Ada banyak alasan mengapa sebuah film dilarang untuk tayang, di mana salah satunya adalah mengajarkan adegan kejahatan. Melakukan sensor dalam sebuah film memang sudah menjadi sebuah kewajiban apalagi jika film tersebut hendak tayang di luar negeri. Mayoritas film memang berhasil lolos dari sensor dan akhirnya tayang. Namun, ada juga yang kemudian dilarang dengan salah satu alasannya adalah mengajarkan adegan kejahatan. Berikut adalah beberapa contohnya.

15RoboCop 2

Komite sensor film Inggris, BBFC, harus menyensor cukup banyak adegan dalam film RoboCop 2 yang dianggap mengajarkan kejahatan. Total 34 detik adegan yang disensor oleh BbFC dari film tersebut saat perilisan filmnya versi VHS. Salah satu adegan yang dipotong dan dianggap mengajarkan kejahatan adalah ketika seorang penjahat menggunakan sebuah alat untuk membuka kunci pintu dan mencuri mobil.

Dalam dunia nyata, teknik tersebut memang diketahui sering digunakan oleh para pencuri mobil di mana tekniknya bernama “slim jim.” BBFC khawatir jika adegan tersebut akan meningkatkan angka pencurian mobil di seluruh Inggris raya, sehingga memutuskan untuk melarang adegan di film tersebut tayang. Namun, yang menarik adalah di filmnya sendiri kemudian diperkenalkan sebuah alat anti pencurian bernama MagnaVolt, yang akan menyetrum para pencuri hingga tewas.

Kembali
Irvan
Irvan adalah content writer yang berpengalaman lebih dari 5 tahun di bidang pop culture termasuk film, otaku stuff dan gaming. Di Greenscene, Irvan berfokus untuk coverage di topik seputar Otaku.