Peacemaker adalah serial DC Extended Universe yang baru saja menayangkan tiga episode perdananya di saluran streaming HBO GO. Ditulis dan digarap langsung oleh James Gunn, yang sebelumnya mengerjakan film The Suicide Squad, serial ini berfokus pada karakter kocak DC bernama Christopher Smith alias Peacemaker, yang terkenal nyeleneh karena bersedia melakukan segala cara untuk mencapai perdamaian yang diidam-idamkannya, termasuk dengan membunuh warga sipil yang tidak berdosa jika menurutnya perlu.

Meskipun tiga episode perdananya sudah cukup jelas menggambarkan “Project Butterflies” sebagai misi utama yang harus dilakukan oleh Peacemaker dan tim barunya yang disebut ARGUS (Advanced Research Group Uniting Super-Humans), tetapi di episode 2 terungkap bahwa ayah Peacemaker yang sangat rasis bernama Auggie Smith (Robert Patrick) adalah White Dragon yang sangat dipuja-puja oleh para supremasi kulit putih, kelompok yang menganggap orang kulit putih lebih superior. Siapa sebenarnya White Dragon? Mengapa dia sangat penting di serial Peacemaker? Simak pembahasannya di bawah ini, Geeks!

Supervillain yang Super Rasis

Meskipun di serial Peacemaker tidak diperlihatkan lengkap dengan kostumnya, tetapi cukup jelas bahwa karakter Augie alias White Dragon mengambil inspirasi dari karakter White Dragon di DC Comics. Diciptakan oleh John Ostrander dan Luke McDonnell, supervillain White Dragon muncul pertama kali di komik Suicide Squad #4 pada tahun 1987. Pada saat itu, identitas White Dragon dipegang oleh seorang neo-Nazi bernama William Heller. Dengan kostum berwarna merah putih yang dikenakannya, William menjadi White Dragon yang tergabung dalam kelompok rasis supremasi kulit putih yang disebut Aryan Empire.

Dalam salah satu kisah di DC Comics, White Dragon pernah direkrut juga sebagai anggota Suicide Squad oleh Amanda Waller. Namun, sejak awal White Dragon berusaha untuk memberontak, bahkan sempat hampir membunuh Amanda, sebelum akhirnya kostum White Dragon yang telah dipasang jebakan langsung menyetrumnya sampai pingsan. Dan setelah beberapa kali mencoba memberontak, pada akhirnya White Dragon tewas setelah villain lain di Suicide Squad bernama Plastique meledakan tubuhnya karena merasa kesal setelah White Dragon membunuh anggota Suicide Squad lain bernama Twister.

Kemudian pada tahun 1992 di komik Hawkworld #27, identitas supervillain White Dragon dilanjutkan oleh Daniel William Ducannon yang juga tidak kalah rasis dari pendahulunya. Dengan kostum barunya, White Dragon versi Daniel mencoba mengambil hati masyarakat dengan berpura-pura sebagai superhero. Hal tersebut sengaja dilakukan agar lebih mudah memasukan nilai-nilai rasis pada masyarakat. Saat dipegang oleh Daniel, White Dragon juga bergabung dengan Fourth Reich, tim supervillain neo-Nazi yang bermimpi mewujudkan pemerintahan Nazi baru di Amerika Serikat.

Semangat dan Kekuatannya Berapi-api

Baik saat dipegang oleh William, maupun oleh Daniel, White Dragon adalah karakter yang diceritakan sangat bersemangat untuk menyebarkan ideologi rasis sekaligus membuat semua orang percaya bahwa orang kulit putih lebih superior dari ras mana pun. Dan bukan hanya semangatnya saja yang berapi-api, pada dasarnya White Dragon adalah supervillain yang terkenal hebat ketika bertarung. Apalagi dia bisa memanipulasi api yang keluar dari tubuhnya. Kekuatan apinya sering diperlihatkan sebagai bentuk tembakan api dan juga pedang api yang bisa memotong apa pun.

Bahkan ketika dia sangat marah, White Dragon bisa menyalakan api di sekujur tubuhnya dan memperlihatkan wajah tengkorak api yang sangat menyeramkan. Selain untuk menyerang, White Dragon menggunakan apinya juga untuk terbang. Dan sebagai seorang neo-Nazi, dia mempunyai kecerdasan dan juga kelicikan untuk memanipulasi pikiran orang lain agar sepaham dengannya. Dan menariknya, bukan hanya kostumnya saja yang berbentuk seperti naga putih, White Dragon juga pernah sesekali terlihat mengendarai naga putih yang asal-usulnya tidak dijelaskan.

Masa Depan White Dragon di Peacemaker dan DCEU

Di serial Peacemaker episode 2, tim ARGUS yang beranggotakan Clemson Murn (Chukwudi Iwuji), John Economos (Steve Agee), dan Leota Adebayo (Danielle Brooks), diceritakan berhasil menjebloskan Augie Smith ke dalam penjara. Di dalam penjara, Augie yang terungkap sebagai White Dragon kemudian dipuja oleh para tahanan lain yang mengaku sebagai supremasi kulit putih. Pengungkapan tersebut sekaligus mengisyaratkan bahwa dia mempunyai potensi untuk kembali muncul pada masa depan DCEU.

Bisa saja kedepannya, Augie direkrut oleh Amanda Waller untuk menjadi anggota tim Suicide Squad baru. Artinya, dia bisa saja muncul kembali di Peacemaker Season 2 atau di The Suicide Squad Vol. 2. Tergantung kemunculannya nanti, dia bisa diceritakan mati seperti di DC Comics, saat dirinya dibunuh oleh sesama anggota Suicide Squad ketika berusaha menggulingkan Amanda Waller, atau diceritakan terus bertahan hidup sebagai contoh karakter rasis yang pada akhirnya membentuk tim supervillain Fourth Reich yang beranggotakan para villain rasis di DCEU kedepannya.

Itulah pembahasan mengenai siapa karakter White Dragon dan seperti apa potensinya pada masa depan DCEU. Meskipun belum diketahui apakan Augie Smith alias White Dragon akan benar-benar kembali atau tidak, tetapi kehadirannya di Peacemaker telah memberikan pengaruh yang cukup besar pada serial dan juga karakter Peacemaker. Memulai kariernya sebagai karakter yang dikenal rasis, kedepannya kemungkinan Peacemaker akan merenungi perbuatannya dan berubah menjadi karakter yang “sedikit” lebih baik dari ayahnya dengan meninggalkan rasisme.

An ordinary person and nobody. Just a multi-enthusiast.