Eternals adalah ras kosmik ciptaan Celestials yang mempunyai tujuan untuk melindungi umat manusia dari Deviants, ras jahat yang juga diciptakan oleh Celestials. Para Eternals akan segara melakukan debut MCU-nya di film mendatang yang berjudul Eternals. Sementara filmnya dijadwalkan rilis di Indonesia pada tanggal 3 November 2021, pada Senin malam lalu premiernya telah diputar di Amerika Serikat.

Menariknya, dalam pemutaran premier tersebut, penggemar dikejutkan dengan keterlibatan bintang pop Harry Styles di film Eternals. Dalam salah satu adegan pasca-kredit, terungkap bahwa Styles berperan sebagai karakter Marvel bernama Eros, saudara Thanos. Sebenarnya karakter Eros sendiri sudah menjadi kejutan bagi penggemar, mengingat sebelumnya Eros tidak pernah terlihat sama sekali di teaser maupun trailer Eternals. Siapa sebenarnya Eros, mengapa kehadirannya sangat penting di MCU?

Origins Eros

Jauh sebelum mendapatkan identitas Starfox, Eros adalah putra bungsu dari A’Lars dan Sui-San, Eternals yang menetap di Planet Titan. Dia adalah saudara dari sang Mad Titan Thanos. Sebagai saudara, Eros sama sekali tidak mirip seperti Thanos yang ambisius dan sangar, dia justru mempunyai sifat yang lebih periang dan feminin. Jika, Thanos sangat menginginkan setengah populasi semesta untuk musnah, Eros justru hanya ingin bersantai menikmati hidupnya.

Namun, saat serangan Thanos terhadap Planet Titan menyebabkan ibu mereka mati, Eros mulai mendapatkan sedikit tujuan hidup. Dia bersama bangsa Titan yang lain bekerja sama untuk mengalahkan Thanos. Bahkan di komik Captain Marvel #33 (1974), Eros bekerja sama dengan Avengers demi mengalahkan sang Mad Titan. Setelah pertempuran berakhir, Eros meninggalkan Planet Titan untuk pergi berekreasi ke berbagai planet sebagai “pemburu cinta”.

Lelah dengan petualangan cintanya yang tidak memuaskan, Eros mencoba berkonsultasi dengan “komputer Titan” ISAAC terkait planet yang bisa memenuhi hawa nafsunya. ISAAC kemudian menyarankan pada Eros untuk pergi ke Planet Bumi. Sementara dia mengenal beberapa orang di Bumi, yaitu Avengers, dia kemudian bergabung dengan para Avengers sesampainya di Bumi. Bersama Avengers, Eros mendapatkan identitas “Starfox”, dan terlibat dalam berbagai pertempuran menghadapi para supervillain hebat, termasuk Morgan Le Fay, Terminus, dan bahkan pertempuran ulang melawan Thanos.

Walaupun sudah cukup lama menjadi bagian dari Avengers, ternyata Eros tidak pernah bertobat sebagai pemburu cinta. Di komik She-Hulk #6 (2006), Eros terlibat kasus pelecehan seksual karena menggoda seorang wanita Bumi yang sudah bersuami. Dalam persidangan, Eros harus berhadapan dengan seorang pengacara bernama Jennifer Walters, yang ternyata adalah She-Hulk. Kali ini nasib baik tidak berpihak pada Eros, karena She-Hulk menendang selangkangan Eros saat dirinya mencoba untuk kabur ke Planet Titan.

Setelah kejadian memalukan tersebut, Eros kemudian kembali ke Planet Titan, dan berjanji untuk bertobat, di mana hal itu tidak dia lakukan sama sekali. Dia terus memacari banyak wanita, sampai akhirnya Ultron lahir dan mulai menyerang semua planet di universe, termasuk Planet Titan. Eros kembali sebagai Starfox dan membantu Avengers untuk mengalahkan Ultron di komik Avengers: Rage of Ultron #1 (2015).

Di komik Guardians of the Galaxy #6 (2019), Eros diceritakan membentuk tim Dark Guardians bersama Nebula, Rider, Gladiator, dan Wraith, untuk mencegah kebangkitan Thanos, yang sebelumnya sempat dibunuh oleh Gamora. Dark Guardians percaya bahwa tubuh Gamora membawa jiwa Thanos yang akan bangkit, sehingga mereka berniat untuk membunuhnya. Namun, hal itu justru membuat mereka harus bersinggungan dengan tim Guardians of the Galaxy. Sampai akhirnya Hela mengungkap bahwa Starfox adalah orang yang membawa jiwa Thanos selama ini. Di mana hal itu mengejutkan Eros juga.

Setelah terlibat dalam pertempuran besar di Knowhere, antara Asgardian, Dark Guardians, dan Guardians of the Galaxy, akhirnya Gamora terpaksa membunuh Eros. Gamora kemudian meminta maaf kepada pamannya tersebut, karena yang dia lakukan adalah demi kebaikan universe. Namun, kematian Eros justru mengarah pada lahirnya Thanos dengan pikiran yang kacau, dia lahir dengan keadaan pikiran yang dipenuhi kesedihan. Sampai akhirnya lubang hitam menghisapnya bersama Hela, sementara Dark Guardians dan Guardians of the Galaxy pergi meninggalkan Knowhere.

Kekuatan Eros

Sebagai keturunan langsung dari Eternals Titan, Eros alias Starfox mempunyai kemampuan yang meliputi kekuatan kosmik yang membuatnya sangat cerdas, kuat, cepat, dan tahan banting. Seperti Eternals, Eros juga mempunyai kekuatan Psionics, yang memungkinkannya memanipulasi energi kosmik. Hasil dari manipulasi tersebut, Eros bisa memengaruhi pikiran orang di sekitarnya untuk merasa nyaman berada di dekatnya, kemampuan ini juga yang biasa Eros gunakan untuk menggoda wanita.

Eros juga termasuk dalam daftar Eternals yang bisa terbang. Kecepatan terbang Eros membuatnya bisa mencapai jarak sejauh 1.300 km dalam waktu satu jam, artinya dalam waktu kurang dari dua hari dia bisa mengelilingi Bumi. Sebenarnya jika Eros mau, dia bisa saja melakukan teleportasi, tetapi sayangnya Eros tidak tertarik untuk mengembangkan kemampuan tersebut, dia lebih memilih menjadi pemburu cinta yang bersenang-senang di universe. Kemampuan Eros yang lain adalah regenerasi kosmik yang membuatnya dapat sembuh dengan cepat, serta kemampuan untuk memanipulasi gravitasi.

Semoga saja kita bisa melihat Harry Styles sebagai Eros pada masa depan MCU lainnya. Eros adalah karakter unik yang kemungkinan besar akan disukai oleh banyak penggemar, khususnya karena dia adalah karakter yang kocak, dan mempunyai tujuan hidup yang nyeleneh. Ditambah lagi, Styles sangat cocok memerankan karakter Eros, mengingat Styles sangat digandrungi oleh wanita dan sering menunjukkan sisi femininnya di dunia nyata. Kita lihat saja nanti, seperti apa debut Eros di adegan pasca-kredit Eternals.

An ordinary person and nobody. Just a multi-enthusiast.