Franchise Mortal Kombat ternyata tidak hanya membuat satu buah film saja, melainkan dua. Proyek film pertama adalah reboot film Mortal Kombat dari era 1990an yang dibintangi oleh aktor laga asal Indonesia, Iko Uwais. Dan proyek kedua adalah film animasi Mortal Kombat Legends: Scorpion’s Revenge, yang saat ini masih dalam proses produksi.

The Hollywood Reporter mengabarkan bahwa film tersebut diproduksi oleh Warner Bros. dan diperkirakan akan dirilis pada akhir Juni mendatang. Beberapa nama beken dilibatkan untuk mengisi suara di film ini, seperti Patrick Seitz yang akan mengisi suara Scorpion. Bintang lainnya adalah JoelMcHale, Jennifer Carpenter, Jordan Rodriguez, Steve Blum, dan David B. Mitchell.

Meskipun filmnya berupa animasi, tapi adegan kekerasan yang menajadi ciri khas Mortal Kombat tetap akan ditampilkan. Ed Boon, yang merupakan sutradara dari game Mortal Kombat 11 dan juga co-creator dari seriesnya, mengkonfirmasi melalui akun Twitternya bahwa film animasi ini akan memiliki rating Restricted atau rating khusus dewasa. Hal ini tentunya sudah tidak aneh, tapi kabar ini pun berusaha meyakinkan para fans jika filmnya akan sesuai dengan ekspektasi mereka.

Dalam cuitannya, Boon menyamakan ketiga film yang berbeda dengan film animasi Mortal Kombat ini. Dia pun mengunggah sebuah gambar berupa logo filmnya dengan lambang ‘R’ di dalamnya. Meskipun film Mortal Kombat memang seharusnya memiliki rating R, tapi sejarah membuktikan jika film Mortal Kombat pernah memiliki rating dibawah itu. Contohnya pada film orisinal Mortal Kombat pada 1995 dan sekuelnya, yang memiliki rating PG-13 sehingga membuat banyak fans kecewa.

Film reboot Mortal Kombat yang saat ini masih dikerjakan pun sepertinya akan memiliki rating yang sama dengan film ini, dan tentunya juga akan menghadirkan gerakan ciri khas Mortal Kombat yaitu fatalities. Apakah kedua film Mortal Kombat ini kemudian akan memuaskan hasrat para fans akan film Mortal Kombat yang “sesungguhnya”. Film reboot Mortal Kombat sendiri akan dirilis pada 15 Januari 2021 mendatang, yang mana mundur dari jadwal perilisan semula.

FOLLOW US