Seperti yang kita tahu, Thor adalah dewa di Marvel Universe. Dia adalah salah satu dewa dari mitologi Nordik yang terkenal sebagai Dewa Petir. Walaupun di mata penggemarnya ia adalah dewa yang sangat kuat, tetapi bukan berarti dia tak terkalahkan. Karena pada kenyataanya mitologi Nordik sendiri telah meramalkan bahwa kematian Thor sendiri adalah sebuah tanda akhir zaman yang pasti terjadi. Dan berdasarkan hal tersebut, ada lima supervillain Marvel Comics yang nyaris mewujudkan ramalan tersebut. Siapa saja mereka? Simak daftarnya di bawah ini, Geeks!

Thanos

Sebagai salah satu anggota inti dari Avengers di Marvel Comics, Thor pernah berhadapan dengan sang Mad Titan di kisah ‘Infinity Gauntlet‘. Dan baginya, pertemuan pertamanya dengan Thanos ini adalah salah satu pengalaman terburuk. Karena di kisah ini Thanos berhasil mengalahkan Thor dengan menggunakan Infinity Gems. Dia mengubah sang Dewa Petir menjadi kaca, dan menghancurkannya sampai berkeping-keping hanya dengan sekali pukul. Untungnya saat Avengers berhasil mengalahkan Thanos, mereka pada akhirnya membangkitkan kembali Thor dengan kekuatan Infinity Gems juga.

BACA JUGA: Begini Cara Jitu Kalahkan Spider-Man!

Hela

Sepanjang sejarah Marvel, Hela memang terkenal sebagai musuh yang sangat sulit untuk  dikalahkan. Dalam salah satu pertemuan, Hela bahkan sempat mengutuk Thor agar tubuhnya menjadi sangat rapuh. Di mana saat sang dewa petir bertarung dengan seseorang, tulangnya akan mudah patah. Mirisnya, Hela sendiri melarangnya untuk mati, sehingga Thor hanya merasa kesakitan ketika luka-lukanya tidak bisa pulih. Di komik, Hela juga pernah mematahkan rahang Thor dan membuatnya menjadi tua. Untungnya, tubuhnya bisa kembali seperti semula saat dia berhasil mengalahkan Hela.

Gorr

Dari sekian banyak villain yang pernah dihadapi, cukup jelas bahwa Gorr adalah salah satu musuh yang paling tangguh. Karena kebenciannya terhadap semua dewa, serta kekuatan yang berasal dari All-Black Necrosword, pada akhirnya Gorr mendapatkan julukan sebagai God Butcher. Pada pertemuan pertamanya dengan Thor, Gorr berhasil menangkap dan menyiksanya. Jika pada saat itu pasukan Viking tidak membantu, mungkin bangsa Nordik akan kehilangan Dewa Petirnya. Tiga versi Thor dari masa lalu, masa sekarang, dan masa depan, sampai harus menyatukan kekuatan mereka agar bisa melenyapkan Gorr the God Butcher untuk selamanya.

Bor

Di Marvel Comics, Bor adalah ayah Odin yang terkenal sebagai salah satu Asgardian paling kuat sepanjang masa. Ketika Loki berhasil menghidupkan kembali Bor pada masa sekarang dan membuatnya menjadi musuh Bumi, mau tidak mau Thor harus mengatasi kakeknya tersebut. Bor yang tengah dalam keadaan berserk, dapat dengan mudah membuatnya babak belur dan bahkan nyaris membunuhnya. Mengetahui bahwa tidak ada cara lain, Thor akhirnya memutuskan untuk membunuh kakeknya tersebut. Di mana hal tersebut membuat Mjolnir-nya hancur dan tidak bisa lagi dia gunakan.

Malekith

Di antara semua villain yang nyaris membunuh Thor, Malekith adalah sosok yang benar-benar berhasil meninggalkan dampaknya sampai sekarang. Karena di komik Thor Vol. 4 #1, Malekith benar-benar memotong lengan sang dewa petir yang pada saat itu sedang tidak layak untuk menggunakan Mjolnir. Tragedi ini pada akhirnya mengarah pada kisah Jane Foster yang menjadi Dewa Petir baru. Sedangkan Thor membutuhkan waktu yang cukup lama sampai akhirnya dia menemukan cara untuk mengganti tangannya yang hilang dengan tangan Destroyer. Sehingga pada akhirnya dia kembali mampu mengangkat Mjolnir.

Itulah lima supervillain yang nyaris membunuh Thor di Marvel Comics. Menariknya, sebagian besar dari villain ini ternyata sudah pernah muncul juga di Marvel Cinematic Universe, seperti Malekith, Hela, dan Thanos. Mereka bertiga memang telah terbukti berhasil memberikan dampak buruk kepada sang dewa petir. Dan sebentar lagi, villain Gorr the God Butcher juga akan unjuk kekuatannya di film keempat. Akankah kali ini sang dewa petir akan benar-benar mati oleh Gorr? Jawabannya akan segera kita temukan, saat film Love and Thunder tayang di bioskop pada 8 Juli besok.