Kevin Feige Jelaskan Bagaimana Waktu Berjalan Di Quantum Realm

0
1383

Presiden MCU, Kevin Feige baru baru ini menjelaskan bagaimana waktu berjalan di salah satu alam misteri besar dalam Ant-Man & The Wasp, yaitu alam Quantum Realm. Tampaknya ini adalah salah satu tantangan paling sulit yang dihadapi Marvel ketika mereka memutuskan untuk membawa kembali dimensi misterius ini dalam sekuel Ant-Man ya geeks.

Para fans diperkenalkan ke Quantum Realm pada tahun 2015, yaitu dalam film Ant-Man, dengan Hank Pym yang menggambarkannya sebagai “tempat di mana semua konsep waktu dan ruang menjadi tidak relevan.” Ketika Marvel mengkonfirmasi cast Michelle Pfeiffer untuk berperan sebagai Janet van Dyne, itu secara tidak langsung menunjukkan bahwa Hank salah. Lagi pula, jika waktu tidak berlalu di alam Quantum, maka Janet tidak akan pernah tua sama sekali layaknya Captain America yang awet dalam es. Dalam pengalamannya, dia telah dibawa keluar dari alam Quantum sesaat setelah dia pertama kali masuk, dan dia akan kembali ke dunia yang tiba-tiba sangat berbeda dengan yang dia tinggalkan.

Dalam kenyataannya, tampaknya berlalunya waktu di alam Quantum sedikit lebih rumit dari yang diduga Hank. Berbicara kepada Slash Film, Feige menjelaskan bahwa alam Quantum dalam film Ant-Man mengisyaratkan ada “berbagai tingkatannya’’. Janet misalnya, meminta untuk diselamatkan dari “the Wastelands beyond the Void”. Itu sebenarnya adalah penjelasan mengapa pengalaman Scott Lang tentang alam Quantum dalam Ant-Man & The Wasp sangat berbeda dengan alam Quantum yang dia alami dalam film Ant-Man yang pertama. Nampaknya, alam Quantum adalah semacam rangkaian lingkaran konsentris, yang artinya semakin dalam Anda masuk ke alam Quantum, semakin hukum realitas seperti waktu dan gravitasi  berhenti berlaku. Nah dalam kasusnya, Janet belum masuk ke alam Quantum yang paling dalam.

Menurut Feige, sifat alam Quantum dan berlalunya waktu adalah sebuah dilema besar selama produksi. Akhirnya, Marvel menyimpulkan bahwa cerita itu sendiri membutuhkan berlalunya waktu. Seperti yang dijelaskan Feige:

“Pada akhirnya Anda ingin memiliki reuni emosional dengan Michael Douglas, reuni emosional dengan Evangeline Lily dan naluri pertama kami secara khusus sekarang adalah kembalinya Michelle Pfeiffer yang hilang dari alam Quantum di film pertama. Rasanya hal seperti itu harus dengan seseorang aktris yang usianya tepat, Sebagai lawan main Michael Douglas dan Evangeline Lilly dengan seseorang yang umurnya setara dengan Michael Douglas, dengan baegitu ceritanya akan berjalan dengan baik. Jika diluar Itu, ceritanya hanya akan tambah aneh.”

Marvel tidak suka dengan hal yang berbau “aneh” dari sebuah cerita, terbukti mereka ingin mengabadikan film ini dalam emosi batin manusia dan membawa perasaan penonton seperti nyata. Tidak salah jika Janet van Dyne telah berusia lanjut setelah keluar dari alam Quantum karena Marvel tetap memberlakukan waktu berjalan di alam Quantum yang dialami Janet. Mungkin saja dia menjelajahi bagian yang berbeda dari alam Quantum, dan mungkin memiliki petualangannya sendiri dengan Tardigrades dan Time Vorteks. Tapi pada akhirnya, Janet dapat kembali berada di tempat yang tepat untuk bersatu kembali dengan Hank Pym dan Hope Van Dyne.

Itulah sedikit penjelasan tentang berjalannya waktu di Quantum Realm serta hubungannya dengan Janet van Dyne geeks. Ant-Man & The Wasp sendiri sedang tayang di bioskop geeks, so, jangan kelewatan ya!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here