tewas. Lalu, mengapa kemudian Vegeta dan Goku tidak memiliki keinginan untuk membangkitkan kembali ras mereka? Jawabannya sendiri ada di seri Dragon Ball Z.

ADVERTISING
amp-fx-flying-carpet height="300px">
ADVERTISING

Tiba di bumi saat dia masih bayi dan kehilangan program mental Saiyan yang ada di dalam tubuhnya, Goku tidak pernah mengetahui dan mengenal kebudayaan dan masa lalu dari bangsanya, Saiyan. Goku awalnya menyangkan bahwa dia memang manusia bumi biasa. Sampai kemudian asal-usul Goku sebagai seorang Saiyan terungkap ketika kakaknya, Raditz, yang sempat menghilang kembali muncul.

Dia berencana menghancurkan bumi, dan dalam pertarungan inilah untuk pertama kalinya kita melihat kematian dari Goku. Meski pun Goku tidak mengenal tentang kebudayaan Saiyan, Goku masih memiliki rasa bangga dalam dirinya, terutama ketika dia harus berhadapan dengan Frieza. Namun, Goku sendiri kemudian sempat mengatakan kepada Vegeta bahwa mereka mungkin bisa menyampingkan rivalitas mereka dan membangun ras baru.

Caranya adalah dengan mengkombinasikan kekuatan dahsyat dalam ras Saiyan dengan manusia, melalui anak-anak mereka. Hal inilah yang kemudian kemudian membuat Vegeta pada akhirnya mau menggunakan Pottara Earrings untuk menyatu dengan Goku dan menjadi Vegito, untuk menghadapi Majin Buu. Vegeta pun sepertinya memiliki kesamaan dengan Goku mengenai hal ini.

Sang pangeran Saiyan tersebut tidak pernah memiliki ketertarikan untuk membangkitkan kembali bangsanya. Vegeta bahkan pada awalnya mencari bola naga untuk dirinya sendiri dan bukan digunakan untuk “membantu” orang lain. Rasa ketidak pedulian dari Vegeta untuk membangkitkan kembali ras Saiyan diperlihatkan secara jelas ketika dia pertama kali mengetahui bahwa planet dan rasnya dihabisi oleh Frieza ketika dia masih kecil.

Vegeta pun kemudian berada di bawah kendali Frieza untuk melanjutkan misinya menaklukan seluruh alam raya. Hal tersebut bisa jadi dikarenakan DNA dalam dirinya, yang mana memang seorang Saiyan sudah alamiah memiliki sifat bertarung yang besar. Mereka melihat kekalahan sebagai sebuah hal yang memalukan. Hal tersebut mungkin membuat Vegeta merasa bahwa mereka yang kalah dan tewas tidak pantas untuk dibandingkan kembali.

Jadi, pada intinya alasan mereka tidak membangkitkan kembali ras Saiyan dengan menggunakan bola naga adalah karena menurut keduanya hal itu dirasa tidak perlu. Mereka mungkin menganggap bahwa hal itu akan tetap menjadi sebuah kenangan dan sejarah. Di sisi lain, bukan tidak mungkin jika kemudian ras Saiyan kembali bangkit, maka akan ada kekacauan lainnya yang muncul di seluruh alam raya dengan sifat mereka yang senang bertarung. sehingga keputusan tersebut sangat tepat.