Venom adalah karakter Marvel yang melakukan debut sebagai supervillain, tetapi seiring berjalannya waktu penggemar justru mengenalnya sebagai seorang anti-hero, dan bahkan superhero. Hal itu dimulai setelah symbiote Venom dan inangnya yang bernama Eddie Brock memutuskan untuk membantu Spider-Man saat melawan symbiote lain yang jauh lebih jahat, yaitu Carnage. Sejak saat itu, Venom menjadi symbiote yang menumbuhkan kecintaannya pada Bumi dan menjadi salah satu pelindungnya, khususnya saat bersama Eddie. Pada beberapa kesempatan bahkan dia terlihat lebih hebat dari superhero lain.

Bersama Eddie, Venom tumbuh makin kuat, dari yang awalnya hanya symbiote biasa sampai akhirnya menjadi King in Black, dewa symbiote berkekuatan kosmik. Di kisah crossover King in Black, diceritakan dewa kegelapan symbiote Knull menyerang Bumi bersama pasukan symbiotenya. Untuk menghentikan Knull dan pasukannya yang ingin menghancurkan Bumi, Venom dengan kekuatan Captain Universe berusaha mengalahkannya. Dan setelah Venom berhasil mengalahkannya, dia justru mendapatkan kekuatan dewa yang memungkinkannya memanipulasi ruang dan waktu.

Kekuatan baru Venom ini diceritakan di komik Venom #35 karya Donny Cates dan Phillip Kennedy Johnson, yang rilis pada bulan Juni 2021 lalu. Setelah mengalahkan Knull, Venom dan Eddie menjadi nexus dari Symbiote Hive, sebuah jaringan pikiran symbiote yang melampaui ruang dan waktu. Berbeda dengan konsep time travel, manipulasi ruang dan waktu yang dimiliki Venom ini membuatnya bisa berada di banyak lokasi dan waktu sekaligus.

Symbiote Hive membuat Venom mempunyai akses pada seluruh kekuatan Knull, pikirannya mampu berkomunikasi dengan seluruh symbiote di universe, dan bahkan mengendalikan mereka. Yang paling menarik adalah kemampuannya untuk berada di waktu dan lokasi berbeda pada saat yang bersamaan. Di komiknya diceritakan bahwa pada saat yang bersamaan Venom bisa mengobrol dengan X-Men di Krakoa, dengan Avengers di Bumi, dengan Quick Silver di luar angkasa, dan dengan Guardians of Galaxy di pesawatnya. Bahkan pada saat yang sama, dia juga sedang makan malam bersama Spider-Man.

Dengan kekuatan King in Black ini, bisa dibilang Eddie Brock bersama Venom mejadi karakter yang paling sakti di universe. Sayangnya, dengan kekuatan yang besar ini, Eddie harus mengorbankan tubuhnya. Karena pada dasarnya Eddie adalah manusia biasa, kekuatan King in Black menekan tubuhnya dan membuatnya menua lebih cepat. Tinggal menunggu waktu sampai tubuh manusianya melemah dan mati. Tetapi apakah Eddie dan Venom akan semudah itu untuk mati? Kita nantikan saja kisah mereka selanjutnya pada masa depan Marvel Universe ya, Geeks.

Avatar
An ordinary person and nobody. Just a multi-enthusiast.