Apakah Geeks pernah mendengar atau mengetahui genre film coming of age? Belum? Tak masalah. Faktanya memang hampir sebagian besar audiens (terutama di Indonesia), belum terlalu “ngeh” dengan genre ini.

Padahal, sejak remaja atau bahkan cilik, kita sudah lumayan sering menyaksikan film-film dari rana genre ini. Nah, agar lebih mengetahui dengan jelasnya apa dan bagaimana genre coming of age, yuk mari simak penjelasannya berikut ini.


Makna Coming of Age


Seperti yang tertulis di Wikipedia, coming of age adalah istilah untuk mendefinisikan transisi seorang anak kecil menjadi dewasa. Dan masa transisi ini tentunya juga mencakupi transisi dari cilik menjadi remaja.

Berdasarkan definisi tersebut, maka genre coming of age, adalah genre yang menampilkan perjalanan hidup karakter cilik menjadi remaja atau remaja menuju dewasa yang mana, perjalanannya dibumbui dengan berbagai macam masalah, kegembiraan, dan segala sesuatu yang mempengaruhi tumbuh kembang karakternya.

Bahasa lebih gampangnya lagi, apabila Geeks menyaksikan sebuah film yang kisahnya berfokus pada transisi kehidupan sehari-hari seorang cilik atau remaja dari awal hingga akhir, maka genre itu adalah genre coming of age.


Contoh-Contoh Film


Semenjak tahun 70an, terdapat lumayan banyak film-film top dari genre ini. Namun berikut adalah beberapa yang kami yakin Geeks tidak mungkin tidak mengetahui:

Boyhood (2014)

Mean Girls (2004)

The Perks of Being a Wallflower (2012)

The Edge of Seventeen (2016)

Adventureland (2009)

Juno (2007)

Eight Grade (2018)

Dan seluruh film 80an dan 90an milik (alm) John Hughes (Pretty in Pink, The Breakfast Club, Ferris Bueller’s Days Off, Sixteen Candles)


Dicampur oleh Genre Lain


Namun jangan salah Geeks. Film-film coming of age tidaklah selalu straight seperti contoh-contoh di atas.

Banyak juga contoh film coming of age yang digabungkan dengan genre lain (umumnya di luar genre romance) seperti: A Bronx Tale (1993) yang banyak unsur seriusnya dan Sing Street (2016) yang digabungkan dengan elemen genre musical.

Kalau dipikir seperti film Sing Street, mengapa masih dianggap (masuk) sebagai coming of age? Padahal seperti kita ketahui, film arahan John Carney (Once, Begin Again) ini lebih dominan unsur musiknya.

Memang Geeks. Tapi coba kamu baca lagi definisi genre ini di paragraf pembuka. Sing Street pada dasarnya mengisahkan kisah kehidupan Conor Lawlor (Ferdia Walsh-Peelo) yang harus pindah ke sekolah Kristen dari sekolah reguler mahal yang dulu ia tempati.

Dan proses adaptasi tempat barunya ini kalau kamu sudah pernah menyaksikan, dibumbui dengan bertemu teman baru yang juga menjadi anggota band nya, dimarahi oleh pihak sekolah karena melanggar beberapa peraturan, dan tentunya bertemu dengan wanita yang kemudian menjadi kekasihnya, Raphina (Lucy Boynton).

Nah sekali lagi, dikarenakan banyak berfokus pada elemen tersebut, maka tidak heran apabila film ini dianggap sebagai film coming of age terlepas, musikal juga menjadi unsur yang super dominan di dalamnya. Dengan kata lain lagi, selama filmnya berfokus pada kisah perjalanan transisi kehidupan karakternya, maka film yang dimaksud tetap dianggap coming of age.


Apakah Masih Akan Bertahan Lama?


Nah, setelah mengetahui definisi dan contoh-contoh filmnya, knipun kita menjadi bertanya. “Apakah coming of age bisa menjadi genre film yang bertahan lama seperti komedi, horor atau superhero?

Kami berani katakan  dengan sangat lantang: BISA BANGET. Memang, selama beberapa tahun belakangan genre seperti horor dan superhero lebih mendominasi. Tapi ingat Geeks! Coming of age itu basisnya adalah film drama. Dan seperti kita ketahui, film drama sejak zaman baheula tidak pernah mati bukan?

Nah, sama kasusnya dengan genre ini. Genre ini seperti drama, bukanlah genre “musiman”. Terbukti hingga detik ini Hollywood masih merilis 1-2 film coming of age setiap tahunnya. Dan yang terpenting lagi, genre ini bukanlah genre yang membutuhkan kefanatisan (fanboy) seperti genre-genre lainnya.

Mau audiens tersebut fans genre ini atau tidak, pasti mereka apabila suka dengan filmnya akan menyaksikan. Toh film ini sekali lagi dasarnya adalah drama jadi ya tidak ada penanda khusus bagi awam kalau ini adalah genre coming of age. Jadi tahu atau tidak tahu, filmnya pasti akan disaksikan otomatis dengan sendirinya.

 

Nah Geeks. Itulah tadi penjelasan lengkap mengenai genre film coming of age. Sekarang kami ingin tahu nih. Seberapa banyak geeks yang mengetahui genre ini? Kalau memang penggemar, film-film manakah dari genre ini yang merupakan favorit kalian?

FOLLOW US