Siapa yang tidak kenal dengan cerita Naruto? Kepopuleran dari cerita Naruto sudah bukan lagi di wilayah Jepang saja. Negara-negara barat dan Eropa juga sekarang sudah mengenal cerita dari Masashi Kishimoto ini. Petualangan Naruto sendiri penuh dengan kerja keras dan latihan yang berat, sebelum kemudian dia mewujudkan mimpinya sebagai pemimpin Konoha atau sebagai Hokage.

Selain ceritanya yang menginspirasi, Naruto juga selalu menyelipkan pesan moral yang biasanya mengedepankan untuk tetap bersemangat dalam mencapai mimpinya. Tapi, tentunya tidak semua hal tentang Naruto adalah hal yang positif. Ada juga berbagai hal yang dianggap negatif oleh para fans dari seri ini, yang membuat Naruto bahkan dibenci. Apa saja? berikut pembahasannya.

Menerima Hukuman Orang Lain

Setiap fans Naruto pastinya sudah tahu bahwa Naruto selalu menganggap Sasuke sebagai saudaranya, bukan hanya teman baiknya. Bukan hal yang buruk memang, tapi terkadang hal itu membuat Naruto “gelap mata.” Dalam sebuah pertemuan lima Kage, situasi menjadi diluar kendali ketika Sasuke menyerang Raikage.

Akibat hal itu, Raikage harus kehilangan tangan kirinya dan membuat penduduk desa awan marah. Mengetahui hal ini, Naruto kemudian pergi menemui Karui dan mengaku bahwa dia “bertanggung jawab” atas penyerangan itu dan meminta Karui untuk menghajarnya demi menggantikan posisi Sasuke. Melihat apa yang dilakukan Sasuke, rasanya Naruto tidak perlu berbuat sampai sejauh itu.

Hampir Membunuh Jiraiya

Naruto dan Jiraiya sempat pergi dari desa Konoha selama beberapa waktu demi melatih Naruto berbagai macam jutsu. Contohnya adalah Rasengan. Di sisi lain, Sasuke juga bergabung dengan Orochimaru dan memulai latihannya untuk menjadi lebih kuat. Dan pada suatu hari, Jiraiya memiliki pemikiran untuk “bermain-main” dengan segel Kurama yang ada dalam diri Naruto.

Jiraiya sendiri meyakini bahwa hal itu adalah sebuah ide yang bagus, untuk meningkatkan kekuatan Naruto dan meningkatkan kemampuan chakranya. Tapi, nyatanya justru sebaliknya. Akibat hal ini Jiraiya hampir saja kehilangan nyawanya akibat Naruto yang berhasil mengalahkannya.

Mengabaikan Keluarganya

Naruto merupakan yatim piatu ketika dia masih bayi, semuanya berkat usaha Obito yang ingin menghancurkan Konoha dengan menggunakan bantuan dari Kurama. Akibat hal tersebut, Naruto dianggap sebagai monster oleh penduduk Konoha. Naruto diasingkan oleh semua penduduk, dan tidak ada yang mau membantunya atau menolongnya. Hidup Naruto benar-benar menyedihkan pada saat itu.

Baru setelah peristiwa penyerangan Pein, Naruto mulai mendapatkan rasa hormat dari para penduduk Konoha. Naruto tahu bagaimana hidup tanpa orang tua dan bagaimana sedihnya anak-anak tanpa kasih sayang orang tua. Ironisnya, Naruto justru melakukan hal itu kepada keluarganya. Bahkan, Boruto sendiri sering memprotes Naruto yang kurang begitu memperhatikan dirinya dan Himawari serta Hinata.

Mencuri Gulungan Rahasia

Pada saat awal cerita seriesnya, kita diperlihatkan sebuah fakta yang cukup membuat orang-orang terkejut, yaitu Naruto mencuri sebuah gulungan rahasia atas perintah Mizuki. Sudah jelas bahwa Mizuki menipu Naruto, memanipulasinya agar Naruto melakukan apa yang dia mau. Naruto mencuri gulungan itu tanpa memikirkan akibatnya.

Untung saja Iruka berhasil menemukan Naruto pada saat itu di hutan. Jika saja Iruka tidak datang pada waktu yang tepat saat itu, kemungkinan Naruto tidak akan hidup sampai saat ini. Karena, pada saat itu kemampuan Naruto masih sangat lemah, dia tidak tahu jutsu apapun untuk bertarung, selain Sexy Jutsu yang dia gunakan untuk bercanda.

Menyebut Obito Sebagai Pahlawan

Menjadi sosok yang baik hati memang merupakan keharusan. Tapi, tentunya kita harus tahu tentang batasan itu. Obito merupakan sosok yang memulai perang yang mengakibatkan kematian ribuan nyawa. Hal itu membuat kita normalnya berpikir bahwa Obito adalah pembunuh, kejam, dan merupakan sosok yang mengerikan. Dia bahkan menjadi penyebab kematian orang tua Naruto, Kushina dan Minato. Naruto memanglah orang yang sangat baik, dan dia juga sering memaafkan kesalahan orang lain, tapi menyebut Obito sebagai pahlawan? Rasanya ada yang salah dalam hidup Naruto.