Menyambut perilisan Avengers: Endgame, Greenscene merilis serial artikel bertajuk Avengers: What If, yang merupakan bagian dari rubrik  Extended. Rubrik Extended adalah rubrik tematik yang membahas sisi lain dari suatu Film/Serial TV/Komik.

Captain America sudah menjadi karakter yang menjadi wajah untuk Marvel Comics selama berpuluh-puluh tahun lamanya. Begitu pula di MCU, meskipun Tony Stark menjadi karakter pionir, tetap saja Steve Rogers adalah karakter yang karismatik dan kepopulerannya tidak bisa terbantahkan.

Namun, sebelum kita mengenal Captain America bertarung dan berjuang bersama Tony Stark, Hawkeye, dan pahlawan Marvel lainnya di film Avengers, Captain America sempat mengalami sebuah kejadian yang tragis. Dalam pertarungnnya dengan Red Skull, pesawat yang dia kendarai harus mengalami kerusakan parah Karena terlalu berbahaya untuk mendarat di wilayah yang padat penduduk, Steve akhirnya memilih untuk menjatuhkan pesawat di wilayah bersalju.

Akibat dari hal tersebut, Steve akhirnya membeku selama 70 tahun lamanya. Sampai akhirnya ia ditemukan oleh Nick Fury dan kini bergabung dengan Avengers yang kita kenal. Namun pernahkah terlintas pertanyaan “bagaimana jika Steve tidak pernah membeku?”. Dari pertanyaan tersebut mari kita coba urutkan berbagai reaction chain yang terjadi jika Steve Rogers tidak pernah membeku dan menjalani hidupnya di masa lalu.

Karir Militer

Bisa dibilang Steve Rogers dan Captain America adalah hasil percobaan militer yang berhasil dan sempurna. Maka bisa jadi jika dirinya tidak “beku” selama 70 tahun, Office of Strategic Services atau OSS, akan dapat meneliti keberhasilan serum yang ada di tubuh Steve Rogers.

Hasil dari penelitian tersebut tentunya adalah serum yang lebih di sempurnakan, hingga mereka bisa mempreproduksi ulang serum tentara super yang lainnya. Dengan kata lain, akan terdapat banyak super soldier yang membuat hegemoni militer Amerika semakin tidak terbantahkan.

Selain itu, selama rentang waktu yang cukup karir militer Steve pastinya sudah berkembang. Jika awalnya ia hanyalah “Captain”, tapi dengan berbagai pengalaman dan kepemimpinannya, besar kemungkinan ia akan dengan mudah naik pangkat, bahkan untuk menjadi Jendral Angkatan Darat Amerika. Apalagi dirinya adalah sosok yang dicintai rakyat Amerika.

Namun, jika Steve tidak tertarik untuk melanjutkan karir militernya, ada opsi lain yang memiliki kemungkinan lebih besar akan dilakukan oleh Steve untuk melindungi Amerika dan dunia, khususnya untuk melawan organisasi Hydra.

Mendirikan S.H.I.E.L.D.

Di mulai dari tahun 40an, organisasi Hydra terus merajalela. Ancaman yang datang tentu bukan hanya dari Red Skull yang berhasil ia kalahkan. Masih akan ada ancaman-ancaman “extraordinary” lainnya yang mengganggu kedamaian dunia. Oleh karena itulah organisasi bernama SHIELD di bentuk oleh kekasih ( atau mungkin telah menjadi istri ) Steve Rogers, yaitu Margaret “Peggy” Carter, Chester Phillips, dan Howard Stark.

Jika Captain America tidak pernah membeku, tentunya ia akan turut terlibat dalam pembentukan organisasi ini. Bahkan mungkin, meskipun organisasi ini masih terbilang minor, efeknya akan jauh lebih kuat jika Steve Rogers bergabung sejak awal.

Disamping itu, bromance antara Steve dan Stark mungkin masih akan kita dapatkan. Bedanya, Stark yang di maksud adalah ayah dari Tony Stark, Howard Stark. Meskipun Howard bukanlah “Iron Man”, namun kejeniusannya akan sangat membantu organisasi ini secara keseluruhan.

Membentuk Avengers

Hal lain yang mungkin terjadi jika Captain America tidak pernah membeku adalah dibentuknya Avengers lebih awal. Pertempurannya dengan Red Skull yang terhitung sebagai supervillain tentu akan membawa dampak waspada bagi Steve Rogers.

Dengan dasar itu, dengan asumsi di tahun 60an Steve telah bertemu dengan Hank Pym dan Janet Van Dyne, Steve bisa saja membentuk sebuah tim pelindung, yang menjadi cikal bakal Avengers. Lalu siapa saja para anggota “Avengers” di zaman tersebut? Steve tentunya akan melibatkan Howard Stark, dengan kemungkinan ia menjadi peneliti khusus Avengers sekaligus menjadi pendana terbesar. Selain itu ia akan mengajak Peggy Carter, yang sebagai agen militer memiliki kemampuan di atas rata-rata.

Namun memang, seperti yang kita tahu, Howard dan Pym dikenal memiliki rivalitas yang sangat tinggi, hanya saja jika ada sosok Steve di dalam kelompok tersebut, pastinya akan ada sosok pemimpin yang bisa menyatukan mereka semua.

Pengaruh Terhadap MCU Masa Kini

Tentunya hal-hal di atas akan sangat berpengaruh pada MCU masa kini. Captain America di pastikan tidak lagi menjadi anggota Avengers, bahkan disangsikan masih hidup, karena jika kita ambil patokan waktu sejak film Iron Man pertama ( 2008 ), maka usia dari Steve adalah 90 tahun. Kalau pun ia masih hidup, rasanya ia tidak akan menjadi anggota aktif Avengers, mungkin lebih tepatnya lebih memilih menjadi petinggi SHIELD atau penasihat tim.

Namun disamping itu juga, kemungkinan hal ini akan berefek dengan kehidupan Tony Stark. Jika Steve masih hidup, bisa di pastikan ia akan menemukan Winter Soldier alias Bucky Barnes lebih dulu. Ia pastinya akan berusaha membuat Bucky sadar dari cuci otak yang dilakukan Hydra. Maka kemungkinan Bucky membunuh kedua orang tua Tony akan lebih kecil.

Selain itu, kita juga tidak akan mengenal sosok Falcon/Sam Wilson, karena dirinya direkrut langsung oleh Steve Rogers sedangkan di zaman tersebut, Steve sudah sangat tua dan mungkin sudah tiada.

Baca artikel lain seputar Avengers: What If, klik DISINI.