Film Birds of Prey (And the Fantabulous Emancipation of One Harley Quinn) sudah mulai tayang sejak 5 Februari kemarin di Indonesia. Meskipun sempat mendapatkan ulasan yang positif di awal penayangannya, namun hasil kurang memuaskan harus dihadapi oleh film ini. Banyak kritik yang muncul untuk film ini, terutama dari segi cerita filmnya juga pemilihan karakter, khususnya Cassandra Cain.

Namun, terlepas dari itu semua Margot Robbie sudah menyatakan siap untuk kembali muncul di film DC lainnya seperti Gotham City Sirens (yang mungkin akan kembali menghadirkan tim Birds of Prey). Memang masih belum ada informasi apapun mengenai rencana DC Film dan Warner Bros. terkait dengan film sekuelnya. Namun, jika WB berencana untuk membuat sekuelnya ada beberapa karakter yang bisa dipilih untuk tampil di Birds of Prey 2. Siapa saja?

Oracle

Meskipun filmnya memberikan banyak perubahan terhadap origin story dari tim Birds of Prey, dimana bukan Barbara Gordon yang menciptakan tim tersebut melainkan Harley Quinn, tapi WB tetap belum terlambat untuk memperkenalkan Oracle ke DCEU. Barbara Gordon dikenal sebagai Batgirl pertama, yang kemudian secara tragis dibuat lumpuh oleh Joker dalam cerita The Killing Joke.

Meskipun dia harus mengalami kelumpuhan, Barbara tidak menyerah. Dia kemudian menggunakan nama samaran Oracle, seorang hacker ahli yang kemudian menyedian berbagai informasi bagi para pahlawan yang ada di seluruh DC Universe. Dalam cerita orisinalnya pun Barbara merupakan orang yang membentuk tim Birds of Prey. Menghadirkan Oracle di sekuelnya bisa menjadi sebuah penghormatan bagi karakter tersebut.

Lady Blackhawk

Anggota orisinal Birds of Prey lainnya yang tidak muncul dalam film adalah Zinda Blake, alias Lady Blackhawk. Zinda merupakan pilot dari sebuah skuadron penerbang di era perang dunia II yang dikenal sebagai Blackwaks. Dengan pengalamnnya tersebut, Zinda dikenal sebagai ahli dalam bidang menerbangkan pesawat dan pertempuran. Dia juga memiliki pemahaman lainnya di bidang senjata dan teknologi, khususnya pesawat terbang.

Namun, ketika realita menyatu dalam cerita Zero Hour, Zinda terlempar ke era modern DC Universe. Dia kemudian direkrut oleh Oracle untuk bergabung dengan tim Birds of Prey, juga sebagai “pilot pribadi” mereka. Meskipun kisah tentang Zinda tentunya perlu sedikit dirubah, untuk penyesuaian cerita, tapi tidak ada salahnya menghadirkan Zinda di film Birds of Prey 2.

Chesire

Chesire merupakan karakter yang memiliki hubungan dengan dunia Green Arrow dan Arsenal. Chesire memiliki nama asli Jade Nguyen, lahir dari seorang ayah berwarga nergara Perancis dan ibu seorang Vietnam. Sayangnya, Jade dijual oleh orang tuanya untuk dijadikan budak yang membuat Jade mengalami trauma yang sangat berat. Setelah berhasil kabur, Jade kemudian berlatih untuk menjadi tentara bayaran paling mematikan di DC Universe.

Setelah membunuh masternya, dia kemudian diadopsi dan dilatih oleh seorang pejuang kemerdaan Tiongkok bernama Weng Chan. Dia juga melatih Jade berbagai taktik gerilya. Jade kemudian berlatih berbagai hal tentang racun bersama Kruen Musenda, seorang pembunuh terkenal asal Afrika yang dikenal sebagai “Spitting Cobra.” Karena keahliannya, Black Canary pernah mengakui bahwa dia merupakan pembunuh nomor dua paling mematikan di dunia. Jika dia muncul di film sekuel, dia bisa menjadi musuh yang menarik bagi tim Birds of Prey.

BERSAMBUNG KE HALAMAN 2