Serial animasi What If…? episode 2 telah membuat penggemar terkejut dengan memperlihatkan Thanos versi baik. Sebagai gantinya, sekarang Taneleer Tivan alias Collector yang menjadi penjahat terbesarnya. Di episode 2 yang baru saja tayang kemarin, Collector terlihat lebih berotot dibanding versi live action-nya. Bahkan sekarang koleksinya jauh lebih besar, meliputi seluruh jenis ras di alam semesta dan juga senjata-senjata terkuat di alam semesta.

Menjelang akhir episode 2, T’Challa dibantu Yondu harus mengalahkan Collector agar bisa keluar dari Knowhere. Namun, Collector bukan musuh yang mudah dihadapi, bahkan oleh mereka berdua sekaligus, karena dia memiliki gudang senjata yang berisi senjata-senjata sakti yang dia kumpulkan. Kumpulan senjata yang dia miliki bukan lah senjata biasa, melainkan senjata ikonik yang digunakan oleh karakter Marvel terkenal lainnya, misalnya perisai milik Captain America. Bukan hanya perisai Captain America saja, masih banyak senjata lainnya yang tidak kalah hebat dan mengejutkan. Simak koleksinya berikut ini!

Tangan Kronan

Tidak jelas Kronan mana yang dimaksud Collector saat mengatakan bahwa dia mengambilnya dari jasad Kronan cerewet. Namun seperti yang kita tahu, ada satu Kronan cerewet di MCU yaitu Korg. Sebagai petarung Kronan, Korg diperkenalkan di film Thor: Ragnarok dan menjadi sahabat Thor sejak saat itu. Dia terkenal sering berbicara kocak dan apa adanya. Berdasarkan hal tersebut, mungkin Kronan yang dimaksud Collector adalah Korg, yang artinya Korg sudah mati di serial What If…? dan tangannya diambil oleh Collector.

Belati Malekith

Malekith melakukan debut di MCU dalam film Thor: The Dark World. Di film tersebut, dia menggunakan senjata belati yang cukup ikonik. Belati dark elf tersebut terlihat mempunyai bilah membengkok. Di episode 2 kemarin, Collector mengeluarkan gudang senjata pribadinya dan memilih belati Malekith untuk digunakan pertama kali. Belati Malekith ini ternyata berhasil menembus tangan Kronan yang dipakai oleh T’Challa, yang mengindikasikan bahwa bilahnya sangat tajam. Dan karena belati ini sekarang ada di gudang senjata Collector, berarti nasib Malekith sepertinya tidak terlalu beruntung.

Perisai Captain America

Penampakan paling jelas saat Collector membuka gudang senjatanya adalah perisai biru putih merah yang sering digunakan oleh Captain America. Sementara perisai ini tidak diceritakan dan tidak digunakan oleh Collector saat melawan Star-Lord T’Challa dan Yondu, cukup jelas bahwa perisai vibranium terkuat sekarang ada di tangan Collector. Mengingat perisainya bisa di produksi ulang, mungkin Captain America lebih beruntung dari Malekith dan Korg. Kita bisa berasumsi bahwa perisai ini dicuri saat Captain America tidak membawanya.

Mjolnir Thor

Berbeda dengan perisai Captain America yang bisa diproduksi ulang, palu Mjolnir Thor sangat unik dan hanya ada satu-satunya di MCU. Bahkan palu ini hanya bisa digunakan oleh orang-orang tertentu yang dinilai layak untuk menggunakannya. Di MCU sendiri hanya Thor, Captain America, dan Vision yang bisa mengangkatnya. Namun, jika melihat Mjolnir yang sekarang termasuk ke dalam koleksi Collector, bisa disimpulkan bahwa Thor sudah tidak menggunakan Mjolnir pada saat kejadian tersebut. Mungkin Collector menemukan cara untuk membawa Mjolnir ke Knowhere, tetapi bukan untuk dia gunakan melainkan hanya sebagai koleksi.

Helm Hela

Helm ini dipakai oleh Hela (Cate Blanchett) di Thor: Ragnarok. Helm tersebut membuat Hela dapat memanggil pedang dan menembakannya dalam berbagai ukuran. Collector menggunakan helm ini sebagai senjata andalannya saat melawan Star-Lord T’Challa, dia mengatakan bahwa yang sedang dia gunakan adalah Necrosword milik sang Dewi Kematian Asgardian. Di komik, Necrosword adalah symbiote senjata pertama yang diciptakan oleh Knull sang Dewa Symbiote. Menariknya, musuh di Thor: Love and Thunder yaitu Gorr, di komiknya menggunakan Necrosword untuk membunuh para dewa.

Gudang Senjata Collector

Saat Collector mengeluarkan gudang senjatanya, terlihat lebih banyak lagi senjata yang berada disamping perisai Captain America dan palu Mjolnir. Sementara senjata-senjata tersebut tidak digunakan dan disebutkan satu-persatu, cukup jelas bahwa senjata-senjata tersebut tidak kalah saktinya dari koleksi Collector yang lain, mengingat Collector sangat pemilih dalam mengoleksi sesuatu. Dia tidak akan mengoleksi senjata biasa yang berjumlah banyak, jadi bisa disimpulkan bahwa semua senjata di gudang senjatanya mempunyai keunikannya sendiri.

An ordinary person and nobody. Just a multi-enthusiast.