Di industri perfilman Hollywood banyak sekali bintang film yang pada akhirnya menjadi idola dari banyak orang karena kemampuan mereka dalam berakting. Namun, di balik keberhasilan mereka dalam memerankan suatu karakter di sebuah film yang sukses, terkadang ada sisi lain yang tidak terlihat oleh publik. Di mana ada beberapa aktor yang mengalami gangguan mental setelah membintangi film tertentu. Mulai dari karena beban peran yang mereka mainkan sampai karena lingkungan kerja yang tidak sehat, berikut ini lima aktor yang mengalami trauma pasca memainkan peran ikonis di sebuah film!

Adrian brody – The Pianist

Aktor pertama yang sempat dilaporkan mengalami trauma karena terlalu totalitas dalam membintangi sebuah film adalah Adrian Brody. Pada tahun 2002 silam, Brody pernah berperan sebagai musikus Polandia para era Perang Dunia II bernama Władysław Szpilman di film The Pianist. Di film biopik yang banyak menggambarkan tragedi perang dan kemanusiaan ini Brody terbilang tampil sangat memukau. Siapa sangka ternyata keterlibatannya tersebut justru membuat Brody mengalami depresi dan duka yang mendalam. Dia bahkan mengaku sangat terganggu dengan apa yang telah dia lakukan untuk mewujudkan karakter Władysław Szpilman yang benar-benar eksis di dunia nyata.

Heath Ledger – The Dark Knight

Sebelum meninggal dunia pada awal tahun 2008 silam, mendiang Heath Ledger bisa dibilang telah berhasil memerankan karakter ikonis Joker di film The Dark Knight (2008). Keberhasilan tersebut bahkan mengantarkan Ledger untuk mendapatkan piala Oscar terakhirnya setelah dirinya wafat. Mirisnya di balik keberhasilan tersebut, karena perannya yang sangat kompleks dan kelam, Ledger sempat dilaporkan terus berbicara seperti Joker di luar lokasi syuting. Hal ini membuat aktor berbakat ini mengalami trauma serius sampai harus meminum obat penenang agar bisa tidur, sampai akhirnya kesehatan mental Ledger makin memburuk dan dia meninggal karena overdosis obat penenang. RIP Heath Ledger.

Michael B. Jordan – Black Panther

Satu lagi aktor yang mengalami trauma karena berperan sebagai villain adalah Michael B. Jordan, yang memainkan karakter Erik Killmonger di film Black Panther (2018). Totalitas Jordan sebagai Killmonger bahkan sampai menjadikannya salah satu villain terbaik di MCU. Sayangnya pendalaman terhadap karakter Erik yang kesepian dan penuh dendam, ternyata sangat berdampak langsung pada psikologisnya sendiri. Yang pada akhirnya mendorong Jordan untuk mengikuti sejumlah sesi terapi agar bisa memulihkan emosinya seperti sediakala. Walaupun begitu, Jordan masih bersedia untuk kembali tampil sebagai sebagai cameo Killmonger di sekuel berjudul Wakanda Forever yang baru tayang akhir tahun lalu.

Bill Skarsgard – It

Jika kalian penggemar film bergenre horor pasti tahu siapa badut Pennywise di waralaba film It. Saat pertama kali karakter yang diperankan aktor Bill Skarsgard ini muncul di film It: Chapter One (2017), banyak orang yang mengaku trauma dengan wajah Peennywise yang mengerikan. Mirisnya hal yang sama juga ternyata diakui oleh Skargard sendiri yang sempat mengalami gangguan tidur akut karena sering didatangi Pennywise dalam mimpinya. Meskipun perannya berhasil membuat It pertama dan sekuelnya (2019) menjadi film horor paling sukses, tetapi Skarsgard mengaku bahwa dia telah menjalin hubungan yang sangat toksik alias tidak sehat dengan karakternya tersebut.

Austin Butler – Elvis

Bukan peran horor atau peran villain, tetapi Austin Butler adalah aktor selanjutnya yang pernah dikabarkan mengalami trauma karena berperan sebagai karakter Elvis Presley di film biopik Elvis. Di mana pendalaman karakternya dalam meniru aksen dan penampilan sang superstar malah membuatnya terus berbicara dengan gaya Elvis. Bagi sebagian orang mungkin masalah ini terdengar sepele, tetapi bagi Butler sendiri dia mengaku sampai mengalami krisis identitas dan harus terus berjuang sampai hari ini untuk mengembalikan aksen lamanya. Karena sebagai aktor ke depannya dia pasti dituntut untuk memainkan peran lain yang tidak ada kaitannya dengan Elvis Presley.

Itulah lima aktor yang sempat mengalami trauma karena terlalu totalitas dalam memerankan karakternya. Terlepas dari kesuksesan semua filmnya yang berhasil membuat para aktor ini makin dikenal, di sisi lain banyak penggemar dan bahkan pakar psikologis yang justru merasa khawatir karena idola mereka mungkin sudah tidak sama lagi seperti sebelumnya. Dan hal ini mau tidak mau memang bisa saja dialami oleh bintang film mana pun sebagai bentuk konsekuensi dari penampilan mereka yang sangat memukau. Pada akhirnya memang selalu ada harga yang harus dibayar untuk keberhasilan sebuah film.

Egie
Egie adalah content writer yang memiliki passion tinggi untuk topik pop culture seputar komik, film dan series. Bergabung sejak tahun 2021, kini Egie menjadi salah satu sosok paling di andalkan untuk covering berbagai hal seputar pop culture.