Deadline melaporkan bahwa proses syuting serial The Lord of the Rings telah kembali dimulai hari ini di Selandia Baru. Sebelumnya, serial yang disutradarai oleh J.A. Bayona ini menghentikan proses syutingnya pada pertengahan Maret lalu di tengah meningkatnya kasus COVID-19 di seluruh dunia. Namun sekarang, tim produksi telah mendapatkan ijin dari pemerintah Selandia Baru untuk melanjutkan produksinya.

Seperti yang pernah diberitakan, serial The Lord of the Rings akan menjadi serial dengan budget pembuatan terbesar sepanjang sejarah. Saking besarnya serial ini, mereka bahkan akan melakukan jeda selama 4 sampai 5 bulan setelah menyelesaikan syuting dari dua episode pertama. Jeda tersebut telah direncanakan sebelumnya mengingat akan datangnya musim dingin di Selandia Baru, yang tentunya membuat produksi serialnya harus dihentikan sampai musim dingin usai.

Selandia baru sendiri merupakan negara yang sering digunakan sebagai lokasi syuting dari berbagai film atau serial besar Hollywood. Selain The Lord of the Rings, film Avatar, Sweet Toth, dan The Greatest Beer Run Ever juga melakukan syuting di Selandia Baru. Sebanyak 206 pemain dan kru dikabarkan telah diizinkan masuk ke negara tersebut selama enam bulan lamanya.

Dalam serial The Lord of the Rings, J.D. Payne dan Patrick McKay akan menjadi showrunner dan produser eksekutif. Walau mereka belum menyelesaikan musim pertama dari serial The Lords of the Rings, tetapi mereka akan menggunakan jeda selama 4 sampai 5 bulan untuk menulis naskah musim kedua. Serialnya sendiri akan mengambil latar di Middle Earth, dan serialnya diproduksi oleh Amazon Studios. Meskipun banyak orang-orang di Middle-Earth punya umur yang panjang (seperti Gandalf yang udah berumur 2000 tahun), sepertinya serial ini tidak akan menghadirkan banyak wajah-wajah lama.