Grandmaster batal tampil di Thor: Love and Thunder. Tayang sejak tanggal 6 Juli kemarin, film Thor: Love and Thunder telah berhasil menduduki puncak box office di seluruh dunia. Di tangan Taika Waititi, film MCU ke-29 ini banyak sekali menhadirkan para karakter veteran dari waralaba Thor. Mulai dari karakter lama, termasuk Thor Odinson (Chris Hemsworth) dan Sif (Jaimie Alexander). Kemudian Jane Foster (Natalie Portman) yang kali ini mampu mengangkat Mjolnir dan menjadi Mighty Thor. Sampai karakter Ragnarok, seperti Valkyrie (Tessa Thompson) dan Korg (Waititi).

Dari sekian banyak jajaran aktor yang terlibatbeberapa di antaranya ternyata tidak muncul di film Love and Thunder. Salah satunya adalah aktor Jeff Goldblum yang sebelumnya berperan sebagai Grandmaster di film Ragnarok. Sebenarnya Goldblum sendiri sempat ikut terlibat dalam proses produksi di Australia, tetapi adegannya mengalami pemangkasan saat akan rilis di bioskop. Di mana durasi finalnya hanya 1 jam 59 menit, menjadikan Love and Thunder sebagai film MCU tersingkat selama empat tahun terakhir.

Alasan Adegan Grandmaster Dipotong

Baru-baru ini, dalam sesi wawancaranya dengan Insider, sutradara Taika Waititi berbicara tentang pemotongan adegan Jeff Goldblum sebagai Grandmaster. Dia mengatakan dalam setiap proses pembuatan filmnya, memang selalu ada adegan yang harus dia hilangkan. Hal itu bukan karena baik buruknya suatu adegan, tetapi menurutnya itu memang perlu dia lakukan demi kebaikan filmnya secara keseluruhan.

“Ketika saya menulisnya, selalu menjadi tantangan ketika harus memotongnya. Karena saya jadi berpikir ‘apakah saya tidak tidak sehebat itu? Haruskah saya mengetahuinya lebih awal?’ Namun, umumnya semua film saya mengalami pemotongan yang kurang lebih sama,” ungkap Waititi. “Ketika memasuki proses pengeditan, kalian tidak ada akan pernah tahu. Suatu adegan bisa saja menjadi yang paling lucu atau paling menarik, tetapi [secara keseluruhan] jika tetap menyimpannya itu tidak akan berakhir baik. Jadi mau tidak mau saya harus melakukan yang terbaik untuk filmnya.”

Berdasarkan pernyataan Waititi ini, setidaknya kita jadi mengetahui bahwa alasan mengapa adegan Goldblum hilang bukan karena buruk. Namun, dia sengaja melakukannya agar film Love and Thunder lebih baik. Termasuk dengan durasi yang tidak mencapai dua jam, mungkin inilah versi terbaik menurut Waititi dan juga Marvel Studios secara keseluruhan.