Sebuah cuplikan untuk Unreal Engine 5 telah ditampilkan dalam Summer Games Fest. Trailer tersebut memamerkan bagaimana kemampuan dari Unreal Engine 5 yang berjalan di PlayStation 5. Dalam trailer tersebut, kita dapat menyaksikan bagaimana keindahan grafik dari sebuah demo (bukan video game) yang diberi nama Lumen in the Land of Nanite, yang menyerupai game Tomb Raider.

Terlihat bagaimana karakter utama yang merupakan seorang petualang tengah menjelajahi sebuah gua dan reruntuhan kono. Grafik dalam demo tersebut terdiri dari segitiga-segitiga kecil yang dikombinasikan, bahkan disebutkan bahwa jumlahnya dapat menyentuh ratusan miliar segitiga. Kominasi segitiga tersebut memungkinkan tingkat detail yang belum pernah terlihat dalam sebuah game sebelumnya.

Mereka juga mengklaim bahwa detail yang dihadirkan juga dapat diimplementasikan ke sebuah tempat yang lebih luas, bukan hanya dalam sebuah tempat kecil saja. Walau teknologi ini terdengar kompleks, tapi mereka memastikan bahwa teknologi ini dapat mempersingkat waktu pengembangan suatu game. Tentu teknologi Unreal Engine 5 akan membawa para pemain mendapatkan visual yang lebih baik.

Teknologi SSD PlayStation 5 juga memungkinkan sebuah game untuk mengatasi keterbatasan memori dengan melakukan streaming aset secara real-time saat pemain menggerakan kamera. Di masa lalu, sebuah game harus menyimpan beberapa aset seperti physics objects dan karakter dalam memori, karena hard drive tidak dapat mengunload atau mereload aset-aset tersebut secara cukup cepat. Sekarang dengan PlayStation 5 yang dapat membiarkan SSD menangani streaming aset, ini memungkinkan desainer game untuk membuat lebih detail dari segi grafiknya.

Selain itu, PS5 akan memiliki fitur canggih Ray Tracing. Ray Tracing mampu mensimulasikan cara cahaya bergerak dan memantul dalam kehidupan nyata ke dunia game. Game yang memanfaatkan fitur ini akan membuat objek jauh lebih akurat, serta realisme yang lebih tinggi.