Bagi Geeks yang fans Dragon Ball Z, pastinya kalian gak asing lagi dengan nama & sosok Broly. Ya, diperkenalkan pertama kali di film anime berjudul Dragon Ball Z: Broly – The Legendary Super Saiyan (1993), sosok Saiyan super ini langsung membuat seluruh fans excited berat.

Bukan hanya dikarenakan penampilannya yang keren nan unik, faktor lain mengapa sosoknya juga begitu disukai adalah rasa ketidaksukaannya yang amat sangat terhadap karakter utama Saiyan di rana DBZ, Goku. Pokoknya benci banget deh. “Waduh kenapa tuh ya?”

Nah kalau mau tahu kenapanya, langsung saja simak ulasannya berikut ini.


Siapakah Broly?


Diciptakan oleh Takao Koyama yang kemudian dirapihkan kembali oleh kreator DBZ, Akira Toriyama, Broly adalah sosok Saiyan yang lahir di tahun yang sama seperti Goku. Inkubator kelahirannya bahkan bersebelahan dengan Goku.

Broly memiliki kekuatan 10.000 kali lebih kuat dari kebanyakan Saiyan elit dewasa (bahkan Goku). Dirinya kerap mengenakan headpiece yang kerap dikenakan di kepala atau lehernya yang mana, mampu mengendalikan pikiran Saiyan atau orang normal lain kebanyakan.

Saking kuatnya, kekuatan yang dimiliki Broly mampu menyelamatkan dirinya dan sang ayah, King Paragus ketika Frieza menghancurkan seluruh Planet Vegeta. Akibat kesuksesan kekuatannya yang menyelamatkan ia dan ayahnya ini, iapun lantas langsung dikenal sebagai Densetsu no Sūpā Saiya-jin atau Legendary Super Saiyan.

 


Bukan Karakter Canon DBZ


Walau sosok dan sejarah hidup Broly tersebut sudah sangat top semenjak 1993, sayangnya hingga tahun 2016-2017, sosoknya tidak pernah menjadi karakter canon (gak masuk kisah utama DBZ). Barulah di film Dragon Ball Super: Broly (2018), ia akhirnya resmi menjadi canon.

Akibat ini,  sosok dan kisah hidupnya pun dirubah kembali. Di kisah barunya ini, Broly dikisahkan sebagai sosok Saiyan yang memiliki kekuatan yang sangat abnormal. Dirinya dan ayahnya King Paragus, dibuang ke Planet Vampa oleh King Vegeta dikarenakan sang raja jealous abis dengan kekuatan besar yang dimiliki oleh Broly.

Setelah bertahun-tahun terasing di Vampa, akhirnya ia dan Paragus diselamatkan oleh dua tentara Frieza Force, Cheelai & Lemo. Keduanya lantas bersahabat akrab dengan Broly. Pasca keduanya selamat, Paragus justru malah menggunakan Broly sebagai “senjata” (karena saking kuatnya dia) untuk membalas dendam ke King Vegeta.

Namun semua rencana menjadi kacau ketika Frieza memprovokasi Broly untuk menjadi sosok Legendary Super Saiyan. Alhasil Broly pun menjadi sosok antagonis. Untunglah fusion Gogeta berhasil memukul mundur dirinya. Namun sebelum Gogeta benar-benar menewaskan dirinya, Cheelai & Lemo menggunakan Dragon Ball untuk menyelamatkan seklaigus membawa dirinya kembali ke Vampa.

HALAMAN 2: ALASAN BENCI GOKU

1
2
Well-experienced Entertainment-Journalist, Semi-Pro Singer, Musicholic, Movie Lovers, WWE (Pro-Wrestling) Fans, 30's-50's enthusiast, DC Fanboy, Star Wars Fanboy, overall a 1-stop entertainment machine :)

4 KOMENTAR

  1. Yg non canon mah jangan dianggap. Gak da kisahnya broly kesetanan benci goku, yg canon iti broly itu murni dan baik cuma manut bapake doank

    Dan bapake broly itu cuma benci sama vegeta. Bukan sama goku. Dan dari kecilpun terpisah

    Kalo broly di movie yg gak canon jangan di campur sama yg udah canon. Bakalan makin bikin pusing

  2. Well, it’s simple kenapa Brolly benci Kakaroto, Sebenarnya saat dimanfaatkan oleh Frieza force dan diberi “headpiece” dengan batu kristal yang dapat mengendalikan fikiran ini sudah jelas mengapa Brolly nampak “membenci” Kakaroto yang mirip sekali dengan Barduck/Turles saat gagah berani berhadapan dengan Koloni Frieza sendirian..

  3. Menurut saya kenapa broly dan kale dan broly bisa super saiyan legendary karena keduanya memiliki emosi yg tinggi, sedangkan goku masih bisa mengatur emosinya, jdi evolusi nya bertahap dan berkembang..

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here