EA Games Umumkan Game Iron Man. Marvel adalah perusahaan hiburan multimedia yang telah merambah berbagai macam lini. Mulai dari Marvel Comics yang telah berdiri sejak tahun 1939, sampai Marvel Studios yang memproduksi film dan serial MCU. Tidak ketinggalan juga game yang hak produksinya mereka percayakan kepada sejumlah developer. Misalnya game Marvel’s Spider-Man dari Imsoniac Games dan Marvel’s Guardians of the Galaxy dari Eidos-Montreal.

Beberapa minggu yang lalu dalam acara D23, Marvel sendiri telah mengisyaratkan bahwa kedepannya mereka akan lebih serius dengan dunia game. Dalam salah satu panelnya, mereka bahkan mengungkapkan proyek game open-world yang akan menghadirkan karakter Captain America dan Black Panther. Tahun lalu juga sudah terungkap bahwa Imsoniac tengah mengerjakan game Marvel lain, termasuk Spider-Man 2 dan Wolverine. Sekarang, tampaknya salah satu karakter favorit lain akan mendapatkan gamenya sendiri.

EA Umumkan Game Iron Man Baru

EA Games Umumkan Game Baru Iron Man!, Greenscene

Setelah sempat menjadi harapan dari banyak penggemar, akhirnya Iron Man akan dapatkan gamenya sendiri. Pengumuman menggembirakan ini baru saja datang dari developer game sebesar EA. Mereka mengungkapkan bahwa game yang tengah dalam tahap pengembangan ini akan menjadi game single player Iron Man bergaya third person, seperti game Spider-Man. Di mana nantinya EA akan bekerja sama dengan Marvel Games dan Motive Studio untuk mewujudkan game yang cukup ambisius ini.

Vice President Marvel Games, Bill Roseman, sempat mengungkapkan kegembiraannya terkait pengumuman game Iron Man ini. “Kami sangat senang dapat berkolaborasi dengan tim berbakat di Motive Studio untuk mewujudkan visi asli mereka terkait salah satu karakter Marvel yang paling penting, kuat, dan dicintai,” ungkap Roseman. “Pengalaman mereka dalam menghadirkan dunia yang menghibur dan gameplay yang mendebarkan akan mendorong kami untuk menghadirkan game Iron Man terbaik.”

Meskipun proyek ini cukup menjanjikan, tidak sedikit penggemar yang justru khawatir. Salah satu alasannya adalah karena EA terkenal sebagai publisher game yang mempopulerkan microtransaction. Semoga saja game tersebut nanti dapat memberikan pengalaman terbaik dalam bermain game tanpa harus menghadirkan fitur tersebut. Karena saat ini gamenya baru memasuki tahap pengembangan, kita nantikan saja perkembangan kabar selanjutnya ya, Geeks.