Jason Blum yang merupakan pemilik Blumhouse mengatakan bahwa dia siap mengambil alih tugas untuk menciptakan kembali Dark Universe setelah keberhasilan film The Invisible Man. Saat membahas tentang apakah Blum ingin menggarap Dark Universe, Blum mengatakan kepada Fandom, “Saya benar-benar akan menerima tugas itu, tetapi saya tidak berpikir itu akan terjadi karena studio (Universal Studio (pemilik dari Dark Universe)) telah mengembangkan banyak hal yang berbeda.”

Awalnya Dark Universe dibuat oleh Universal Studio untuk meniru keberhasilan Marvel Cinematic Universe. Dark Universe akan menjadi sebuah franchise yang berisikan monster-monster klasik yang hak ciptanya dimiliki oleh Universal, dari mulai Dracula hingga Frankenstein. Universal pernah memulai Dark Universe dengan film The Mummy garapan Alex Kurtzman pada tahun 2017. Namun setelah The Mummy gagal di box office, Dark Universe menjadi berantakan.

Selain Tom Cruise yang menjadi bintang di The Mummy, Dark Universe sebenarnya memiliki sederet bintang lain yang akan mereka hadirkan seperti Johhny Depp sebagai the Invisible Man, Javier Bardem sebagai Frankenstein, dan Angelina Jolie yang kemungkinan memainkan Bride of Frankenstein. Sementara itu Russell Crowe akan menjadi “penghubung” (layaknya Nick Fury di MCU) di Dark Universe di mana ia berperan sebagai Dr. Henry Jekyll / Mr. Edward Hyde.

Film The Invisible Man yang rilis awal tahun lalu memang telah memicu spekulasi tentang adanya Dark Universe baru, tetapi ternyata film tersebut berdiri sendiri. Universal pun sebenarnya telah menyiapkan film-film lain seperti reboot Frankenstein, Wolf Man, bahkan The Invisible Woman. Tetapi sepertinya semua film tersebut masing-masing akan berdiri sendiri dan tidak akan saling terhubung.