Siapa yang tidak mengenal game populer League of Legends. Game yang satu ini awalnya hadir sebagai game MOBA ciptaan Riot Game pada tahun 2009. Sampai sekarang gamenya masih banyak dimainkan oleh penggemar di seluruh dunia. Untuk memperluas jangkauannya, Riot kemudian menciptakan versi mobile-nya, yang saat ini sering dimainkan juga oleh anak-anak Indonesia. Selain game mobile, ternyata Riot Game juga, baru-baru ini memberikan “servis” ekstra dengan merilis serial animasinya di Netflix. Berjudul Arcane, berikut 5 alasan untuk menonton serial League of Legends ini!

Diadaptasi dari Game E-Sport Populer

Sebagai penggemar game MOBA League of Legends, tentu saja para penggemar sangat mengenal dunianya melalui arena di gamenya. Begitu juga para karakternya yang unik dan kuat dengan role-nya masing-masing. Untuk memperkenalkan dunia dan karakternya lebih dalam lagi, Riot Game menghadirkan serial animasi Arcane dengan para karakter dari gamenya yang sudah sangat terkenal, khususnya Jinx dan Vi. Dan bagi penggemar animasi aksi sci-fi, serial Arcane juga cukup ramah untuk disaksikan. Penonton tidak harus memainkan gamenya terlebih dahulu untuk menikmati serialnya, karena Riot membuat sebagian cerita di gamenya terkesan baru dan segar.

Animasi dan Desain Dunia yang Ciamik

Salah satu hal yang paling menonjol dari serial ini adalah gaya animasinya yang unik dan fluid. Terkesan semi realistis, tetapi tetap menghadirkan dunia dan efek yang detail sekaligus memukau. Dikerjakan oleh Fortiche Studios, gaya animasinya tidak terlalu “kartun” sehingga bisa dinikmati juga oleh orang dewasa, di mana hal tersebut sepertinya sengaja dilakukan karena penggemar gamenya sendiri lebih banyak dimainkan oleh orang dewasa. Siapa pun yang menonton serial Arcane, pasti akan kuat untuk menontonnya lebih lama, karena keindahan animasinya yang sangat nyaman di mata.

Plot Cerita yang Seru dan Epik

Riot Game sepertinya cukup serius dalam menggarap serial animasi Arcane ini. Hal tersebut dibuktikan dengan plot dan alur cerita yang seru dan terkadang mempermainkan emosi penontonnya. Ceritanya berfokus pada karakter Vi dan Jinx yang harus menerima kenyataan pahit di mana keluarganya semua tewas terbunuh akibat peperangan antara kota canggih Piltover dan Zaun. Sejak saat itu, serial Arcane lebih banyak mengekplorasi kisah persaudaraan antara Vi dan adiknya Jinx. Dari mulai episode pertamanya, serial Arcane ini berhasil menghipnotis penonton untuk masuk ke dalam ceritanya.

Pengisi Suara Bertabur Bintang

Bukan hanya ceritanya saja yang membuktikan keseriusan Riot Game terhadap serial Arcane. Dari para pengisi suaranya kita bisa tahu bahwa produksi serialnya cukup menelan biaya yang besar. Suara karakter Vi diisi oleh aktris sekaligus penyanyi Hailee Steinfeld, dia terkenal sebagai pengisi suara Gwen Stacy di film animasi Spider-Man: Into the Spider-Verse (2018). Selain pengalamannya mengisi suara, Steinfeld juga terkenal menyanyikan lagu berjudul “Starving”. Dia juga dipastikan akan berperan sebagai Kate Bishop di serial Marvel mendatang berjudul Hawkeye.

Sedangkan untuk karakter Jinx diisi oleh Ella Purnell yang sebelumnya terlibat di film Army of the Dead (2021) sebagai Kate Ward. Selain Steinfeld dan Purnell, serialnya juga diisi suara oleh Kevin Alejandro sebagai Jayce Talis, Katie Leung sebagai Caitlyn Kiramman, Molly Harris sebagai Young Caitlyn, Jason Spisak sebagai Silco, Toks Olagundoye sebagai Mel Medarda, JB Blanc sebagai Vander/Bolbok, dan Harry Lloyd sebagai Viktor.

Soundtrack yang Bikin “Eargasm”

Dan alasan terakhir mengapa kita wajib menonton serial Arcane adalah karena soundtracknya yang enak didengar. Tidak tanggung-tanggung, untuk opening-nya saja diisi oleh band terkenal Imagine Dragons yang menyanyikan lagu berjudul “Enemy”. Soundtrack untuk masing-masing episode juga diisi oleh band dan penyanyi, seperti Bea Miller, Curtis Harding & Jazmine Sullivan, Ramsey, Agnete Kjølsrud (Djerv), Bones UK, Woodkid, dan masih banyak lagi.

Itulah 5 alasan mengapa wajib menonton serial animasi League of Legends: Arcane. Serial ini dibagi menjadi tiga bagian dengan masing tiga episode berdurasi 40 menit. Act 1 telah dirilis pada tanggal 6 November 2021, dan Act 2 baru saja dirilis pada tanggal 13 November kemarin. Masih ada waktu bagi kalian yang belum menonton dua Act awal, Geeks, sebelum Act 3-nya dirilis di Netflix pada tanggal 20 November 2021.

An ordinary person and nobody. Just a multi-enthusiast.