Meskipun sutradara Wonder Woman 1984 yaitu Patty Jenkins merasa bahwa ia sangat bersemangat untuk menceritakan kembali kisah Diana, tetapi film ketiga Wonder Woman akan menjadi film terakhirnya dalam franchise Wonder Woman. Karena akan menjadi film terakhirnya, berarti Jenkins harus berpikir ekstra, dan ia harus lebih berhati-hati dalam membuatnya.

“Wonder Woman 1984 memberi saya kesempatan untuk melakukan banyak hal yang saya tidak dapat tampilkan dalam film pertama. Saya sangat senang menceritakan kisah asal-usul Wonder Woman. Ini menjadi dilema yang menarik. Film Wonder Woman berikutnya mungkin adalah film Wonder Woman terakhir bagi saya, jadi saya harus menampilkan semua yang saya ingin tampilkan di sana. Kami harus berpikir dengan hati-hati.” Ungkap Jenkins.

Jenkins sediri dinilai sukses menyutradarai film Wonder Woman pertama. Film itu berhasil mendapatkan keuntungan 822 juta dollar di seluruh dunia, dan menjadikannya sebagai film superhero wanita terlaris sepanjang masa. Sekuelnya yaitu Wonder Woman 1984 pada awalnya dijadwalkan untuk rilis pada tanggal 13 Desember 2019, sebelum Warner Bros menundanya hingga 5 juni 2020. Namun karena pademi Corona, film Wonder Woman 1984 kembali harus diundur hingga bulan Oktober mendatang.

Para penggemar film Wonder Woman di DCEU mungkin harus menunggu sedikit lebih lama untuk melihat film ketiga Wonder Woman dan spinoff Wonder Woman yang akan menceritakan tentang bangsa Amazon, karena Patty Jenkins untuk sementara menghentikan pengembangan pada dua film tersebut.

Jenkins mengungkapkan mengapa dia berhenti bekerja pada dua film tersebut dengan menyatakan bahwa dia ingin sepenuhnya memahami akibat dari pandemi virus Corona saat ini. Peristiwa yang terjadi juga dapat mengubah alur cerita Wonder Woman 3, bersama dengan film Amazon, yang telah menjadi bagian dari rencana Jenkins.

Avatar
Restu is a general trouble maker of Greenscene.co.id, he's operate on movie review and original content with some reporting job. He think that he is Tony Stark, with semi-bald head.