Beberapa hari yang lalu serial House of the Dragon baru saja menayangkan episode keduanya yang berjudul ‘The Rogue Prince‘. Di mana Prince Daemon Targaryen memulai langkah awal protesnya terkait pemilihan ahli waris Iron Throne di Westeros. Setelah mencuri telur naga Dreamfyre, dia bersama pasukannya memutuskan untuk menjadikan istana Dragonstone sebagai markasnya. Selain itu, episode 2 juga telah memperkenalkan lokasi penting lainnya, yaitu Stepstones, yang tampaknya akan membuat plot House of the Dragon ke depannya lebih menarik lagi.

Apalagi di ending episode 2, Lord Corlys Velaryon dan Daemon sepertinya telah bersepakat untuk pergi ke Stepstones. Di mana nantinya mereka akan berperang melawan pasukan Triarchy yang dipimpin oleh Crabfeeder. Hal ini sengaja Daemon lakukan agar dia bisa mendapatkan dukungan dari orang-orang penting Westeros terkait klaimnya sebagai ahli waris Iron Throne. Berdasarkan rencana Daemon dan Corlys ini sudah sangat jelas betapa pentingnya Stepstones di serial House of the Dragon. Sebelum melihat pertempuran besar yang akan terjadi di sana, mari kita kenali terlebih dahulu apa itu Stepstones.

Stepstones di semesta George R.R. Martin

Seperti yang kita tahu, baik Game of Thrones maupun House of the Dragon, keduanya adalah serial yang mengadaptasi novel A Song of Ice and Fire karya George R.R. Martin. Di semestanya, Westeros dan Essos adalah dua benua besar yang sangat memainkan peran penting dalam setiap kisahnya. Nah, di antara kedua benua besar tersebut, terdapat deretan pulau-pulau kecil yang diapit oleh Narrow Sea dan Summer Sea, yaitu Stepstones. Secara geografis, letak Stepstones cukup dekat dengan wilayah Dorne di selatan Westeros dan Tyrosh di barat Essos.

Pada dasarnya, Stepstones sendiri sebenarnya merupakan pulau-pulau bebatuan yang sama sekali tidak berharga, baik bagi Westeros maupun Essos. Tanahnya yang keras dan juga sempit adalah salah satu alasan mengapa tidak ada yang tertarik untuk membangun peradaban di sana. Selain itu, di sana juga sama sekali tidak ada kekayaan alam yang bisa dipanen, sehingga masyarakat biasa cenderung tidak akan tinggal di lokasi tersebut jika ingin bertahan hidup.

Walaupun begitu, karena perdagangan dan pertukaran sangatlah penting bagi masyarakat Westeros dan Essos, akhirnya Stepstones menjadi satu-satunya jalur laut terdekat di Narrow Sea yang harus mereka lewati untuk melakukan hal tersebut. Hal inilah yang kemudian membuat Stepstones menjadi tempat yang sangat ideal untuk para bajak laut. Di mana mereka biasanya akan membajak kapal-kapal dagang yang lewat dengan kekerasan. Atau akan memberlakukan tarif yang sangat tinggi jika kapal-kapal tersebut ingin lewat dengan selamat, seperti yang dilakukan oleh Crabfeeder.

Masa Depan Stepstones di House of the Dragon

Di ending House of the Dragon episode 2, Corlys dan Daemon tampaknya telah bersepakat untuk bersama-sama memukul mundur Crabfeeder dan persekutuan Triarchy dari Stepstones. Berdasarkan apa yang terjadi di novel Fire & Blood karya George R.R. Martin, nantinya Daemon dan Corlys akan memenangkan pertempuran tersebut. Di mana akhirnya Daemon mengklaim dirinya sebagai King of the Narrow Sea setelah berhasil menguasai Stepstones. Pada saat yang bersamaan persekutuan Triarchy juga bergabung dengan Prince Qoran Martell dari kerajaan Dorne di Westeros.

Nantinya Qoran akan mencoba mengambil alih Stepstones dari Daemon dan angkatan laut Velaryon yang mendampinginya. Itulah mengapa situasi di Stepstones akan terus memanas, sampai akhirnya Daemon bersekutu dengan kerjaan lain di sekitarnya untuk mengamankan Stepstones. Rencana ini terbilang cukup berhasil, setidaknya selama beberapa tahun, sebelum Daemon meninggalkan kepulauan tersebut, saat istrinya Lady Rhea Royce meninggal dunia. Sejak saat itu ada lima raja lain yang menjadi King of the Narrow Sea, tetapi hal tersebut sampai akhirnya kerajaan tersebut bubar.

Dengan sejarahnya yang cukup panjang tersebut, cukup jelas bahwa pertempuran awal Stepstones akan menjadi penentu nasib Daemon yang ingin menjadi raja di King’s Landing. Karena saat menjadi King of the Narrow Sea dia berhasil membuktikan kelayakannya sebagai seorang raja yang menguasai sekaligus melindungi jalur perdagangan antara Westeros dan Essos. Sesuai dengan nama lokasinya, cukup jelas bahwa nantinya Stepstones akan menjadi ‘batu pijakan’ bagi Daemon di serial House of the Dragon.