GREESCENE.CO.ID – Dalam era perfilman saat ini, ide untuk menggabungkan dua buah film menjadi satu bukanlah sebuah ide yang baru. Konsep crossover ini sudah ada sejak lama di industri film Hollywood, contohnya adalah Alien vs Predator dan Freddy vs Jason. Namun, dalam waktu beberapa tahun belakangan crossover sudah menjadi sesuatu yang umum. Contohnya adalah berbagai film di MCU.

Tapi, tidak semua ide atau konsep untuk melakukan crossover antara dua film sukses dieksekusi. Ada juga berbagai rencana dan konsep crossover film yang pada akhirnya gagal atau batal dilaksanakan, dengan alasan yang beragam, mulai dari kesinambungan cerita, dana, dan sebagainya. Berikut adalah berbagai berbagai crossover film yang hampir saja tewujud.

Fantastic Four, X-Men, Deadpool, dan Daredevil Dalam Satu Film

Sebelum Disney pada akhirnya mengakuisisi 20th Century Fox, dan sebelum mereka melakukan crossover di film Avengers, pihak rumah produksi Fox sudah terlebih dahulu memikirkan sebuah ide untuk mempertemukan berbagai karakter Marvel mereka. bukan hanya X-Men, melainkan juga Deadpool dan Daredevil yang memang masih bagian dari Fox.

Rencana tersebut muncul pada 2010 silam, dan konsep yang akan digunakan mirip dengan film Captain America: Civil War, dimana para superhero dipaksa untuk saling bertarung satu sama lainnya akibat sebuah aturan hukum. Sayangnya, sutradara yang mereka tunjuk untuk menggarap filmnya memutuskan mundur dan Fox kemudian melanjutkan fokus mereka ke film selanjutnya. Mungkin, bila Fox melakukannya terlebih dahulu, cerita tentang superhero di film mungkin akan berbeda.

G.I. Joe Bertemu Transformers

Sama-sama menjado produk mainan dan juga seri kartun populer, G.I. Joe dan Transformers menjadi sebuah memori masa kecil khususnya bagi anak laki-laki pada saat itu. Adaptasi film mereka pun kemudian sukses menelurkan sebuah franchise, dengan berbagai film yang kemudian menghasilkan keuntungan yang besar. Lalu, bagaimana jika keduanya kemudian muncul bersama-sama?

Menghadirkan kedua karakter dalam satu film memang terdengar gila, namun sebenarnya hal ini pernah terjadi di buku komiknya, dimana unit G.I. Joe dan Transformers  bertemu. Ide ini juga muncul ketika akan memproduksi film sekuel G.I. Joe, namun sayangnya ide ini tidak jadi dilaksanakan. Meskipun begitu, Paramount Pictures masih bisa mewujudkan ide ini dalam beberapa waktu kedepan.

Freddy vs Jason vs Ash

Diantara banyaknya film bergenre slasher pada 1980an, dua franchise populer diantaranya adalah A Nightmare on Elm Street dan Friday the 13th. Ide untuk menghadirkan kedua pembunuh mengerikan ini, tentunya menjadi sebuah ide yang menarik pada saat itu. Namun, butuh sekitar 20 tahun setelahnya agar bisa ide ini terlaksana. Hal tersebut dikarenakan masalah ongkos produksi yang besar, juga permasalahan lisensi atau permasalahan hukum.

Meskipun proyek filmnya kemudian terealisasikan dalam film Freddy vs Jason, dan bahkan filmnya sukses besar, sayangnya rencana pembuatan sekuel filmnya harus dibatalkan. Padahal, rencananya film sekuelnya akan menghadirkan karakter yang berasal dari film Evil Dead, yaitu Ash. Permasalahan ini, menurut Robert Englund (pemeran Freddy), diakibatkan tidak adanya titik temu antara Sam Raimi dan New Line Cinema untuk memutuskan siapa yang akan menang antara Freddy dan Ash.

Men In Black Bertemu Dengan 21 Jump Street

Menggabungkan dua film horror atau aksi mungkin lumrah terjadi di industri film, namun bagaimana dengan melakukan crossover dalam film dengan genre komedi? Hal ini nyaris saja terjadi ketika muncul sebuah ide untuk menggabungkan cerita 21 Jump Street dan Men In Black. Hal ini benar terjadi, dan idenya sendiri muncul sekitar tahun 2014 yang lalu.

Rencana ini bahkan sudah memiliki working title yaitu MIB 23, sayangnya hal ini tidak pernah terwujud.  Gagalnya dua film ini bertemu diakibatkan oleh tim kreatif yang tidak mampu menemukan cara untuk meleburkan cerita kedua film ini. Alasan lainnya adalah karena masalah negosiasi keuangan yang gagal.

Eddie Murphy Muncul di Film Star Trek

Eddie Murphy muncul di film fiksi ilmiah? Benar, hal ini hampir saja terjadi dalam film Star Trek IV: The Voyage Home. Pada saat itu, Eddie Murphy baru saja meraih kesuksesannya setelah dia membintangi sebuah film komedi yaitu Beverly Hills Cop. Tim produksi Star Trek kemudian mempertimbangkan untuk memasukan Murphy ke dalam filmnya dengan pertimbangan filmnya yang lebih memiliki tone yang ringan. Namun, Eddie Murphy sepertinya tidak senang dengan karakter atau peran yang disajikan kepadanya di film tersebut dan memutuskan untuk menolak tawarannya.

Leprechaun vs Candyman

Meskipun tahun 80an menjadi tahun besar bagi genre film Slasher, tahun 90an pun tidak kalah besarnya dengan berbagai film forror yang diproduksi pada saat itu. Contoh yang mewakili dua era tersebut adalah film Leprechaun dan Candyman. Ketika film Freddy vs Jason tayang di layar lebar, muncul ide lainnya untuk menggabungkan dua karakter film Slasher dalam satu film yaitu Leprechaun vs Candyman.

Meskipun detail plotnya tidak diketahui, aktor Candyman, Tony Todd, menolak ide filmnya yang kemudian semakin mempertegas bahkan filmnya tidak jadi dilaksanakan. Dalam sebuah wawancara kemudian Todd menjelaskan alasan penolakannya, karena dia tidak ingin karakternya ditampilkan dengan cara yang sama dengan film yang mencampurkan genre horror dan komedi.

Chucky vs Freddy Krueger

Ketika film Cult of Chucky dirilis, penulis filmnya yaitu Don Mancini, diundnag dalam sebuah acara podcast untuk berbicara banyak tentang berbagai film horror. Dalam acara podcast tersebut, dia menyebutkan tentang ide untuk membuat film crossover antara franchise Child’s Play dan An Nightmare on Elm Street, Chucky vs Freddy Krueger.

Filmnya sendiri berjudul Child’s Play on Elm Street, Mancini mencoba untuk melakukan elaborasi filmnya yang akan mempertemukan Chucky di  sebuah rumah Elm Street. Mancini kemudian melanjutkan, ketika keduanya akan bertarung masing-masing karakter tersebut akan mengungkapkan kekagumannya pada sosok musuhnya. Sayangnya, sampai saat ini tidak ada lagi kabar tentang perkembangan dari rencana film itu.

The Monster Squad vs Godzilla

Buat Geeks yang belum tahu, The Monster Squad merupakan sebuah film horor keluarga pada era 80an yang menghadirkan sekelompok anak-anak mencoba untuk mengalahkan versi klasik dari Universal Monsters. Sayangnya, film tersebut kurang mendapatkan sambutan yang baik dan tidak sesuai dengan ekspektasi.

Meskipun filmnya dianggap tidak suksess, rencana pembuatan sekuelnya sudah dibuat sejak lama. Diantara sekian banyak ide cerita yang muncul, salah satunya adalah para anak-anak tersebut harus menghadapi sosok Godzilla. Sayangnya, ide gila ini tidak pernah dikembangan dan akhirnya tidak digunakan. Saat ini, The Monster Squad dikabarkan sedang dikembangkan untuk dibuat dalam versi TV series.

Jay And Silent Bob Bertemu Pinhead

Karakter ikonik dari era 90an, Jay dan Silent Bob, sudah sering muncul di berbagai medium mulai dari buku komik, film, sampai video klip. Diantara sekian banyak situasi yang pernah mereka hadapi, salah satu yang terbaik adalah ide untuk mempertemukan mereka berdua dengan karakter ikonik dari film Hellraiser, yaitu Pinhead. Pinhead sendiri juga merupakan salah satu karakter ikonik dari era 90an.

Pemeran Silent Bob, Kevin Smith, sudah dihubungi oleh Harvey Weinstein setelah perilisan film Hay and Silent Bob Strike Back. Weinstein mengisyarakatkan bila dua karakter ini akan berkolaborasi dengan salah satu karakter horor yang dimiliki oleh perusahaan Weinstein, salah satunya adalah Pinhead. Filmnya sendiri akan menjadi sebuah film bergenre komedi horor versi modern, meskipun kemudian tidak ada perkembangan terbaru terkait proyeknya.

The Beatles Dalam Film The Lord of the Rings

Sebelum era Korean Wave seperti saat ini, di era 60an kita diterpa British Wave dengan berbagai band asal Inggris Raya yang populer di seluruh dunia. Salah satunya adalah The Beatles, yang dianggap sebagai salah satu pionir di bidang musk. Mereka juga membuat beberapa film tentang The Beatles, yang kemudian menginspirasi berbagai band untuk membuat video musik.

Sebuah ide baru kemudian diajukan kepada sang band legendaris tersebut, yaitu muncul di film Lord of the Rings. Stanley Kubrick pada awalnya yang akan menyutradarai film tersebut. Bahkan, peran untuk para personil The Beatles sudah dipersiapkan. Paul McCartney akan berperan sebagai Frodo, Ringo Starr sebagai Sam, John sebagai Gollum, dan George sebagai Gandalf. Sayangnya, Kubrick tidak tertarik dengan ide tersebut dan kemudian The Beatles kemudian membuat lagu Yellow Submarine.