GREENSCENE.CO.ID – Salah satu film yang sempat dianggap remeh pada tahun 90-an adalah film yang digarap oleh sutradara Tony Scott dengan filmnya yang berjudul Enemy of the State. Film tersebut juga menjadi batu loncatan bagi Will Smith, karena setelah ia membintangi film tersebut, namanya semakin bersinar di dunia Hollywood. Enemy of the State menceritakan tentang korupsi pemerintah dan penyalahgunaan teknologi pengawasan. Berkat tangan dingin dari Scott, Smith, dan juga sang produser yaitu Jerry Bruckheimer, film tersebut berhasil sukses besar dan menghasilkan lebih dari 250 juta dolar di box office.

Tema dan ide yang digunakan dalam film tersebut rasanya lebih relevan di masa modern sekarang ini di mana penggunaan teknologi pengenal wajah dan berbagai teknologi yang mengawasi gerak-gerik kita temui dalam kehidupan sehari-hari. Sepertinya sekarang Hollywood sadar akan hal itu, karena kabarnya sekuel dari film Enemy of the State sedang disiapkan dan pihak studio kabarnya menginginkan agar Will Smith kembali.

Rencananya, Will Smith akan mengulangi perannya sebagai Robert Clayton Dean, setelah ia mengungkap konspirasi dari film pertama dan sekarang ia bekerja untuk pemerintah dan dikirim untuk melacak seorang pemuda yang dituduh melakukan cyber crime. Kabarnya, pria yang dituduh itu ternyata tak bersalah dan karakter yang diperankan oleh Will Smith harus membantunya untuk mencari siapa dalang dibalik semua itu.

Plot yang terungkap rasanya tak terlalu berbeda dengan film pertama dari Enemy of the State, dengan karakter Clayton Dean yang sepertinya akan menggantikan karakter yang sebelumnya diperankan Gene Hackman, apalagi mengingat kemajuan teknologi selama dua dekade terakhir telah berubah. Meskipun plot dari film keduanya mirip seperti film pertama, tetapi tentu filmnya akan lebih dimodernisasi dan akan memiliki beberapa twist menarik dari sisi cerita. Selain itu, pihak studio juga kabarnya tertarik untuk menggaet aktor Michael B. Jordan untuk memerankan salah satu karakter utama. Tentu saja proyek ini masih dalam tahap pengembangan awal, dan harus terlebih dahulu menunggu konfirmasi dari pihak studio.