Foundation adalah serial menarik yang saat ini sedang tayang di Apple TV+. Serial ini sudah sangat diantisipasi kehadirannya sejak lama, terutama oleh para penggemar tayangan sci-fi. Dengan mengangkat konsep cerita kerajaan galaksi, Foundation digadang-gadang akan menjadi waralaba besar seperti Star Wars. Menariknya, banyak penggemar yang cukup terkejut setelah melihat serialnya, karena mereka merasa seperti melihat sebuah tayangan di bioskop dengan narasi yang kompleks dan visual yang memukau. Bagi yang belum menontonnya, berikut 5 alasan mengapa Foundation wajib di tonton!

Anggaran Serial yang Fantastis

Pencipta serial David S. Goyer sebelumnya sempat kesulitan untuk mewujudkan ide serial Foundation karena ceritanya yang sangat luas dan bahkan membentang selama 1.000 tahun, sebelum akhirnya Apple tertarik dan menjadikannya sebagai serial di Apple TV+. Kesulitan tersebut bukan tanpa sebab, serial Foundation membutuhkan anggaran yang sangat besar untuk mencakup keseluruhan cerita yang sangat luas. Untuk dua episode awal saja, dirumorkan biaya produksinya hampir sebesar biaya pembuatan satu film Hollywood.

Diadaptasi Dari Novel Terkenal

Serial Foundation ini diadaptasi langsung dari novel sci-fi terkenal berjudul sama karya novelis Isaac Asimov pada tahun 1951. Setelah novel Foundation pertama cukup sukses, Asimov melanjutkan kisahnya dengan dua novel dan membentuk sebuah trilogi. Seorang pengulas terkenal bernama Groff Conklin menyatakan novel Foundation sebagai sebuah buku hiburan dan petualangan yang cerdas.

Pada tahun 1966, trilogi novel ini mendapatkan penghargaan sebagai serial terbaik sepanjang masa dari Hugo Award. Kemudian pada tahun 2012, io9 memasukannya sebagai “10 Novel Sci-Fi yang Wajib Dibaca”. Novel Foundation digadang-gadang sebagai salah satu karya terbaik dari Isaac Asimov.

Dunia yang Sangat Luas 

Luasnya alam semesta yang ada di serial Foundation tampaknya tidak kalah dengan film-film sci-fi lain seperti Star Wars dan Dune. Di episode pertama saja, penonton disuguhkan dengan banyak lokasi berbeda yang indah, mulai dari planet konservatif Synnax sampai planet ibu kota Galactic Empire yang disebut Trantor. Belum lagi sempat disinggung sebuah kerajaan Planet Anacreon dan Thespis di galaksi. Dan terakhir serialnya juga memperlihatkan sebuah planet yang akan menjadi fokus cerita yaitu Terminus. David S. Goyer mengatakan sebelumnya bahwa kekuasaan Galactic Empire saja terbentang sampai 10.000 planet.

Pemeran Bertabur Bintang

Banyak nama besar yang terlibat dalam serial ambisius Apple ini, termasuk aktor veteran Jared Harris (The Crown, The Terror, Chernobyl) sebagai Hari Sheldon dan Terrence Mann (Critters, Sense8) sebagai Brother Dusk, serta aktor terkenal lainnya seperti Lee Pace (The Good Shepherd, The Hobbit, Guardians of the Galaxy) sebagai Brother Day, Lou Llobell (Voyagers) sebagai Gaal Dornick, Laura Birn (Purge, Void, Helene) sebagai Demerzel, Alfred Enoch (Harry Potter) sebagai Raych Foss, Leah Harvey (Les Misérables, Fighting with My Family) sebagai Salvor Hardin, dan masih banyak lagi. 

Sinematografi Memanjakan Mata

Di era persaingan yang ketat seperti sekarang ini, tayangan serial telah bertransformasi jauh menjadi sebuah tontonan dengan visual yang memukau, bahkan tidak jarang sebuah serial mempunyai kualitas yang lebih baik dari film di bioskop. Hal itu juga yang dicoba oleh Apple TV+ bersama David S. Goyer dengan serial Foundation-nya. Saat pertama kali melihat awal episode 1 saja, penonton sudah disuguhkan dengan sinematografi memanjakan mata dengan pemandangan di planet-planet asing, termasuk dengan visual efek yang tampak nyata namun tidak berlebihan. Kemungkinan visualnya akan lebih indah lagi ketika ceritanya memasuki klimaks di akhir cerita.