Tony Stark alias Iron Man adalah salah satu superhero yang terkenal karena kegeniusan dan pengaruhnya di Marvel Universe. Selain menciptakan berbagai armor canggih untuk dirinya, dia juga cukup sering membantu para superhero lain dengan berbagai teknologi ciptaannya. Ada banyak sekali superhero yang pernah merasakan benefit bergaul dengan Iron Man, khususnya di Avengers. Ada banyak sekali Superhero Marvel yang pernah diceritakan mendapatkan armor dari Iron Man, seperti War Machine dan Iron Spider.

Menariknya, semua armor ciptaan Iron Man untuk orang lain tersebut, masih belum ada apa-apanya jika dibandingkan dengan armor super sakti yang dia persembahkan untuk penguasa Nine Realms sekaligus ayah kandung Thor, yaitu All-Father Odin Borson. Peristiwa penciptaan armor legendaris ini terjadi setelah istri Odin yang bernama Freya dibunuh dengan sangat kejam oleh Malekith di kisah War of the Realms yang ditulis oleh Jason Aaron dan digambar oleh Russell Dauterman pada tahun 2019 lalu.

Mengetahui bahwa tidak ada yang bisa membalaskan dendam Freya selain dirinya, Odin kali ini bersungguh-sungguh ingin mengesampingkan ego dan kebiasaan mabuknya untuk membunuh Malekith. Namun, ketika sang All-God hendak memasuki portal Bifrost hitam yang terhubung langsung ke markas Dark Elf yang disebut Svartalfheim, dia dihentikan oleh superhero paling percaya diri di Marvel Universe, yaitu Iron Man. Ditemani oleh seorang dwarf bernama Screwbeard, Iron Man berusaha meyakinkan Odin bahwa dia mempunyai senjata yang sangat kuat untuk mengalahkan Malekith dan pasukannya.

Senjata tersebut tidak lain adalah ‘All-Father Armor’, armor super sakti yang diciptakan berdasarkan desain Iron Man, ditempa oleh Screwbeard, dan didukung oleh logam vibranium Wakanda yang dibawakan oleh Shuri. Meskipun pencipta yang sebenarnya adalah Screwbeard dan Iron Man hanya terus berbicara sepanjang penciptaan All-Father Armor, tetapi semuanya sepakat bahwa jika tidak ada desain yang dipersembahkan oleh Iron Man untuk sang penguasa Asgard, armor tersebut tidak akan pernah terwujud sama sekali. Setelah memakai armor tersebut, Odin langsung terbukti jauh lebih kuat.

Dengan armor barunya ini, Odin kemudian mengklaim dirinya sebagai Iron All-Father yang akan membasmi Malekith dan pasukannya. Armor All-Father bisa dibilang sangat selaras dengan Odin, di mana terdapat dua tanduk besar yang menggambarkan keperkasaan Odin sebagai penguasa Nine Realm, kemudian warna dari armornya sendiri didominasi dengan warna emas yang mencerminkan kemegahan dari seorang dewa, dan tidak ketinggalan juga rune Asgard berwarna ungu yang akan menyala ketika Odin beraksi. Secara penampilan, sekilas tidak ada yang lebih cocok untuk menggunakannya selain Odin.

Secara fungsi, pada dasarnya Armor All-Father sama saja seperti armor Iron Man, di mana ada empat repulsor yang terebar di kedua tangan dan kakinya. Selain bisa digunakan untuk terbang, repulsor tersebut juga bisa digunakan untuk menembakan sihir Asgardian karena ditempa oleh Screwbeard yang sangat berpengalaman dalam menciptakan senjata dan armor Asgardian. Dan yang tidak kalah penting, efek dari logam vibranium sendiri membuat Armor All-Father hampir tidak bisa ditembus oleh serangan dari para pasukan Dark Elf, bahkan Malekith sendiri sempat kewalahan dengan ketahanan armornya.

Meskipun pada akhirnya Armor All-Father ini berhasil ditembus oleh Malekith dengan cara curang karena bergabung dengan symbiote, tetapi tidak diragukan lagi bahwa armor Iron All-Father adalah armor Asgardian paling canggih. Persembahan Iron Man untuk raja para dewa Asgard ini pada akhirnya berhasil membuat Malekith merasakan kemarahan Odin yang sebenarnya.