Film Avengers: Endgame akan menjadi puncak cerita dari film-film yang sudah tayang di Marvel Cinematic Universe dalam satu dekade terakhir ini. Film tersebut juga akan sekaligus akan menjadi akhir dari cerita Avengers yang sudah kita kenal selama ini. Memiliki beberapa kelompok Avengers adalah satu hal yang dibutuhkan oleh MCU saat ini.

Hal ini diperlihatkan dalam cerita Avengers: No Road Home #10 dimana Avengers memiliki “cabang” lainnya, yaitu Avengers versi luar angkasa yang benama Avengers: World. Tim Avengers ini baru dibentuk dan tediri dari beberapa karakter baru dan juga lama. Siapa saja mereka?


Blue Marvel (Adam Brashear)


Adam adalah pahlawan dengan kejeniusan yang tinggi.  Dia memiliki gelar Ph.D. dalam bidang electrical engineering dan teori-teori fisika. Saat Adam sedang mengerjakan sebuah proyek bernama Perseus, yang berusaha untuk mencari cara mengendalikan anti-matter, sebuah ledakan besar membuat dirinya tidak lagi sama seperti Adam yang dulu.

Karena ledakan tersebut, Adam memiliki kekuatan manusia super, mampu menyerap matter/anti-matter (mengeluarkan sinar energi dari tangannya), kemampuan terbang, dan juga membuatnya menjadi super jenius.


Miss America (America Chavez)


America Chavez dibesarkan di Utopian Parallel, sebuah dimensi diluar waktu dan ruang. Ketika dunianya hancur, ibunya mengorbankan diri untuk menyalamatkan Utopia. America sendiri kemudian ingin menjadi seorang superhero dan karena keinginannya tersebut, dia kemudian menyebrangi dimensi lainnya dan membantu orang-orang yang sedang membutuhkan.

Miss America memiliki kekuatan manusia super dan juga kecepatan super, kemampuan untuk terbang, kebal terhadap berbagai serangan, dan yang menarik America bisa membuat sebuah portal bintang yang mampu membuat bepergian ke universe manapun yang dia inginkan.


Wasp (Nadia Pym)


Dalam cerita ini, Nadia merupakan anak dari Hank Pym dan istri pertamanya yaitu Maria Trovaya.  Saat mereka sedang berbulan madu, Trovaya yang sedang mengandung anaknya diculik dan dibunuh. Nadia kemudian dibesarkan di Red Room, tempat yang sama dengan Balck Widow, untuk dilatih menjadi seorang agen rahasia yang handal dan tangguh. Setelah mengetahui siapa orang tuanya, Nadia kemudian mendapatkan Pym pacticles dari pasar gelap dan mulai mempelajarinya.

Nadia kemudian kabur dari Red Room dengan menggunakan kemampuan perubahan bentuk dari Pym pacticles. Setelah mengetahui ayahnya mengorbankan dirinya untuk menghentikan Ultron, Nadia memutuskan untuk menjadi Wasp yang baru demi menghormati ayahnya. Sama seperti yang kita lihat di filmnya, Wasp mampu merubah ukuran tubuhnya dan mampu mengeluarkan bio-electric blast dari tangannya. Nadia juga memiliki kecerdasan yang tinggi dan ahli dalam bela diri.


Lightning (Miguel Santos)


Sebelum menjadi bagian dari Avengers yang baru ini, Lightning merupakan seorang villain yang mendapatkan kekuatannya dari sebuah kelompok ekstrimis yang disebut Legion of Living Lightning. Dia juga pernah bergabung dengan beberapa tim yang terafiliasi dengan Avengers di masa lalu. Dalam bentuk aslinya, Lightning merupakan manusia dengan kekuatan electrical plasma.

Berkat kekuatanya itu, Miguel memiliki kemampuan untuk terbang, kebal terhadap serangan, elektrokinesis, manipulasi berbagai benda elektrik, manipulasi fisik, dan mampu memperlihatkan sosok astralnya.


Toni Ho


Ayah Toni meninggal saat dirinya menyelamatkan nyawa Tony Stark di Afghanistan. Dia sempat menyalahkan Stark karena tidak bisa berbuat lebih untuk menyelamatkan ayahnya. Karena itu, Toni kemudian bersumpah dirinya akan menjadi sosok yang lebih baik daripada Tony Stark. Toni juga merupakan salah satu karakter yang jenius, dengan mampu meraih tiga gelar doktornya di umur 20an. Toni memiliki kecerdasan dalam bidang engineering dan membangun sesuatu. Dia membangun armor tempurnya sendiri dan sempat juga menjadi Iron Patriot untuk beberapa waktu.


Gomi (Alphonsus Lefszycic)


Gomi adalah seorang korban dari uji coba ilmiah yang dilakukan oleh dua orang ilmuwan, yang dia idolakan sejak lama dan juga bekerja dengan mereka. Demi menciptakan Jean Grey versi mereka sendiri, dua ilmuwan tersebut menanamkan Gomi sebuah sebuah otak robot (cybernetics) dan berbagai kecerdasan buatan lainnya.

Namun, sayangnya uji coba terhadap Gomi tersebut gagal. Gomi justru menjadi “robot” yang hanya mampu memproduksi sebuah ledakan energi kinetik yang sangat dahsyat. Selain itu, kekuatan tersebut juga belum bisa dikendalikan sepenuhnya oleh Gomi dan para ilmuwan tersebut.


POD-2


POD sendiri merupakan singkatan dari Planetary Operational Defense System atau sistem operasi pertahanan planet. POD yang pertyama dikirim ke bumi sebagai sebuah mekanisme bertahan bagi bumi. Saat berada di bum, POD kemudian menyatu dengan seseorang bernama Aikku Jokinen. POD sendiri pernah manjadi bagian dari New Avengers, dimana kemudian Toni Ho mulai mempelajari POD.

Toni kemudian menemukan jika Aikku tidak bisa berpisah dengan POD tanpa membunuhnya. POD sempat diserang oleh the Maker (versi jahat Reed Richard) yang membuat POD rusak parah. Bahkan Aikku dan POD diperkirakan tidak bisa selamat. POD mengorbankan dirinya untuk menyelamatkan Aikku agar tetap bisa hidup. Beberapa bagian dari POD pertama coba kembali dibangun oleh Aikku dan menjadi POD-2.


Bill The Lobster


Selain melakukan uji coba kepada Gomi, ternyata dua ilmuwan yang sama juga melakukan uji coba terhadap dua ekor Lobster atau udang besar. Gomi sendiri menamai udang tersebut Bill dan Don. Uji coba cybernetics yang mereka lakukan terhadap lobster tersebut menghasilkan Don dan Bill memiliki kecerdasan dan kekuatan yang sama dengan manusia.

Selain kekuatan dan kecerdasan, uji coba tersebut membuat Bill dan Don bisa melakukan semacam proyeksi untuk menjalin komunikasi dengan manusia. Sayangnya, sebuah tragedi menimpa kedua lobster tersebut ketika Don terinjak dan tewas oleh Devil Dinosaur. Tapi, Bill selamat dari tragedi tersebut.