Sebagai film yang paling diantisipasi pada tahun ini, Doctor Strange in the Multiverse of Madness akan bercerita tentang “kegilaan” Multiverse MCU yang digadang-gadang akan akan jauh lebih berbahaya dari sebelumnya. Untuk menyelesaikan masalah tersebut, Doctor Strange (Benedict Cumberbatch) sepertinya akan membutuhkan semua bantuan yang bisa dia dapatkan, termasuk bantuan dari seorang superhero muda yang mempunyai kemampuan untuk melakukan perjalanan Multiverse, yaitu America Chavez.

Selain Scarlet Witch (Elizabeth Olsen) dan Sorcerer Supreme Wong (Benedict Wong), Doctor Strange dipastikan akan berpetualangan bersama superhero muda America Chavez (Xochitl Gomez) yang kabarnya akan mempunyai peran penting di Doctor Strange 2. Meskipun para penggemar sudah tidak sabar ingin segera melihat aksi America Chavez, masih banyak pertanyaan seputar karakter baru ini. Siapa sebenarnya America Chavez? Dan mengapa dia dilibatkan dalam petulangan besar Doctor Strange di Multiverse? Untuk menjawab pertanyaan tersebut, simak pembahasannya di bawah ini, Geeks

Origins America Chavez

Cukup masuk akal mengapa banyak penggemar yang masih asing dengan America Chavez. Hal tersebut karena superhero wanita ini baru diperkenalkan di Marvel Comics pada tahun 2011, tepatnya di komik Vengeance #1 karya Joe Casey dan Nick Dragotta. Diceritakan bahwa America Chavez dibesarkan oleh ibunya di Utopian Parallel, sebuah universe di luar Multiverse Marvel yang konon tidak terikat ruang dan waktu, serta dikuasai oleh sebuah energi sihir dahsyat yang disebut Demiurge.

Berkat Demiurge juga, America Chavez mendapatkan kemampuan super secara misterius yang memungkinkan dia untuk membuka portal Multiverse. Ketika usianya menginjak enam tahun, diceritakan bahwa Utopian Parallel terancam hancur setelah lubang hitam menariknya untuk masuk ke Multiverse Marvel. Demi mencegah kejadian tersebut, ibunya yang juga mendapatkan kekuatan dari Demiurge melakukan pengorbanan heroik agar Utopian Parallel selamat.

Setelah kejadian tersebut, America Chavez yang tenggelam dalam perasaan duka kemudian membuka sebuah portal Multiverse dan pergi meninggalkan Utopian Parallel. Dia kemudian memulai petualangan barunya dengan melakukan perjalanan melintasi berbagai universe yang berbeda, dan berhasil selamat dari semua rintangan yang dihadapinya. Sejak saat itu America Chavez mulai menggunakan nama Miss America dan diam-diam berkeliling Multiverse sebagai seorang superhero.

Dalam kariernya sebagai superhero, America Chavez pernah bergabung dengan beberapa tim super Marvel di Multiverse, termasuk A-Force bersama para superhero wanita lainnya, Ultimates yang didirikan oleh Captain Marvel untuk mencegah ancaman kosmik, dan West Coast Avengers bersama Kate Bishop untuk mengalahkan supervillain MODOK. Salah satu kisahnya yang paling populer terjadi saat America Chavez bergabung dengan Young Avengers di komik berjudul sama karya Kieron Gillen dan Jamie McKelvie yang dirilis pada tahun 2013.

Di Young Avengers, America Chavez bekerja sama dengan Kid Loki, Wiccan, Billy, Hulkling, Kate Bishop dan masih banyak lagi. Mereka diceritakan harus menghadapi ibu America Chavez yang secara mengejutkan hidup kembali, mengancam Multiverse dengan menciptakan pasukan yang dia kendalikan dengan kekuatan pikiran. Setelah melakukan pertempuran yang cukup lama dan sengit di berbagai dimensi, berkat kekuatan America Chavez dan Billy yang berubah menjadi Demiurge, pada akhirnya ibu America Chavez berhasil dikalahkan.

Salah Satu Superhero Terkuat di Marvel Comics

Selain kekuatan untuk membuka portal Multiverse berbentuk bintang, America Chavez juga mempunyai kemampuan super lainnya, seperti kekuatan fisik super, terbang, kecepatan super, dan kebal terhadap serangan peluru. Salah satu yang kemampuannya yang paling menarik adalah tinju America Chavez bisa meledakan musuhnya menjadi bintang-bintang kecil. Selain kemampuan super, dia juga mempunyai kemampuan dasar seperti menguasai banyak bahasa, mempu menginvestigasi musuhnya dengan cerdas, dan cukup tangguh saat bertarung dengan tangan kosong.

Salah satu kelemahan America Chavez adalah penyakit yang disebut Edges Syndrome, di mana penyakit tersebut memengaruhi kromosom XX America Chavez dan membuatnya melemah seiring waktu. Syukurnya, penyakit America Chavez ini sudah pernah berusaha disembuhkan dan membutuhkan waktu 13 tahun untuk benar-benar pulih serta terbebas dari Edges Syndrome. Walaupun selama 13 tahun tersebut America mengalami penurunan kekuatan, pada akhirnya dia tetap menjadi salah satu superhero terkuat di Marvel Comics.

America Chavez di Doctor Strange 2

Dengan kemampuannya yang memungkinkan America Chavez untuk melakukan perjalanan Multiverse, bisa dibilang dia adalah Tesseract hidup yang bisa mengendalikan ruang dan waktu. Dengan kekuatan tersebut, tentunya kehadiran America Chavez di Multiverse of Madness akan menjadi sangat penting, mengingat dia bisa membantu Doctor Strange dan teman-teman untuk membuka portal ke universe lain, khususnya universe yang pernah dia kunjungi sebelumnya. Karena dengan begitu, Doctor Strange akan mempunyai seorang “tour guide Multiverse” yang sudah tidak diragukan lagi kehebatannya.

Di tambah lagi, dengan sejarahnya yang panjang di Marvel Comics, bukan tidak mungkin kedepannya America Chavez juga akan menjadi bagian dari Young Avengers MCU, yang beberapa karakternya sudah mulai diperkenalkan, seperti Kid Loki, Billy dan Tommy, Kate Bishop, dan masih banyak lagi. Jika penampilannya di Doctor Strange in the Multiverse of Madness berhasil, kasusnya mungkin akan sama seperti Guardians of the Galaxy yang pada akhirnya menjadi populer berkat perannya di MCU.

Hanya masalah waktu sebelum superhero latin America Chavez menjadi populer dengan cara yang sama seperti superhero lain di Marvel Cinematic Universe. Dan sepertinya Marvel Studios mempunyai lebih banyak rencana selanjutnya untuk America Chavez, tentunya setelah dia melakukan debutnya di film solo kedua Doctor Strange. Kita nantikan saja aksi America Chavez dari Xochitl Gomez di film Doctor Strange in the Multiverse of Madness yang dijadwalkan rilis pada 6 Mei 2022.