Multiverse pertama kali disebutkan di Marvel Cinematic Universe oleh Ancient One di film Doctor Strange dan digunakan oleh penjahat Mysterio untuk menipu Peter di film Spider-Man: Far From Home. Pengenalan multiverse MCU yang sebenarnya diceritakan di serial Loki season 1, khususnya di episode terakhir saat sosok pencipta Timeline Suci, He Who Remains dibunuh oleh Sylvie. Timeline Suci akhirnya pecah dan menyebabkan banyak cabang timeline yang sudah tidak mungkin terkontrol, bahkan oleh Time Variance Authority.

Masa depan MCU tampaknya sangat bergantung pada konsep multiverse. Serial Disney+ selanjutnya adalah animasi What If…? yang akan mengeksplorasi cerita alternatif MCU. Akhir tahun ini Spider-Man: No Way Home akan rilis dan memperlihatkan varian Doc Ock dan Electro. Kemudian pada tahun 2022, Doctor Strange in the Multiverse of Madness akan menampilkan Scarlet Witch dan pahlawan baru, America Chavez yang memiliki kemampuan untuk melakukan perjalanan antar alam semesta. Dan di tahun 2023, Kang the Conqueror akan muncul di Ant-Man and the Wasp: Quantamania.

Dengan berbagai cerita multiverse yang saling berhubungan, tampaknya hal ini akan menjadi tugas yang cukup sulit untuk Marvel Studios. Menurut The Direct, baru-baru ini dalam wawancara Presiden Marvel Studios Kevin Feige dengan podcast D23 Inside Disney, Feige mengatakan bahwa dia dan Marvel Studios langsung mengadakan pertemuan untuk membahas berbagai aturan tentang cara kerja multiverse di MCU.

“Multiverse akan datang secara besar-besaran, ada hubungan yang sudah mulai terdengar dan terlihat oleh orang-orang” kata Feige dalam wawancaranya. “Saya mengadakan pertemuan pagi ini dengan seluruh tim Marvel Studios, membahas aturan multiverse dan dengan tepat bagaimana menyampaikan kegembiraan seputar multiverse.” Sepertinya pertemuan tersebut melibatkan banyak penulis, termasuk AC Bradley (What If…?), Michael Waldron (Loki, Doctor Strange in the Multiverse of Madness), Jeff Loveness (Ant-Man and the Wasp: Quantumania), Chris McKenna dan Eric Sommers (Spider-Man: No Way Home).

Tayangan bergenre pahlawan super sepertinya akan memasuki babak baru dengan konsep multiverse-nya masing-masing. Sony Pictures sudah lebih dahulu dengan waralaba Spider-Man: Into the Spider-Verse. Warner Bros akan mengangkat konsepnya melalui film The Flash yang akan datang. Sementara Marvel Studios memulainya dengan menjelaskan konsep dasar multiverse melalui serial Loki. Tampaknya Marvel Studios akan serius dalam membangun konsep multiverse MCU, karena mereka akan memunculkan lebih banyak tayangan lagi kedepannya, termasuk waralaba X-Men dan Fantastic Four.