Dirilis pada bulan Maret lalu, The Batman adalah salah satu film live action terbaru DC yang bisa dibilang sangat berhasil di seluruh dunia. Film yang telah berhasil meraup pendapatan sekitar 11 triliun rupiah ini bercerita tentang tahun kedua Bruce Wayne (Robert Pattionson) sebagai seorang vigilante bertopeng di Kota Gotham. Dalam petualangannya kali ini, dia memutuskan untuk bekerja sama dengan Selina Kyle alias Catwoman (Zoƫ Kravitz), karena masalah yang dihadapinya ternyata jauh lebih rumit dari dugaannya.

Semuanya bermula dari teka-tekai Riddler (Paul Dano) yang akhirnya mengarahkan Batman untuk berurusan dengan pemimpin mafia paling berpengaruh di Kota Gotham, yaitu Carmine Falcone (John Turturro), dan juga tangan kanannya yang bernama Oz Cobblepot (Colin Farrell). Tidak lama setelah Riddler berhasil dijebloskan ke penjara Arkham Asylum, dia terlihat mengobrol dan tertawa bersama seorang tahanan lain. Meskipun awalnya tidak disebutkan siapa tahanan misterius tersebut, pada akhirnya diungkap bahwa dia adalah Joker (Barry Keoghan).

Tidak lama setelah filmnya dirilis, WB kemudian membagikan sebuah potongan video yang dihapus dari filmnya, di mana video tersebut memperlihatkan penampilan yang lebih jelas dari Keoghan sebagai Joker. Dalam potongan video singkat tersebut, Joker terlihat seperti mayat hidup dengan muka yang bengkak dan penuh luka. Mulutnya yang terbuka, memperlihatkan gigi Joker yang seakan-akan terus tersenyum. Untuk menjawab rasa penasaran penggemar terkait penampilan Joker yang menyeramkan ini, baru-baru ini, sutradara Matt Reeves menjelaskan penyakit yang mengerogoti Joker di The Batman.

Dalam sebuah video baru yang dibagikan oleh WB, Reeves mengatakan bahwa Joker versinya tersebut mengambil inspirasi dari karakter Gwynplaine yang diperankan oleh Conrad Veidt pada tahun 1928 di film klasik Jerman berjudul The Man Who Laughs. Reeves juga menjelaskan bahwa Joker di film The Batman menderita sebuah penyakit degeneratif sejak dirinya masih kecil, itulah mengapa wajah Joker terlihat membusuk dan menciptakan senyum permanen yang mengerikan.

Penjelasan baru dari Reeves ini setidaknya telah mengungkap sebagian kecil dari latar belakang Joker di semesta The Batman. Tinggal menunggu waktu sampai akhirnya Joker benar-benar bisa bertemu dengan Batman secara langsung. Belum lama ini, WB juga telah mengonfirmasi bahwa mereka akan memulai pengembangan film The Batman 2 bersama Reeves. Mendengar hal tersebut, banyak penggemar yang berharap bahwa di sekuelnya nanti akan ada lebih banyak lagi penampilan dari sang Clown Prince of Crime. Kita nantikan saja ya, Geeks.