Time Travel, telah menjadi fokus beberapa film seperti Back to the Future, Looper, dan Bill and Ted. Film – film tersebut menggunakan konsep time travel dengan cerita dan keunikannya masing – masing. Salah satu hal yang bisa membuat satu film bertema time travel berbeda dan unik dari film time travel lainnya adalah peraturan yang digunakan. Maksudnya peraturan disini adalah konsep dan aturan main time travel yang berlaku di dalam dunia film tersebut.

Peraturan time travel bisa bermacam – macam. Seperti contohnya: apakah masa depan bisa berubah dengan kembali ke masa lalu, atau masa depan tidak bisa berubah karena masa lalu dan masa depan saling berkaitan? Bisakah karena ke masa lalu orang tersebut menghapus keberadaannya sendiri sehingga menciptakan sebuah Paradox? Wow. Confusing. Tapi begitulah tema – tema yang diangkat dalam film – film seperti ini.

Film – film berikut ini memiliki peraturan – peraturan yang berbeda dari satu dengan yang lainnya.

Back to the Future

Back to the Future adalah seri film science fiction mengenai penjelajahan waktu yang disutradarai oleh Robert Zemeckis dan dibintangi oleh Michael J. Fox dan Christopher Lloyd. Film pertama ini mengenalkan pada kita tentang mesin penjelajah waktu dalam bentuk mobil sport unik bernama DeLorean. Disini kita akan diceritakan saat karakter utama bernama Marty melakukan penjelajahan waktu, lantaran ia kabur dari orang-orang yang menginginkan bahan bakar dari mobil tersebut yang dapat digunakan untuk menjelajahi waktu. Mulailah dari situ, Marty mencari Doc Brown (Christopher Lloyd) versi muda untuk membantunya kembali ke masa depan.

Metode Penjelajahan: Mobil DeLorean dan Flux Capacitor

Peraturan:

  • Dapat melakukan time travel ke waktu yang sangat spesifik, tetapi saat dilakukan, maka pengguna tak akan berpindah lokasi (misalnya jika time travel dilakukan di depan rumah, maka sang pengguna akan sampai di depan rumah juga tapi di masa yang berbeda)
  • Jika Flux Capacitor rusak, maka perlu energi listrik sebesar 1.21 gigawats.
  • Dilarang bertemu dengan diri sendiri dari masa yang berbeda.
  • Bila masa lalu dirubah, maka masa depan pun akan berubah.
  • Dapat melakukan time travel ke masa depan. Hanya saja jika melakukan time travel ke masa depan, maka sang pengguna tak perlu terlalu berhati-hati. Pasalnya masa depan masih belum terbentuk.

Bill & Ted’s Excellent Adventure

Bill and Ted’s Excellent Adventure disutradarai oleh Stephen Herek dan menceritakan tentang Bill (Alex Winter) dan Ted (Keanu Reeves) yang merupakan teman akrab di sekolah sekaligus teman satu band. Namun dalam suatu hari, mereka gagal dalam kelas sejarah, yang karena hal itu membuat Ted harus dikirim ke sekolah militer. Tiba – tiba mereka menerima bantuan dari Rufus (George Carlin), seorang penjelajah dari masa depan di mana band mereka adalah fondasi bagi masyarakat yang sempurna. Dengan menggunakan mesin waktu Rufus, Bill dan Ted melakukan perjalanan ke berbagai titik sejarah.

Metode Penjelajahan: Bilik Telepon dan Papan Tombol (Future Technology)

Peraturan:

  • Dapat melakukan time travel ke waktu manapun, dan ke lokasi manapun.
  • Apapun yang dirubah di masa lalu tak akan berdampak pada masa depan.
  • Dapat bertemu dengan diri sendiri di masa depan untuk melakukan sesuatu atau bekerja sama melakukan sesuatu.

Terminator Series

The Terminator disutradarai oleh James Cameron, yang menceritakan saat robot pembunuh dari masa depan (Terminator) harus menyelesaikan satu misi: membunuh Sarah Connor (Linda Hamilton) agar anaknya nanti yang bernama John Connor tak dilahirkan. John Connor di masa depan adalah seorang pemimpin yang berhasil menghancurkan seluruh robot jahat dan mengalahkan Cyberdine. Dengan bantuan Kyle Reese (Michael Bienh), Sarah Connor harus kabur atau mengalahkan Terminator.

Metode Penjelajahan: Time Displacement Equipment (TDE)

Peraturan:

  • Yang dapat melakukan time travel hanya benda – benda organik atau suatu hal yang dilapisi oleh benda organik.
  • Apapun yang terjadi di masa lalu, tak akan merubah masa depan, karena “waktu” di film Terminator hanya bisa dihambat, dan tidak bisa dirubah.

Lake House

The Lake House disutradarai oleh Alejandro Agresti dan dibintangi oleh aktor laga, Keanu Reeves yang berperan sebagai Alex dan Sandra Bullock sebagai Kate. Disini diceritakan tentang percintaan dari dua dimensi waktu. Kate berada pada tahun 2006 dan Alex berada pada tahun 2004. Dengan menggunakan kotak pos, mereka saling berkomunikasi dan menjelajahi kisah cinta mereka, sampai akhirnya mereka dapat bertemu secara nyata dalam dimensi waktu yang sama.

Metode Penjelajahan: Kotak Pos

Peraturan:

  • Tentu saja manusia tak bisa melakukan time travel pada film ini karena alat yang digunakan berupa kotak pos berukuran kecil. Jadi yang bisa dilakukan adalah mengirim benda apapun (yang muat) untuk dimasukkan ke dalam kotak pos yang barangnya akan diterima oleh seseorang yang membuka kotak posnya 2 tahun sebelumnya. Contohnya dimasukkan surat pada tahun 2019, maka orang pada tahun 2017 lah yang menerima.
  • Masa lalu bisa dirubah bila seorang di masa lalu tersebut diinformasikan mengenai suatu hal dari masa depan, tetapi anehnya hal ini tidak merubah masa depan.

Donnie Darko

Disutradarai oleh Richard Kelly, film ini berlangsung pada tahun eleksi diakhir 1980-an. Film ini menceritakan tentang seorang remaja bermasalah bernama Donnie (Jake Gyllenhal) yang diberi tahu oleh teman imajinasinya (kelinci berperawakan tinggi) yang mengatakan kepadanya bahwa dunia akan segera berakhir. Mencari jawaban itu, Donnie mempelajari tentang perjalanan waktu dalam upayanya untuk memutar balik waktu dan mencegah malapetaka yang tampaknya akan datang di dunia, tindakan yang menimbulkan hasil aneh dan mengubah hidupnya.

Metode Penjelajahan: Anomali pada konsep space-time continuum

Peraturan:

  • Berdasarkan penjelasan oleh para fans dan beberapa interview yang dilakukan, intinya pada film ini ada sebuah alternate timeline bernama Tangent Universe (TU) yang tercipta.
  • Ketika TU tercipta, muncul sebuah artefak. Artefak ini perlu dikembalikan melalui portal agar hal – hal yang berubah bisa kembali normal
  • Yang dapat mengembalikan artefak ini hanyalah seseorang yang terpilih sebagai “Living Receiver”.
  • Setelah artefak dikembalikan, semuanya akan normal tapi kemungkinan besar orang yang terpilih sebagai “Living Receiver” akan mati

BERSAMBUNG KE HALAMAN 2