Ezra Miller adalah aktor Amerika yang namanya makin terkenal setelah menjadi bagian dari DC Extended Universe sebagai Barry Allen alias Flash. Sebagai aktor yang memulai debutnya pada tahun 2008 melalui film drama Afterschool, bisa dibilang Miller cukup aktif dalam dunia seni peran setiap tahunnya. Dia berperan dalam berbagi film menarik, termasuk waralaba Fantastic Beast sebagai Credence Barebone.

Di DCEU sendiri, Miller pertama kali muncul sebagai karakter Flash melalui film Batman v Superman: Dawn of Justice (2016). Sejak saat itu, dia terus mengulang perannya di film Suicide Squad (2016) sebagai cameo, Justice League (2017), Zack Snyder’s Justice League (2021), dan yang terbaru di serial Peacemaker sebagai cameo juga. Pada tahun depan, rencananya Miller akan kembali dengan film solo The Flash, yang disutradarai oleh  Andy Muschietti, serta dibintangi oleh Michael Keaton, Sasha Calle, dan Ben Affleck.

Baru-baru ini, sebuah kabar kurang mengenakan disampaikan oleh Rolling Stone, yang mengungkap bahwa Warner Bros. dan DC Films telah mengadakan pertemuan mendadak pada tanggal 30 Maret kemarin untuk mendiskusikan masa depan Miller di DCEU. Hal tersebut bisa terjadi karena menyusul berita penangkapan Miller di Hawaii atas tuduhan pelecehan dan mengganggu ketertiban umum. Kabarnya WB akan menghentikan sementara keterlibatan Miller di semua proyek DCEU mendatang, termasuk cameo dan juga mungkin sekuel The Flash.

Tidak lama setelah penangkapannya, kabar susulan mengungkap bahwa pemeran Barry Allen ini telah dilaporkan oleh pasangan yang merasa terganggu dengan perbuatan Miller. Dia dilaporkan telah memaksa masuk ke dalam apartemen pasangan tersebut dan bahkan sampai mengancam akan membunuh mereka, di mana dia meninggalkan lokasi kejadian sambil mengambil beberapa barang pribadi dari korban.

Pada tahun 2020 lalu, sebelumnya Miller juga sempat terjerat kasus skandal lain di mana sebuah video amatir memperlihatkan dirinya tengah mencekik dan membanting seorang wanita di Islandia. Meskipun pada saat itu dia tidak ditangkap dan korban juga tidak melapor, tetapi tampaknya masalah kali ini telah membuat WB. dan DC Films merasa jengah. Sejauh ini masih belum diketahui bagaimana keputusan mereka terkait film The Flash mendatang. Kita nantikan saja perkembangan kabar selanjutnya ya, Geeks.